Geografi & lingkungan
Lingkungan & energi
Emisi karbon per kapita, porsi energi terbarukan, tutupan hutan, dan catatan transisi energi. Angka energi dapat mencakup listrik saja atau seluruh konsumsi energi.
- CO₂ per kapita
- Energi terbarukan
- Tutupan hutan
1,8Emisi CO₂ terendahAlbania
100%Energi terbarukan tertinggiAlbania
34,3%Tutupan hutan tertinggiAlbania
2024Tahun rujukan lingkungan
| Negara | CO₂/kapita | Terbarukan | Hutan | Catatan energi | Sumber |
|---|---|---|---|---|---|
| Albania | 1,8 t | 100% | 34,3% | Pembangkit tenaga air di sungai Drin, Mat, dan Vjosa memasok hampir seluruh listrik negara; musim kering panjang memaksa impor listrik pada tahun tertentu. | World Bank, Ember |
| Bhutan | 2 t | 100% | 70,4% | Hampir seluruh listrik berasal dari hidroelektrik; kelebihan daya diekspor ke India pada musim hujan. | World Bank, Ember |
| Republik Demokratik Kongo | 0,1 t | 100% | 61,5% | Hampir seluruh listrik berasal dari PLTA, termasuk bendungan Inga di Sungai Kongo, tetapi akses listrik masih rendah. | World Bank, Ember |
| Republik Afrika Tengah | 0,1 t | 100% | 72,5% | Hampir seluruh listrik berasal dari PLTA, tetapi akses jaringan sangat terbatas di luar Bangui. | World Bank, Ember |
| Ethiopia | 0,2 t | 100% | 23,8% | Bendungan GERD di Nil Biru menjadi proyek pembangkit terbesar di Afrika. | World Bank, Ember |
| Islandia | 8,5 t | 100% | 0,6% | Tenaga panas bumi dan hidro memasok hampir seluruh listrik serta memanaskan lebih dari 90% rumah. | World Bank, Ember |
| Lesotho | 0,4 t | 100% | 1,1% | PLTA Lesotho Highlands memasok listrik dan air ke Afrika Selatan melalui proyek LHWP. | World Bank, Ember |
| Nepal | 0,5 t | 100% | 43,6% | Hidroelektrik mendominasi pembangkit; impor listrik dari India masih diperlukan pada musim kering. | World Bank, Ember |
| Paraguay | 1,2 t | 100% | 36,5% | Bendungan Itaipú bersama Brasil dan Yacyretá bersama Argentina membuat listrik Paraguay hampir seluruhnya dari tenaga air, dengan ekspor ke negara tetangga. | World Bank, Ember |
| Kosta Rika | 1,6 t | 99,9% | 59,1% | Hampir seluruh listrik berasal dari sumber terbarukan, terutama tenaga air, panas bumi, dan angin; pembangkit bahan bakar hanya dipakai saat kemarau panjang menurunkan debit waduk. | World Bank, Ember |
| Uruguay | 2,6 t | 98,9% | 11,5% | Tenaga angin dan tenaga air memasok mayoritas besar listrik; Uruguay termasuk negara dengan pangsa energi terbarukan tertinggi di dunia. | World Bank, Ember |
| Norwegia | 7,2 t | 98,6% | 33,2% | Tenaga air memasok hampir seluruh listrik, dan Norwegia menjadi eksportir listrik serta gas terbesar di Eropa barat. | World Bank, Ember |
| Namibia | 1,2 t | 97,6% | 9,8% | Sebagian besar listrik diimpor dari Afrika Selatan dan Zambia, ditambah PLTA Ruacana serta proyek surya dan hidrogen hijau. | World Bank, Ember |
| Uganda | 0,2 t | 97,1% | 11,9% | PLTA Sungai Nil — termasuk pembangkit Karuma dan Nalubaale — menyediakan hampir seluruh listrik. | World Bank, Ember |
| Eswatini | 0,9 t | 96,7% | 25,3% | Sebagian besar listrik diimpor dari Afrika Selatan; PLTA kecil dan bagas tebu memasok sisanya. | World Bank, Ember |
| Malawi | 0,2 t | 95,6% | 22% | PLTA Sungai Shire memasok sebagian besar listrik, rawan gangguan saat kemarau. | World Bank, Ember |
| Sierra Leone | 0,2 t | 95,2% | 34% | Hampir seluruh jaringan listrik bergantung pada hidroelektrik Bumbuna dan biomassa. | World Bank, Ember |
| Tajikistan | 0,9 t | 94,6% | 3,1% | Hidroelektrik mendominasi, dengan proyek besar seperti Rogun yang sedang dibangun. | World Bank, Ember |
| Kenya | 0,4 t | 91,5% | 6,6% | Panas bumi di Lembah Rift dan PLTA menyediakan sebagian besar listrik. | World Bank, Ember |
| Venezuela | 3,4 t | 91,1% | 53,4% | Bendungan Guri di Sungai Caroní memasok sebagian besar listrik; pemadaman pernah meluas pada 2019 dan sesudahnya karena masalah pemeliharaan. | World Bank, Ember |
| El Salvador | 1,5 t | 90,8% | 33% | Panas bumi dan tenaga air memasok sebagian besar listrik, dengan pembangkit gas dan impor regional sebagai cadangan; atap surya tumbuh cepat sejak 2020. | World Bank, Ember |
| Luksemburg | 10,6 t | 90,7% | 34,5% | Hampir seluruh listrik diimpor, sebagian besar dari Jerman dan Prancis; energi surya dan biomassa tumbuh kecil. | World Bank, Ember |
| Denmark | 4,3 t | 89,2% | 16% | Energi angin memasok lebih dari separuh listrik, dan Denmark menjadi asal produsen turbin angin terbesar dunia. | World Bank, Ember |
| Kyrgyzstan | 1,5 t | 88,8% | 6,5% | Hidroelektrik menyumbang sebagian besar listrik; impor bahan bakar masih diperlukan. | World Bank, Ember |
| Zambia | 0,5 t | 87,5% | 60,5% | PLTA Kariba dan Kafue Gorge memasok sebagian besar listrik, rentan terhadap kemarau. | World Bank, Ember |
| Brasil | 2,3 t | 87,3% | 58,5% | Hidroelektrik mendominasi listrik; biofuel tebu adalah ciri khas energi Brasil. | World Bank, Ember |
| Belize | 0,9 t | 87,2% | 58% | Listrik berasal dari pembangkit diesel dan tenaga air Sungai Macal, dilengkapi impor dari jaringan Meksiko; panel surya dan biomassa mulai menambah kapasitas. | World Bank, Ember |
| Afghanistan | 0,3 t | 86,9% | 1,9% | Jaringan listrik bergantung pada impor dan pembangkit hidro; banyak rumah tangga pedesaan memakai kayu bakar. | World Bank, Ember |
| Austria | 6,3 t | 86,2% | 47,3% | Pembangkit air di Danube, Inn, dan Drau memasok sekitar dua pertiga listrik; sisa kebutuhan dipenuhi gas serta impor listrik. | World Bank, Ember |
| Selandia Baru | 6 t | 86% | 38,9% | Sekitar 86% listrik berasal dari sumber terbarukan pada 2024, terutama tenaga air dan panas bumi; gas masih dipakai untuk industri dan puncak beban. | World Bank, Ember |
| Portugal | 3,3 t | 85,2% | 36,6% | Energi terbarukan memasok lebih dari separuh listrik, dengan angin dan hidro sebagai sumber utama. | World Bank, Ember |
| Lituania | 4,5 t | 84,3% | 35,4% | Sebagian besar listrik diimpor dari Swedia dan Polandia melalui interkonektor; energi angin dan biomassa tumbuh serta pembangkit gas menutup puncak. | World Bank, Ember |
| Mozambik | 0,3 t | 83,4% | 41,3% | PLTA Cahora Bassa di Sungai Zambeze menyumbang sebagian besar listrik dan diekspor ke Afrika Selatan. | World Bank, Ember |
| Georgia | 3,5 t | 79,8% | 44,6% | Hidroelektrik memasok sebagian besar listrik; impor gas dari Azerbaijan dan Rusia masih penting. | World Bank, Ember |
| Sudan | 0,4 t | 79,7% | 11,9% | Hidroelektrik dan biomassa mendominasi; konflik menghambat pembangunan jaringan listrik. | World Bank, Ember |
| Laos | 3,4 t | 76,7% | 56,6% | Hidroelektrik mendominasi dan Laos mengekspor listrik ke negara tetangga. | World Bank, Ember |
| Burundi | 0,1 t | 75,5% | 10,9% | Hampir seluruh listrik berasal dari PLTA di aliran Sungai Rusizi dan Kagera. | World Bank, Ember |
| Guinea | 0,4 t | 75,2% | 20% | Potensi hidroelektrik besar di dataran tinggi Fouta Djallon belum seluruhnya dimanfaatkan. | World Bank, Ember |
| Angola | 0,7 t | 73,7% | 51,2% | PLTA dan pembangkit gas mendominasi pasokan listrik, tetapi jaringan belum menjangkau banyak wilayah pedesaan. | World Bank, Ember |
| Latvia | 3,7 t | 73,5% | 55,6% | Gas alam dan tenaga air memasok sebagian besar listrik, sementara energi angin dan biomassa tumbuh sejak 2015. | World Bank, Ember |
| Kroasia | 4,8 t | 73,4% | 34,8% | Tenaga air dan gas alam mendominasi listrik, sedangkan pembangkit Krško bersama Slovenia serta impor menutup kebutuhan puncak. | World Bank, Ember |
| Kamerun | 0,4 t | 73,1% | 40,7% | PLTA menyediakan sebagian besar listrik, ditambah pembangkit termal dan gas untuk beban puncak. | World Bank, Ember |
| Ekuador | 2,6 t | 72,4% | 49,7% | Tenaga air mendominasi listrik, sehingga musim kering memaksa impor listrik dari Kolombia dan Peru. | World Bank, Ember |
| Chili | 3,9 t | 70% | 24,5% | Tenaga surya dan angin tumbuh cepat di utara; tenaga air menyusut pada tahun kering. | World Bank, Ember |
| Swedia | 3,6 t | 69,4% | 68,6% | Tenaga air dan nuklir memasok sebagian besar listrik, dengan angin yang tumbuh cepat; pemanasan distrik berbasis biomassa luas di kota. | World Bank, Ember |
| Guatemala | 1,1 t | 68,3% | 33,1% | Tenaga air dan biomassa tebu memasok sebagian besar listrik, dengan pembangkit batu bara dan diesel menutup beban puncak; proyek surya dan panas bumi tumbuh sejak 2015. | World Bank, Ember |
| Panama | 2,7 t | 68% | 62,2% | Tenaga air dan angin memasok sekitar dua pertiga listrik; pembangkit gas dan diesel menutup sisanya, dan kekeringan El Niño sempat memaksa pembatasan lalu lintas kapal di terusan. | World Bank, Ember |
| Swiss | 3,8 t | 67,4% | 32% | Pembangkit hidro memasok sekitar enam puluh persen listrik, sisanya nuklir dan impor; negara memutuskan keluar dari nuklir secara bertahap. | World Bank, Ember |
| Kanada | 14 t | 64,3% | 42% | Hidroelektrik, nuklir, dan gas alam mendominasi pembangkit listrik; angin dan surya tumbuh cepat sementara produksi minyak dan gas tetap besar untuk ekspor. | World Bank, Ember |
| Fiji | 1,6 t | 63,5% | 61,7% | Sebagian besar listrik berasal dari pembangkit diesel dan tenaga air Monasavu; pangsa terbarukan mencapai 63,5% pada 2024 dan proyek surya mulai tumbuh. | World Bank, Ember |
| Korea Utara | 2,5 t | 63,4% | 64,1% | Hidroelektrik dan batu bara domestik; jaringan listrik sering tidak stabil. | World Bank, Ember |
| Nikaragua | 0,8 t | 62,4% | 25,8% | Panas bumi, tenaga air, dan angin memasok sekitar dua pertiga listrik; pembangkit diesel dan biomassa menutup sisanya, dengan ketergantungan impor bahan bakar yang tinggi. | World Bank, Ember |
| Kolombia | 1,8 t | 61,3% | 53,7% | Tenaga air memasok mayoritas listrik pada tahun basah, sedangkan batu bara menjadi penopang ekspor energi. | World Bank, Ember |
| Peru | 2 t | 60,1% | 52,7% | Tenaga air memasok mayoritas listrik; gas dari Camisea menjadi sumber utama pembangkit termal. | World Bank, Ember |
| Montenegro | — t | 59,5% | 61,5% | Tenaga air memasok lebih dari separuh listrik melalui pembangkit Piva dan Perućica; sisanya dari pembangkit lignit Pljevlja. | Ember, World Bank |
| Jerman | 6,9 t | 58,6% | 32,8% | Energi terbarukan mencakup hampir separuh listrik; batu bara menurun bertahap. | World Bank, Ember |
| Spanyol | 4,5 t | 57,3% | 38,2% | Angin dan matahari memasok lebih dari separuh listrik pada 2024, dibantu nuklir sekitar seperlima; PLTS terkonsentrasi di Castilla-La Mancha dan Extremadura. | World Bank, Ember |
| Zimbabwe | 0,8 t | 57,1% | 35,7% | PLTA Kariba bersama Zambia memasok listrik utama, sering terbatas akibat kekeringan. | World Bank, Ember |
| Finlandia | 5,5 t | 55,9% | 74,2% | Tenaga nuklir memasok sekitar sepertiga listrik, disusul tenaga air dan biomassa; Finlandia mengimpor sebagian listrik dan bahan bakar dari Swedia serta Norwegia. | World Bank, Ember |
| Estonia | 7,8 t | 55,8% | 57,2% | Serpih minyak masih memasok sekitar setengah listrik, sedangkan energi angin dan biomassa tumbuh cepat sejak 2018. | World Bank, Ember |
| Honduras | 1,1 t | 55,4% | 52,8% | Tenaga air dan biomassa memasok lebih dari separuh listrik, sedangkan pembangkit diesel dan impor regional menutup sisanya; bendungan El Cajón menjadi andalan utama. | World Bank, Ember |
| Sri Lanka | 1,1 t | 55,2% | 34,4% | Hidroelektrik, batu bara, dan surya; impor bahan bakar fosil masih besar setelah krisis 2022. | World Bank, Ember |
| Liberia | 0,2 t | 54,4% | 66,1% | Akses listrik sangat terbatas; sebagian besar penduduk bergantung pada biomassa. | World Bank, Ember |
| Suriname | 4,1 t | 52,9% | 91,5% | Bendungan Brokopondo memasok tenaga air untuk industri dan listrik rumah tangga; minyak serta gas lepas pantai mulai dikembangkan. | World Bank, Ember |
| Belanda | 6,6 t | 50,7% | 11% | Gas alam memasok sebagian besar listrik, dengan tenaga angin tumbuh cepat; ladang gas Groningen dihentikan bertahap karena gempa. | World Bank, Ember |
| Britania Raya | 4,2 t | 50,6% | 13,5% | Angin lepas pantai memasok hampir sepertiga listrik, dengan gas alam dan nuklir sebagai penopang; pembangkit batu bara terakhir ditutup pada 2024. | World Bank, Ember |
| Italia | 5,1 t | 50,2% | 31,8% | Gas impor memasok hampir separuh listrik, dilengkapi hidro di Alpen dan matahari yang tumbuh cepat di selatan; Italia meninggalkan energi nuklir setelah referendum 1987. | World Bank, Ember |
| Rwanda | 0,2 t | 49,6% | 26,1% | PLTA dan pembangkit metana Danau Kivu menjadi tulang punggung listrik. | World Bank, Ember |
| Yunani | 5,1 t | 49,2% | 36,9% | Gas alam dan energi terbarukan menutup sebagian besar listrik setelah pembangkit lignit dipensiunkan bertahap; tenaga surya tumbuh cepat sejak 2020. | World Bank, Ember |
| Myanmar | 0,6 t | 47,9% | 42% | Hidroelektrik menyumbang porsi besar, tetapi jaringan dan konflik membatasi pemanfaatan. | World Bank, Ember |
| Irlandia | 6 t | 46,5% | 12% | Tenaga angin memasok sekitar sepertiga listrik dan terus tumbuh; gas alam serta impor dari Britania menutup sisanya. | World Bank, Ember |
| Rumania | 3,7 t | 46,5% | 30,2% | Tenaga air, nuklir Cernavoda, dan gas alam mendominasi listrik; ladang minyak Ploiești sudah menurun produksinya. | World Bank, Ember |
| Turki | 5,4 t | 45,6% | 29,5% | Hidro, angin, dan surya tumbuh cepat; impor gas masih penting. | World Bank, Ember |
| Lebanon | 1,9 t | 43,8% | 13,8% | Pembangkit diesel dan impor bahan bakar mendominasi; listrik jaringan tidak stabil. | World Bank, Ember |
| Samoa | 1,6 t | 43,8% | 57,6% | Tenaga air, surya, dan penyimpanan baterai memasok sekitar 44% listrik pada 2024; sisanya masih dari diesel yang didatangkan. | World Bank, Ember |
| Madagaskar | 0,2 t | 42,4% | 17,3% | PLTA dan pembangkit diesel berbagi peran; proyek tenaga surya sedang berkembang. | World Bank, Ember |
| Vietnam | 4,3 t | 42,3% | 47,1% | Hidroelektrik besar; batu bara masih penting, sementara surya dan angin tumbuh cepat. | World Bank, Ember |
| Slovenia | 6,3 t | 41,1% | 61,8% | Pembangkit nuklir Krško bersama Kroasia dan hidro di Sungai Sava memasok sebagian besar listrik; lignit masih dipakai untuk puncak. | World Bank, Ember |
| Bosnia dan Herzegovina | 6,5 t | 40,3% | 42,2% | Tenaga air memasok sekitar dua pertiga listrik melalui pembangkit Neretva dan Drina; sisanya dari pembangkit batu bara lignit. | World Bank, Ember |
| Makedonia Utara | 4 t | 39,5% | 40,8% | Pembangkit lignit Bitola dan Oslomej memasok sebagian besar listrik, dengan tenaga air di Vardar dan angin yang tumbuh. | World Bank, Ember |
| Pakistan | 0,8 t | 37,2% | 4,1% | Hidroelektrik dan gas domestik penting, sementara impor energi dan pemadaman listrik masih menjadi tantangan. | World Bank, Ember |
| Ghana | 0,7 t | 36,2% | 30,9% | Hidroelektrik Akosombo memasok sebagian besar listrik; gas dari ladang Jubilee melengkapi pembangkit. | World Bank, Ember |
| Kamboja | 1,1 t | 35,7% | 37,6% | Hidroelektrik dan biomassa penting; batu bara masih dipakai untuk pembangkit listrik. | World Bank, Ember |
| Gabon | 2,1 t | 35,4% | 91,4% | PLTA menjadi tulang punggung listrik, dengan pembangkit gas untuk mendukung industri mangan dan minyak. | World Bank, Ember |
| Belgia | 7,3 t | 35,2% | 22% | Dua reaktor nuklir Doel dan Tihange memasok sekitar setengah listrik; sisa kebutuhan dari gas serta impor listrik Prancis dan Belanda. | World Bank, Ember |
| Australia | 14,1 t | 35,1% | 17,4% | Batu bara masih penting untuk ekspor dan listrik; surya atap tumbuh sangat cepat. | World Bank, Ember |
| Jibuti | 0,8 t | 35% | 0,3% | Impor listrik dari Ethiopia melengkapi pembangkit diesel lokal. | World Bank, Ember |
| Argentina | 4 t | 34,4% | 17,1% | Gas alam dan tenaga air mendominasi pembangkitan listrik; ladang gas serpih Vaca Muerta menambah produksi sejak 2018. | World Bank, Ember |
| Bolivia | 2,3 t | 34% | 50,2% | Gas alam menjadi penopang ekspor dan pembangkit listrik; tenaga air memasok sebagian besar sisanya. | World Bank, Ember |
| Tiongkok | 9,3 t | 33,7% | 24% | Batu bara masih dominan, tetapi kapasitas angin, surya, dan hidroelektrik tumbuh sangat cepat. | World Bank, Ember |
| Tanzania | 0,3 t | 32,9% | 49,6% | Gas alam dan PLTA memasok sebagian besar listrik nasional. | World Bank, Ember |
| Serbia | — t | 32,1% | 39,2% | Batu bara lignit Kolubara dan pembangkit hidro di Danube memasok sebagian besar listrik, dengan gas Rusia untuk pemanasan. | Ember, World Bank |
| Armenia | 2,5 t | 31,9% | 11,8% | Pembangkit gas dan hidroelektrik mendominasi; pembangkit nuklir Metsamor memasok sebagian besar listrik. | World Bank, Ember |
| Hungaria | 4,5 t | 31,5% | 22,8% | Reaktor Paks memasok sekitar setengah listrik; gas alam Rusia dan energi surya menutup sisanya. | World Bank, Ember |
| Polandia | 7,6 t | 31,1% | 31% | Batu bara masih memasok sebagian besar listrik, dengan tenaga angin tumbuh dan pembangkit nuklir pertama direncanakan di Pommern. | World Bank, Ember |
| Cabo Verde | 1,3 t | 30,8% | 12,5% | Target pemerintah mencapai mayoritas listrik terbarukan melalui angin dan surya. | World Bank, Ember |
| Bulgaria | 5,3 t | 29,9% | 36,4% | Reaktor Kozloduy memasok sekitar sepertiga listrik; sisanya dari pembangkit batu bara lignit di Maritsa dan pembangkit air kecil. | World Bank, Ember |
| Togo | 0,3 t | 29,6% | 22,5% | Ketergantungan pada kayu bakar tinggi; bendungan hidroelektrik kecil memasok sebagian listrik. | World Bank, Ember |
| Pantai Gading | 0,6 t | 28,9% | 12,1% | Pembangkit gas dan hidroelektrik; deforestasi akibat kakao menjadi isu utama. | World Bank, Ember |
| Prancis | 4 t | 27,2% | 32,9% | Pembangkit nuklir memasok sekitar dua pertiga listrik, tertinggi di dunia menurut pangsa nasional; sisanya dari hidro, angin, dan gas. | World Bank, Ember |
| Guinea Ekuatorial | 2,6 t | 26,8% | 86,1% | Listrik sebagian besar berasal dari pembangkit gas dan diesel; potensi PLTA baru mulai dikembangkan. | World Bank, Ember |
| Kiribati | 0,6 t | 25% | 1,3% | Hampir semua listrik berasal dari diesel impor; program surya atap skala rumah tangga menaikkan pangsa terbarukan sekitar seperempat pada 2024. | World Bank, Ember |
| Nigeria | 0,6 t | 25% | 18,9% | Gas dan hidroelektrik dominan; akses listrik masih menjadi tantangan di wilayah pedesaan. | World Bank, Ember |
| Vanuatu | 0,9 t | 25% | 74,6% | Port Vila dan Luganville masih bergantung pada diesel, sementara tenaga air dan surya skala kecil menyumbang sekitar 25% listrik pada 2023. | World Bank, Ember |
| Maroko | 1,8 t | 24,4% | 12,8% | Maroko membangun kapasitas surya dan angin besar, termasuk kompleks Noor di Ouarzazate. | World Bank, Ember |
| Yordania | 2,1 t | 24,1% | 0,8% | Impor energi besar; surya dan angin tumbuh cepat. | World Bank, Ember |
| Slowakia | 5,5 t | 24,1% | 40,3% | Reaktor Bohunice dan Mochovce memasok mayoritas listrik, menjadikan Slowakia salah satu negara dengan pangsa nuklir tertinggi. | World Bank, Ember |
| Amerika Serikat | 13,6 t | 24,1% | 33,8% | Gas alam dan minyak masih dominan; angin dan surya menjadi sumber listrik baru yang tumbuh cepat. | World Bank, Ember |
| Siprus | 5,4 t | 24% | 18,6% | Impor bahan bakar mendominasi; surya atap tumbuh cepat. | World Bank, Ember |
| Papua Nugini | 0,5 t | 23,7% | 75,2% | Sebagian besar listrik berasal dari pembangkit diesel dan gas; tenaga air memasok sekitar seperempat, dan banyak desa pedalaman belum terhubung jaringan. | World Bank, Ember |
| Jepang | 7,8 t | 22,9% | 68,3% | Bergantung pada impor energi; tenaga surya dan angin tumbuh setelah 2011. | World Bank, Ember |
| Mauritania | 1 t | 22,7% | 1% | Pembangkit gas Nouakchott dan potensi surya besar; akses listrik pedesaan masih rendah. | World Bank, Ember |
| Meksiko | 3,6 t | 21,1% | 34,2% | Gas dan minyak dominan; tenaga surya dan angin tumbuh pesat di utara. | World Bank, Ember |
| Republik Kongo | 1,3 t | 20,9% | 64% | PLTA memasok sebagian besar listrik, dilengkapi pembangkit gas di Pointe-Noire. | World Bank, Ember |
| Somalia | 0,1 t | 20,9% | 7,8% | Listrik terutama dari generator diesel swasta dengan biaya sangat tinggi. | World Bank, Ember |
| Filipina | 1,5 t | 20,5% | 24,8% | Panas bumi dan hidroelektrik penting; batu bara masih digunakan untuk pembangkit listrik. | World Bank, Ember |
| Malaysia | 8,3 t | 20,4% | 57,7% | Bahan bakar fosil masih dominan, dengan pertumbuhan tenaga surya dan hidroelektrik. | World Bank, Ember |
| Nauru | 0 t | 20% | 0% | Seluruh listrik dibangkitkan dari bahan bakar impor, dengan surya dan pembangkit biodiesel menyuplai sekitar 20% pada 2024. | World Bank, Ember |
| India | 2,2 t | 19,8% | 24,4% | Batu bara mendominasi listrik; target kapasitas terbarukan besar dan tenaga surya tumbuh cepat. | World Bank, Ember |
| Senegal | 0,8 t | 19,8% | 45% | Produksi gas GTA mulai mengubah bauran energi dan ekspor sejak 2024. | World Bank, Ember |
| Mali | 0,3 t | 19,5% | 8,7% | Hidroelektrik Manantali dan kayu bakar mendominasi; potensi surya Sahel sangat besar. | World Bank, Ember |
| Republik Dominika | 3 t | 18,9% | 46,7% | Gas alam dan pembangkit diesel masih mendominasi, dengan tenaga air, angin, dan surya yang tumbuh cepat; jaringan listrik sering terganggu saat musim badai. | World Bank, Ember |
| Haiti | 0,3 t | 18,6% | 13,5% | Sebagian besar rumah tangga bergantung pada arang dan kayu bakar; pembangkit diesel memasok listrik kota dengan pemadaman rutin, sementara tenaga air dan surya baru mencakup porsi kecil. | World Bank, Ember |
| Indonesia | 2,9 t | 18,1% | 50,7% | Batu bara masih dominan dalam pembangkit listrik; panas bumi dan hidro menjadi sumber terbarukan utama. | World Bank, Ember |
| Rusia | 14 t | 18,1% | 50,8% | Gas alam dan minyak mendominasi ekspor dan pembangkit listrik; hidroelektrik dan nuklir menjadi sumber bebas karbon utama. | World Bank, Ember |
| Mauritius | 3,5 t | 17,9% | 19,1% | Batu bara dan ampas tebu (bagasse) mendominasi pembangkit listrik. | World Bank, Ember |
| Burkina Faso | 0,3 t | 17,2% | 12,3% | Kayu bakar dan biomassa mendominasi konsumsi rumah tangga. | World Bank, Ember |
| Ceko | 7,1 t | 16,9% | 38,4% | Reaktor Dukovany dan Temelín memasok sekitar sepertiga listrik; batu bara masih menjadi sumber utama kedua. | World Bank, Ember |
| Ukraina | 3,1 t | 16,4% | 17,3% | Pembangkit nuklir memasok lebih dari separuh listrik, dengan hidro di Dnieper; jaringan energi menjadi sasaran serangan sejak 2022. | World Bank, Ember |
| Uzbekistan | 4,1 t | 16% | 8,8% | Gas alam mendominasi pembangkit; tenaga surya mulai dikembangkan. | World Bank, Ember |
| Seychelles | 7,2 t | 15,9% | 58,5% | Hampir seluruh listrik dari pembangkit diesel; proyek surya dan angin mulai dikembangkan. | World Bank, Ember |
| Malta | 3,2 t | 15,5% | 1,5% | Sebagian besar listrik berasal dari pembangkit gas dan interkonektor listrik dari Sisilia; tenaga surya tumbuh pada atap rumah. | World Bank, Ember |
| Kazakhstan | 12,6 t | 15,2% | 1,3% | Batu bara dan minyak mendominasi; kapasitas surya dan angin tumbuh dari basis kecil. | World Bank, Ember |
| Thailand | 4 t | 14,8% | 38,7% | Gas alam dan batu bara masih dominan; tenaga surya dan biomassa tumbuh. | World Bank, Ember |
| Tonga | 1,6 t | 14,3% | 12,1% | Diesel masih mendominasi, sementara surya dan penyimpanan baterai menaikkan pangsa terbarukan menjadi sekitar 14% pada 2024. | World Bank, Ember |
| Israel | 5,8 t | 13,8% | 6,8% | Gas alam mendominasi listrik; surya tumbuh cepat. | World Bank, Ember |
| Dominika | 1,3 t | 13,3% | 76,4% | Tenaga air memasok sebagian listrik, sementara diesel mengisi sisanya; eksplorasi panas bumi di Wotten Waven diharapkan mengurangi ketergantungan impor bahan bakar. | World Bank, Ember |
| Saint Vincent dan Grenadine | 1,3 t | 13,3% | 73,4% | Pembangkit diesel memasok sebagian besar listrik, dengan tenaga air dan surya menambah kapasitas; proyek panas bumi di La Soufrière dipertimbangkan setelah letusan 2021. | World Bank, Ember |
| Jamaika | 2,8 t | 12,6% | 56,5% | Pembangkit bahan bakar fosil masih dominan, dengan angin, surya, dan tenaga air yang tumbuh; target 50% energi terbarukan pada 2030 menjadi salah satu yang paling ambisius di Karibia. | World Bank, Ember |
| Afrika Selatan | 6,9 t | 12,5% | 18,8% | Batu bara memasok sekitar 80 persen listrik; lelang energi terbarukan dan pembangkit surya swasta tumbuh cepat. | World Bank, Ember |
| Azerbaijan | 3,8 t | 11,7% | 14,6% | Gas dan minyak mendominasi; proyek tenaga angin dan surya mulai berkembang. | World Bank, Ember |
| Mesir | 2,5 t | 11,2% | 0% | Gas mendominasi listrik; proyek surya Benban adalah salah satu taman surya terbesar di dunia. | World Bank, Ember |
| Yaman | 0,3 t | 11,2% | 1% | Sebagian besar listrik dari diesel dan gas; akses energi tidak merata akibat konflik. | World Bank, Ember |
| Eritrea | 0,2 t | 11,1% | 12% | Pembangkit berbahan bakar minyak mendominasi jaringan listrik nasional. | World Bank, Ember |
| São Tomé dan Príncipe | 0,6 t | 11,1% | 57,6% | Pembangkit diesel mendominasi, dengan PLTA kecil dan proyek tenaga surya di kedua pulau. | World Bank, Ember |
| Moldova | 3,4 t | 10,7% | 11,3% | Hampir seluruh gas dan listrik diimpor; interkonektor listrik ke Rumania sejak 2022 mengurangi ketergantungan pada jaringan Transnistria. | World Bank, Ember |
| Korea Selatan | 11,4 t | 9,7% | 64,4% | Batu bara, gas, dan nuklir mendominasi; target terbarukan naik perlahan. | World Bank, Ember |
| Kepulauan Solomon | 0,4 t | 9,1% | 89,8% | Hampir seluruh listrik berasal dari pembangkit diesel; tenaga air skala kecil di Guadalcanal memasok sekitar 9% pada 2024. | World Bank, Ember |
| Barbados | 2,5 t | 9% | 14,6% | Pembangkit diesel dan gas masih mendominasi, sementara atap surya tumbuh cepat; pemerintah menargetkan listrik sepenuhnya terbarukan pada 2030. | World Bank, Ember |
| Uni Emirat Arab | 18,3 t | 8,8% | 4,6% | Gas mendominasi, dengan pembangkit nuklir Barakah dan proyek surya besar. | World Bank, Ember |
| Mongolia | 7,9 t | 8,8% | 9,1% | Batu bara mendominasi pembangkit; surya dan angin tumbuh dari basis kecil. | World Bank, Ember |
| Saint Kitts dan Nevis | 2,9 t | 8,7% | 42,1% | Pembangkit diesel masih menjadi tulang punggung, dengan taman surya dan turbin angin kecil menambah kapasitas; pemerintah menargetkan pengurangan impor bahan bakar secara bertahap. | World Bank, Ember |
| Antigua dan Barbuda | 3,8 t | 8,1% | 17,9% | Pembangkit diesel mendominasi listrik, dengan taman surya dan penyimpanan baterai menambah kapasitas; pemerintah menargetkan pangsa terbarukan yang jauh lebih tinggi pada 2030. | World Bank, Ember |
| Maldives | 3,6 t | 7,1% | 12,5% | Hampir seluruh listrik berasal dari diesel; pembangkit surya tumbuh tetapi terkendala lahan dan penyimpanan. | World Bank, Ember |
| Chad | 0,1 t | 5,4% | 3% | Sebagian besar listrik berasal dari pembangkit termal; PLTA dan solar mulai dikembangkan di selatan. | World Bank, Ember |
| Iran | 9,1 t | 5,3% | 6,6% | Gas alam mendominasi pembangkit dan ekspor; kapasitas terbarukan masih kecil. | World Bank, Ember |
| Oman | 18,7 t | 4,9% | 0% | Gas dan minyak mendominasi; proyek surya dan hidrogen hijau direncanakan. | World Bank, Ember |
| Singapura | 9,8 t | 4,9% | 21,8% | Gas alam mendominasi pembangkit listrik; lahan terbatas membatasi energi terbarukan. | World Bank, Ember |
| Tunisia | 2,6 t | 4,4% | 4,4% | Gas alam menjadi andalan pembangkit; proyek surya TuNur diarahkan untuk ekspor. | World Bank, Ember |
| Benin | 0,5 t | 4% | 28,1% | Import listrik dari Nigeria dan Ghana; kayu bakar masih dominan di pedesaan. | World Bank, Ember |
| Kuba | 1,9 t | 4% | 34,9% | Pembangkit bahan bakar fosil menopang sebagian besar listrik dan sering kekurangan pasokan, menyebabkan pemadaman panjang sejak 2021; tenaga surya dan biomassa tebu tumbuh perlahan. | World Bank, Ember |
| Qatar | 47,3 t | 4% | 0,1% | Gas alam memasok hampir seluruh listrik dan ekspor LNG. | World Bank, Ember |
| Suriah | 1,3 t | 3,5% | 2,9% | Jaringan listrik rusak akibat konflik; banyak rumah tangga memakai generator. | World Bank, Ember |
| Niger | 0,1 t | 3,2% | 0,8% | Uranium diekspor untuk pembangkit nuklir asing, sementara listrik domestik masih terbatas. | World Bank, Ember |
| Belarus | 5,9 t | 3,1% | 44,1% | Dua reaktor di Astravyets memasok sekitar sepertiga listrik sejak 2021; sisanya dari gas alam Rusia dan penyulingan minyak. | World Bank, Ember |
| Guyana | 4,6 t | 2,9% | 87,1% | Pembangkitan listrik masih bergantung bahan bakar impor, sementara gas lepas pantai direncanakan menjadi sumber tenaga baru. | World Bank, Ember |
| Saint Lucia | 1,7 t | 2,5% | 53,8% | Pembangkit diesel mendominasi, sementara eksplorasi panas bumi di Soufrière dan taman surya menjadi prioritas untuk menurunkan biaya listrik. | World Bank, Ember |
| Kuwait | 23,7 t | 2,2% | 0,4% | Minyak mendominasi pembangkit dan ekspor; target terbarukan masih kecil. | World Bank, Ember |
| Arab Saudi | 18,5 t | 2,2% | 1,3% | Minyak mendominasi listrik dan ekspor; target surya besar sedang dibangun. | World Bank, Ember |
| Bangladesh | 0,7 t | 1,9% | 14,4% | Gas alam mendominasi pembangkit listrik; surya dan biomassa tumbuh dari basis kecil. | World Bank, Ember |
| Sudan Selatan | 0,1 t | 1,8% | 11,3% | Jaringan listrik terbatas di kota; sebagian besar rumah tangga memakai biomassa. | Global Carbon Project (lewat Our World in Data), Ember, World Bank |
| Irak | 5,2 t | 1,6% | 1,6% | Minyak dan gas mendominasi; listrik sering terbatas pada musim panas. | World Bank, Ember |
| Aljazair | 4 t | 1,1% | 0,7% | Gas alam mendominasi ekspor dan pembangkit listrik; energi surya mulai dikembangkan di selatan. | World Bank, Ember |
| Bahama | 3,6 t | 0,9% | 50,9% | Listrik sebagian besar dari pembangkit diesel impor, dengan taman surya dan proyek LNG mulai mengurangi biaya; Badai Dorian 2019 mempercepat pembahasan transisi energi. | World Bank, Ember |
| Bahrain | 23,9 t | 0,3% | 4,9% | Gas alam mendominasi listrik; proyek surya mulai dikembangkan. | World Bank, Ember |
| Botswana | 2,7 t | 0,3% | 27,8% | Sebagian besar listrik berasal dari pembangkit batu bara Morupule, dengan impor dari Afrika Selatan dan proyek surya baru. | World Bank, Ember |
| Brunei | 20,2 t | 0,2% | 72,1% | Pembangkit listrik hampir seluruhnya berbahan bakar gas alam. | World Bank, Ember |
| Trinidad dan Tobago | 19,6 t | 0,1% | 44,2% | Gas alam mendominasi pembangkit listrik dan industri petrokimia, dengan porsi energi terbarukan masih sangat kecil; pemerintah mulai menargetkan surya dan angin lepas pantai. | World Bank, Ember |
| Andorra | — t | — | 38,9% | Sebagian besar listrik diimpor dari Prancis dan Spanyol; pembangkit air kecil di lembah serta panel atap memasok sebagian kebutuhan lokal. | World Bank |
| Mikronesia | 0 t | — | 92,1% | Listrik dibangkitkan dari diesel yang diimpor; surya dan mikrohidro tumbuh di Pohnpei serta Kosrae, sementara pulau luar masih bergantung pada pembangkit kecil. | World Bank |
| Grenada | 1,5 t | 0% | 51,5% | Hampir seluruh listrik berasal dari pembangkit diesel impor; proyek surya dan panas bumi di Gunung St. Catherine sedang dikembangkan untuk mengurangi biaya. | World Bank, Ember |
| Gambia | 0,2 t | 0% | 21,3% | Ketergantungan pada kayu bakar tinggi; impor listrik dari Senegal sudah dipertimbangkan. | World Bank, Ember |
| Guinea-Bissau | 0,2 t | 0% | 74,8% | Hampir seluruh energi rumah tangga berasal dari kayu bakar dan biomassa. | World Bank, Ember |
| Komoro | 0,5 t | 0% | 17,8% | Pembangkit diesel mendominasi; potensi panas bumi Karthala belum dikembangkan penuh. | World Bank, Ember |
| Liechtenstein | — t | — | 36,8% | Pembangkit hidro di Sungai Samina memasok sebagian besar listrik, sisanya diimpor dari Swiss dan Austria. | World Bank |
| Libya | 8,7 t | 0% | 0,1% | Hampir seluruh listrik berasal dari gas; kapasitas surya masih sangat kecil dibanding potensinya. | World Bank, Ember |
| Monako | — t | — | 0% | Hampir seluruh listrik diimpor dari Prancis; panel surya dipasang pada atap gedung dan stadion. | World Bank |
| Kepulauan Marshall | 0 t | — | 53,6% | Diesel impor mendominasi pembangkitan listrik; surya atap dan penyimpanan baterai tumbuh di Majuro dan Ebeye dengan dukungan pendanaan luar negeri. | World Bank |
| Palau | 82,8 t | — | 90,8% | Pembangkit diesel impor masih menjadi tulang punggung listrik, dengan surya atap dan penyimpanan baterai menutupi sebagian kebutuhan siang hari. | World Bank |
| San Marino | — t | — | 16,3% | Seluruh listrik diimpor dari Italia melalui jaringan interkoneksi. | World Bank |
| Timor-Leste | 0,5 t | 0% | 71% | Pembangkit listrik sebagian besar menggunakan bahan bakar impor; matahari dan hidroelektrik kecil mulai dikembangkan. | World Bank, Ember |
| Turkmenistan | 10,9 t | 0% | 5% | Gas alam mendominasi ekspor dan pembangkit listrik domestik. | World Bank, Ember |
| Tuvalu | 0 t | — | 39,6% | Sistem surya atap dan baterai menutupi sebagian besar kebutuhan listrik Funafuti pada siang hari, sementara pulau luar masih bergantung pada diesel impor. | World Bank |
| Vatikan | — t | — | — | Tidak punya jaringan listrik sendiri; listrik, air, dan gas dipasok Italia sementara konsumsi museum serta basilika menjadi beban terbesar. | |
| Kosovo | — t | — | — | Dua pembangkit lignit tua, Kosovo A dan B, memasok hampir seluruh listrik; tenaga air dan angin masih kecil. |
Ton CO₂ per kapita per tahun. Persentase energi terbarukan mengikuti definisi sumber dan dapat berbeda cakupannya.
Transisi energi
Negara dengan porsi terbarukan tinggi dapat tetap bergantung pada bahan bakar fosil untuk sektor tertentu. Sebaliknya, negara dengan emisi per kapita rendah dapat memiliki intensitas karbon tinggi per unit listrik. Bacalah angka bersama bauran energi dan kebijakan nasional.