Makan dengan Tangan Kanan
Indonesia · Asia
Menggunakan tangan kanan untuk makan dan menerima hidangan adalah norma umum.
Kuliner
Kebiasaan dan etiket makan: cara menyajikan, menggunakan tangan atau alat makan, berbagi hidangan, dan norma di meja makan.
Indonesia · Asia
Menggunakan tangan kanan untuk makan dan menerima hidangan adalah norma umum.
Jepang · Asia
Sumpit tidak ditancapkan ke nasi dan tidak digunakan untuk memindahkan makanan antarsumpit.
India · Asia
Banyak hidangan dimakan dengan tangan kanan, terutama di rumah dan acara tradisional.
Brasil · Amerika Selatan
Barbekyu churrasco adalah acara sosial dengan potongan daging yang dibagikan bergiliran.
Nigeria · Afrika
Dalam banyak keluarga, hidangan disantap bersama dari piring besar.
Mesir · Afrika
Tamu dipersilakan makan lebih dulu dan ditawari minuman sebelum hidangan utama.
Jerman · Eropa
Saat bersulang, gelas diangkat sambil menatap mata lawan bicara.
Meksiko · Amerika Utara
Kebiasaan tetap duduk dan mengobrol setelah makan.
Turki · Asia
Meze disajikan dalam piring kecil untuk dibagi bersama sebelum hidangan utama.
Australia · Oseania
Barbekyu di taman umum adalah kegiatan sosial santai yang terbuka untuk semua.
Tiongkok · Asia
Kebiasaan menuang teh untuk orang lain, mengetuk meja sebagai terima kasih, dan berbagi dim sum.
Amerika Serikat · Amerika Utara
Di diner, pelanggan memesan dari menu, meninggalkan tip di meja, dan sering mendapat refill minuman gratis. Membagi tagihan lazim, dan antrean di depan restoran dihormati.
Pakistan · Asia
Iftar dimulai dengan kurma dan air, lalu hidangan dibagi bersama di meja atau dari nampan komunitas.
Bangladesh · Asia
Teh manis dan makanan ringan disajikan kepada tamu; menolak sepiring makanan dapat dianggap kurang hormat.
Rusia · Eropa
Teh disajikan dari samovar atau teko, sering dengan gula, lemon, dan makanan kecil.
Ethiopia · Afrika
Seduhan kopi tiga gelas sebagai ritual sosial.
Ubah kata kunci atau pilih region lain.
Halaman 1
Deskripsi ditulis ulang dari sumber publik dan tidak dimaksudkan sebagai resep lengkap. Bahan dan cara penyajian dapat berbeda antardaerah dalam satu negara. Kami menghindari klaim "paling autentik" karena setiap tradisi kuliner memiliki variasi lokal.