Etnis & bahasa

Aksara & sistem tulis

Aksara adalah sistem tanda untuk merekam bahasa. Satu bahasa dapat memakai beberapa aksara, dan satu aksara dapat digunakan banyak bahasa.

  • 31 aksara
  • Abjad
  • Abugida
  • Silabis
Kiri ke kanan

Latin

Aksara alfabet paling luas penggunaannya, diadaptasi untuk ratusan bahasa.

Asal: Semenanjung Italia, abad ke-7 SM · 274 bahasa dalam dataset

Kanan ke kiri

Arab

Aksara abjad yang digunakan untuk bahasa Arab, Urdu, Persia, dan banyak bahasa lain.

Asal: Jazirah Arab, abad ke-4 M · 41 bahasa dalam dataset

Kiri ke kanan

Bengali

Aksara abugida untuk bahasa Bengali dan Assam.

Asal: Anak benua India · 2 bahasa dalam dataset

Kiri ke kanan

Tamil

Salah satu aksara Dravida tertua yang masih dipakai.

Asal: India Selatan · 1 bahasa dalam dataset

Kiri ke kanan

Telugu

Aksara abugida untuk bahasa Telugu.

Asal: India Selatan · 1 bahasa dalam dataset

Kiri ke kanan

Kannada

Aksara abugida untuk bahasa Kannada.

Asal: India Selatan · 1 bahasa dalam dataset

Kiri ke kanan

Malayalam

Aksara abugida untuk bahasa Malayalam.

Asal: Kerala, India · 1 bahasa dalam dataset

Kiri ke kanan

Gujarati

Aksara abugida untuk bahasa Gujarati.

Asal: Gujarat, India · 1 bahasa dalam dataset

Kiri ke kanan

Gurmukhi

Aksara untuk bahasa Punjabi, terutama dalam tradisi Sikh.

Asal: Punjab, India · 1 bahasa dalam dataset

Kiri ke kanan

Hangul

Aksara featural Korea yang dirancang untuk mudah dipelajari.

Asal: Korea, 1443 · 1 bahasa dalam dataset

Kanan ke kiri

Ibrani

Aksara abjad untuk bahasa Ibrani dan Yiddish.

Asal: Levant, zaman kuno · 2 bahasa dalam dataset

Kiri ke kanan

Koptik

Aksara liturgi Gereja Koptik, turunan aksara Mesir Kuno dan Yunani.

Asal: Mesir, abad ke-3 M · 1 bahasa dalam dataset

Kiri ke kanan

Chakma

Aksara masyarakat Chakma di Bangladesh, India timur, dan Myanmar.

Asal: Asia Selatan, tradisi lisan dan naskah lokal · 1 bahasa dalam dataset

Kiri ke kanan

Thai

Aksara abugida yang berkembang dari aksara Khmer dan digunakan untuk bahasa Thai serta beberapa bahasa minoritas.

Asal: Thailand, abad ke-13 · 1 bahasa dalam dataset

Kiri ke kanan

Myanmar

Aksara abugida turunan Brahmi yang digunakan untuk bahasa Burma, Mon, Shan, dan Karen.

Asal: Myanmar, abad ke-11 · 4 bahasa dalam dataset

Kiri ke kanan

Khmer

Aksara abugida tertua yang masih dipakai di Asia Tenggara dan menjadi dasar aksara Thai serta Lao.

Asal: Kamboja, abad ke-7 · 1 bahasa dalam dataset

Kiri ke kanan

Lao

Aksara abugida yang diturunkan dari aksara Khmer dan digunakan untuk bahasa Lao.

Asal: Laos, abad ke-14 · 1 bahasa dalam dataset

Kiri ke kanan

Sinhala

Aksara abugida turunan Brahmi yang digunakan untuk bahasa Sinhala.

Asal: Sri Lanka, sekitar abad ke-3 SM · 1 bahasa dalam dataset

Kanan ke kiri

Thaana

Aksara abjad dari kanan ke kiri yang dipakai untuk bahasa Divehi.

Asal: Maladewa, abad ke-16 M · 1 bahasa dalam dataset

Kiri ke kanan

Armenia

Aksara alfabet yang diciptakan Mesrop Mashtots untuk bahasa Armenia.

Asal: Armenia, abad ke-5 M · 1 bahasa dalam dataset

Kiri ke kanan

Georgia

Aksara asli untuk bahasa Georgia dengan tiga sistem historis.

Asal: Kaukasus, abad ke-5 M · 1 bahasa dalam dataset

Kiri ke kanan

Yunani

Salah satu aksara alfabet tertua yang masih dipakai, dasar alfabet Latin dan Kiril.

Asal: Yunani, abad ke-8 SM · 1 bahasa dalam dataset

Kiri ke kanan

Mongolia

Aksara Kiril dipakai sehari-hari di Mongolia, sementara aksara tradisional Mongolia ditulis vertikal.

Asal: Mongolia, abad ke-13 M · 1 bahasa dalam dataset

Kanan ke kiri

N’Ko

Aksara yang diciptakan Solomana Kanté untuk menulis bahasa Mandek seperti Bambara, Maninka, dan Dyula.

Asal: Guinea, 1949 · 4 bahasa dalam dataset

Kiri ke kanan

Ethiopic (Ge’ez)

Aksara suku kata (abugida) turunan Ge’ez yang menuliskan bahasa Amharik, Tigrinya, Tigre, dan beberapa bahasa Ethiopia lain.

Asal: Dataran tinggi Ethiopia, abad ke-4 M · 7 bahasa dalam dataset

Sumber

  • Wikipedia (ringkasan lintas artikel)Wikimedia Foundation · CC BY-SA 4.0
    Kunjungi sumber

Ketik minimal dua huruf. Tekan Esc untuk menutup.