Kehadiran Aborigin dan Torres Strait Islander
65000 SM–1788 · Australia
Masyarakat adat mengembangkan budaya, bahasa, dan pengelolaan tanah selama puluhan ribu tahun.
Sejarah
Peristiwa yang mengubah arah politik, sosial, atau budaya di negara-negara dataset. Setiap entri menyebut era dan sumber.
65000 SM–1788 · Australia
Masyarakat adat mengembangkan budaya, bahasa, dan pengelolaan tanah selama puluhan ribu tahun.
15000 SM–1500 · Kanada
Kelompok pemburu-pengumpul melintasi Beringia dan menyebar ke seluruh Amerika Utara, membentuk ratusan masyarakat dengan bahasa dan tradisi berbeda.
7000 SM–1900 · Papua Nugini
Masyarakat lembah Kuk di dataran tinggi barat mengelola lahan basah dan menanam talas serta pisang, salah satu pertanian tertua di dunia.
3600 SM–2500 SM · Malta
Masyarakat Neolitik Malta membangun kuil batu raksasa di Ġgantija, Mnajdra, dan Ħaġar Qim sebelum peradaban ini menghilang.
3500 SM–2000 SM · Irak
Kota Uruk, Ur, dan Lagash mengembangkan tulisan paku, irigasi, serta negara kota pertama di Mesopotamia.
3300 SM–1300 SM · India
Kota terencana seperti Harappa dan Mohenjo-daro dengan perdagangan dan sanitasi maju.
3200 SM–600 SM · Bahrain
Bahrain menjadi pusat perdagangan maritim Dilmun yang menghubungkan Mesopotamia dengan Lembah Indus, dengan pelabuhan, kuil, dan pemakaman gundukan.
3100 SM · Mesir
Mesir Hulu dan Hilir disatukan, menandai awal dinasti firaun.
3000 SM–1300 SM · Oman
Oman kuno dikenal sebagai Magan, pemasok tembaga ke Mesopotamia, dengan pelabuhan di Sohar dan permukiman di pedalaman.
3000 SM–64 SM · Lebanon
Byblos, Sidon, dan Tyre menjadi pusat perdagangan maritim, penulisan alfabet, dan produksi kain ungu.
3000 SM–1600 SM · Suriah
Ebla menjadi pusat perdagangan dan arsip tanah liat berisi ribuan tablet, sementara Mari menguasai jalur Sungai Efrat.
3000 SM–1800 SM · Peru
Kota Caral di pesisir utara dibangun dengan plaza dan piramida batu, menjadikannya salah satu peradaban tertua di Amerika.
2700 SM–1100 SM · Yunani
Istana Knossos di Crete serta benteng Mykenai dan Tiryns menjadi peradaban pertama Eropa dengan tulisan Linear A dan B.
2600 SM–1900 SM · Pakistan
Kota Mohenjo-daro dan Harappa mengembangkan perencanaan kota, drainase, dan perdagangan regional.
2560 SM–2540 SM · Mesir
Piramida Khufu dibangun sebagai makam raja dan keajaiban arsitektur Mesir Kuno.
2334 SM–2154 SM · Irak
Sargon dari Akkad menyatukan kota-kota Sumeria menjadi kekaisaran pertama yang tercatat dalam sejarah.
2200 SM–1500 SM · Turkmenistan
Oasis Merv dan Gonur Depe menjadi pusat peradaban Zaman Perunggu dengan irigasi dan kerajinan.
2000 SM–300 SM · Kuwait
Pulau Failaka menjadi pos dagang Dilmun dengan kuil, benteng, dan pelabuhan yang menghubungkan Mesopotamia dan India.
2000 SM–1500 · Kepulauan Marshall
Pelaut Austronesia menetap di atol-atol Rālik dan Ratak lalu mengembangkan sistem marga matrilineal serta navigasi bintang.
1792 SM–539 SM · Irak
Hammurabi menyusun kode hukum yang dipahat di stela, sementara Babilonia menjadi pusat ilmu dan agama.
1600 SM–1180 SM · Turki
Peradaban Anatolia dengan ibukota Hattusa dan diplomasi internasional awal.
1500 SM–500 · Nigeria
Peradaban awal di Nigeria tengah yang terkenal karena terakota dan teknologi besi.
1500 SM–500 · Fiji
Pelaut pembawa tembikar bergigi Lapita menetap di pesisir Fiji dan menjadi leluhur masyarakat Melanesia-Polinesia setempat.
1500 SM–1200 · Mikronesia
Pulau-pulau ini dihuni dalam beberapa gelombang migrasi Austronesia, melahirkan sekitar selusin bahasa dan kebudayaan yang berbeda.
1500 SM–1500 · Kiribati
Penutur bahasa Austronesia menetap di atol-atol Gilbert dan mengembangkan masyarakat klan dengan maneaba sebagai pusat kehidupan.
1200 SM–275 · Yaman
Yaman kuno menjadi pusat peradaban dengan ibu kota Ma’rib, bendungan irigasi, dan perdagangan dupa serta kopi ke Mediterania.
1200 SM–1200 · Kepulauan Solomon
Penutur bahasa Austronesia dan Papua menetap di kepulauan ini selama ribuan tahun, lalu komunitas Polinesia mendiami Rennell, Tikopia, dan Ontong Java.
1100 SM–500 · Vanuatu
Pelaut pembawa tembikar Lapita menetap di pulau-pulau ini dan menjadi leluhur masyarakat Ni-Vanuatu.
1070 SM–350 · Sudan
Kerajaan di Napata dan Meroe yang membangun piramida dan menguasai Mesir pada satu masa.
1050 SM–800 SM · Siprus
Pemukim Yunani Mycenaean tiba di Siprus dan membawa bahasa serta budaya yang membentuk identitas pulau.
1000 SM–586 SM · Israel
Kerajaan bersatu di bawah Saul, Daud, dan Salomo berpusat di Yerusalem, lalu terpecah dan berakhir dengan pembuangan Babel pada 586 SM.
1000 SM–146 SM · Libya
Pantai Libya menjadi jaringan kota dagang Fenisia sebelum dikuasai Roma.
1000 SM–1000 · Palau
Pulau-pulau ini dihuni sekitar tiga ribu tahun lalu oleh pelaut Austronesia; desa-desa batu di Kepulauan Rock ditinggalkan pada abad ke-17 dan ke-18.
1000 SM–1000 · Tuvalu
Sembilan atol dihuni pelaut Polinesia yang datang dari Samoa dan Tonga, lalu mengembangkan tradisi falekaupule di setiap pulau.
1000 SM–1000 · Samoa
Samoa menjadi salah satu titik pemukiman terawal di Polinesia dan kemudian menjadi titik tolak penyebaran ke Hawaii, Selandia Baru, dan Tahiti.
1000 SM–1500 · Belize
Kota seperti Caracol, Xunantunich, dan Lamanai berkembang di wilayah Belize dengan perdagangan, pertanian, dan arsitektur batu.
1000 SM–900 · Guatemala
Tikal menjadi salah satu kota Maya terbesar dengan piramida, jaringan dagang, dan populasi puluhan ribu jiwa sebelum runtuh pada abad ke-9.
900 SM–900 · Tonga
Pulau-pulau Tonga dihuni pelaut Lapita, lalu berkembang menjadi masyarakat dengan sistem kepala suku dan jaringan perdagangan antar-pulau.
814 SM–146 SM · Tunisia
Kota maritim Fenisia yang menjadi kekuatan Mediterania sebelum dikalahkan Roma.
800 SM–323 SM · Yunani
Polis Athena mengembangkan demokrasi, filsafat, dan teater, lalu Aleksander Agung menyebarkan budaya Hellenistik hingga Asia.
800 SM–146 SM · Makedonia Utara
Kerajaan Makedonia kuno dan kemudian provinsi Romawi meninggalkan kota Heraclea Lyncestis dan Stobi.
782 SM · Armenia
Raja Urartu Argishti I mendirikan benteng Erebuni, salah satu akar sejarah kota Yerevan.
600 SM–700 · Azerbaijan
Wilayah Azerbaijan utara menjadi bagian Kaukasus Albania, negara Kristen kuno dengan bahasa dan budaya sendiri.
550 SM–330 SM · Afghanistan
Wilayah Afghanistan menjadi satrap Kekaisaran Persia, menghubungkan jalur dagang Iran dengan lembah Indus.
550 SM–330 SM · Iran
Cyrus Agung mendirikan kekaisaran yang membentang dari Anatolia hingga Indus, dengan ibu kota Persepolis dan sistem satrapi.
550 SM–650 · Tajikistan
Kota Samarkand dan Panjakent menjadi pusat dagang Sogdia yang menghubungkan Tiongkok, Persia, dan Mediterania.
543 SM–505 SM · Sri Lanka
Menurut kronik Mahavamsa, Vijaya dan pengikutnya mendarat di Sri Lanka dan memulai garis raja-raja Sinhala.
509 SM–476 · Italia
Roma mengembangkan hukum, jalan, dan administrasi yang membentuk Eropa, dari republik hingga keruntuhan kekaisaran barat.
500 SM–400 · Kazakhstan
Suku Saka dan Hun menguasai stepa Kazakhstan dan meninggalkan kurgan, seni hewan, serta jaringan jalur sutra awal.
500 SM–700 · Uzbekistan
Kota Samarkand, Bukhara, dan Khiva menjadi pusat dagang Jalur Sutra dengan budaya Iran dan pengaruh Helenistik.
500 SM–1169 · Irlandia
Suku Keltik membangun kerajaan kecil dengan hukum Brehon, biara Kristen, dan seni logam seperti Ardagh Chalice.
500 SM–1522 · Kosta Rika
Masyarakat di delta Diquís dan Lembah Tengah membangun permukiman, mengolah emas, dan memahat bola batu raksasa yang kini menjadi Warisan Dunia.
437 SM–1017 · Sri Lanka
Anuradhapura berkembang menjadi pusat agama Buddha, perdagangan, dan irigasi selama lebih dari satu milenium.
322 SM–185 SM · India
Ashoka menyatukan sebagian besar anak benua dan menyebarkan Buddhism setelah perang Kalinga.
312 SM–106 · Yordania
Nabataean mengukir kota Petra di tebing batu dan menguasai jalur dupa antara Arab dan Mediterania.
250 SM–125 SM · Afghanistan
Kota Ai-Khanoum dan pusat perdagangan di Baktria memadukan seni Yunani, Persia, dan India selama jalur sutra berkembang.
250 SM–224 · Turkmenistan
Nisa menjadi ibu kota awal Parthia dengan benteng, kuil, dan arsip ostraca.
221 SM · Tiongkok
Qin Shi Huang menyatukan negara-negara berperang dan menstandarkan aksara, ukuran, serta mata uang.
202 SM–46 SM · Aljazair
Kerajaan Berber di Afrika Utara yang bersekutu lalu berkonfrontasi dengan Roma.
146 SM–429 · Aljazair
Wilayah Aljazair menjadi lumbung gandum Roma dengan kota seperti Timgad dan Djemila.
100 SM–550 · Meksiko
Kota besar Mesoamerika dengan piramida, perumahan, dan pengaruh regional luas.
82 SM–106 · Rumania
Kerajaan Dacia di bawah Decebalus ditaklukkan Trajan pada 106, meninggalkan benteng Orăștie dan koloni Romawi.
52 SM–486 · Prancis
Penaklukan Julius Caesar pada 52 SM menjadikan Galia provinsi Romawi dengan kota Lugdunum dan Lutetia.
27 SM–476 · Kroasia
Wilayah Kroasia menjadi provinsi Dalmatia dan Pannonia dengan kota Salona serta istana Diokletianus di Split.
70 · Israel
Legiun Romawi menghancurkan Bait Suci di Yerusalem, memulai diaspora Yahudi yang berlangsung hampir dua milenium.
100–700 · Eritrea
Bagian Eritrea menjadi wilayah Kerajaan Aksum yang menguasai Pelabuhan Adulis dan rute perdagangan Laut Merah.
100–940 · Ethiopia
Aksum menguasai perdagangan Laut Merah, mencetak koin sendiri, dan menjadi salah satu negara pertama yang mengadopsi Kristen pada abad ke-4.
100–1300 · Somalia
Kota-kota pesisir Somalia seperti Berbera dan Mogadishu menjadi pusat perdagangan dupa, mur, dan tekstil dengan Romawi, Arab, dan India.
106 · Yordania
Kerajaan Nabataean dianeksasi Roma dan menjadi Provinsi Arabia dengan kota-kota seperti Jerash dan Philadelphia (Amman).
200–800 · Afghanistan
Lembah Bamiyan menjadi pusat monastik dengan patung Buddha raksasa dan jalur ziarah dari India ke Asia Tengah.
300–1153 · Maldives
Kepulauan diperintah oleh raja-raja lokal dengan pengaruh Buddha Theravada dan perdagangan Samudra Hindia.
301 · Armenia
Raja Tiridates III menjadikan Kristen sebagai agama negara, menjadikan Armenia negara Kristen pertama dalam sejarah.
301–1000 · San Marino
Santo Marinus mendirikan komunitas di Gunung Titano pada 301, dan pada abad ke-10 wilayah ini sudah mengatur diri sebagai komune.
320–550 · India
Masa keemasan sains, matematika, sastra, dan seni Hindu di India utara.
330–1453 · Turki
Konstantinopel menjadi pusat Kekaisaran Romawi Timur selama lebih dari seribu tahun.
330–1453 · Yunani
Konstantinopel menjadi pusat kekaisaran Romawi Timur berbahasa Yunani hingga ditaklukkan Ottoman pada 1453.
400–750 · Nepal
Dinasti Licchavi memerintah Lembah Kathmandu dan meninggalkan prasasti serta kuil tertua yang masih berdiri.
400–900 · Honduras
Copán berkembang menjadi pusat seni dan astronomi Maya dengan prasasti raja serta tangga hieroglif terpanjang di dunia.
405 · Armenia
Mesrop Mashtots menciptakan alfabet Armenia yang memungkinkan penerjemahan Alkitab dan sastra nasional.
486–987 · Prancis
Clovis memeluk Kristen pada 496, dan Charlemagne membangun kekaisaran yang dinobatkan pada 800.
500–1100 · Bolivia
Pusat spiritual dan politik di tepi Danau Titicaca yang membangun monumen batu besar dan jaringan perdagangan Andes.
500–1520 · Panama
Masyarakat seperti Ngäbe, Guna, dan Emberá menghuni tanah genting dan menjadi penghubung dagang antara Amerika Utara dan Selatan.
552–1200 · Kazakhstan
Kekhanan Turkik Barat menjadikan stepa Kazakhstan pusat perdagangan dan budaya Turkik dengan kota seperti Otrar dan Taraz.
552–840 · Kyrgyzstan
Wilayah Kyrgyzstan menjadi bagian kekhanan Turkik dan jalur sutra dengan kota seperti Suyab dan Balasagun.
595–828 · Slovenia
Kepangeranan Slavia pertama di Alpen timur dengan upacara pelantikan pangeran di Kursi Pangeran, yang bertahan hingga abad ke-15.
618–907 · Tiongkok
Chang’an menjadi pusat perdagangan dan budaya yang menghubungkan Asia Timur, Asia Tengah, dan Dunia Islam.
622 · Arab Saudi
Nabi Muhammad dan pengikutnya berhijrah dari Makkah ke Madinah, titik awal kalender Hijriah dan berdirinya komunitas Islam pertama.
630–632 · Uni Emirat Arab
Utusan Nabi Muhammad diterima penguasa Oman dan Bahrain, lalu Islam menyebar di kalangan nelayan, pedagang, dan petani oase Julfar, Dubai, dan Abu Dhabi.
636 · Yordania
Pasukan Muslim mengalahkan Bizantium di Yarmouk, membuka jalan bagi perluasan Islam ke Levant.
641 · Mesir
Pasukan Arab mengalahkan Bizantium dan membawa Islam serta bahasa Arab ke Lembah Nil.
642 · Azerbaijan
Pasukan Arab menaklukkan wilayah ini dan membawa Islam, yang kemudian menjadi agama mayoritas.
650–1377 · Indonesia
Kerajaan maritim di Sumatra yang menguasai jalur perdagangan Selat Malaka dan menjadi pusat agama Buddha.
651 · Iran
Kekaisaran Sassaniyah runtuh dan Iran masuk ke dunia Islam, memulai sintesis budaya Persia-Islam.
661–750 · Suriah
Damaskus menjadi ibu kota kekhalifahan yang membentang dari Spanyol hingga Asia Tengah, dengan Masjid Umayyah sebagai pusatnya.
681–1018 · Bulgaria
Negara Bulgaria pertama berdiri di Balkan bawah dan mengembangkan aksara Kiril serta liturgi Slavia melalui sekolah Preslav dan Ohrid.
700–1900 · Nigeria
Kekaisaran di sekitar Danau Chad yang mengendalikan perdagangan trans-Sahara.
700–1900 · Chad
Kekaisaran Kanem-Bornu menguasai jalur dagang Sahara dan pesisir Danau Chad selama lebih dari seribu tahun.
700–1520 · Bahama
Pulau-pulau dihuni orang Lucayan dari rumpun Taino yang hidup dari perikanan dan pertanian sebelum penaklukan Spanyol.
710–794 · Jepang
Ibu kota permanen pertama di Nara, dengan perkembangan negara Buddha dan budaya istana.
711–1492 · Spanyol
Kekuasaan Muslim di Iberia menghasilkan Córdoba, Granada, dan pertukaran ilmu yang panjang.
722–1492 · Spanyol
Kerajaan Kristen merebut kembali Semenanjung dan menyatukan Castilla serta Aragon melalui pernikahan 1469.
750 · Tajikistan
Pasukan Abbasiyah menguasai Transoxiana, membawa Islam dan ilmu pengetahuan Persia ke wilayah ini.
751 · Oman
Pemilihan imam Ibadi pertama menandai otonomi Oman dari kekhalifahan dan membentuk identitas keagamaan serta politiknya.
751 · Uzbekistan
Kekhalifahan Abbasiyah mengalahkan Dinasti Tang di Talas, memperkuat pengaruh Islam dan ilmu pengetahuan di Transoxiana.
762–1258 · Irak
Baghdad menjadi pusat ilmu, perdagangan, dan penerjemahan dengan Bait al-Hikmah serta jaringan madrasah.
788–974 · Maroko
Dinasti pertama Maroko yang mendirikan Fes dan menyebarkan Islam di kawasan.
793–1066 · Denmark
Denmark menjadi pusat kekuatan Viking dengan pelayaran ke Inggris dan Normandia, serta benteng cincin Trelleborg dan Aggersborg.
793–1066 · Norwegia
Norwegia menjadi basis pelayaran Viking dengan kapal panjang, perdagangan, dan pemukiman di Islandia serta Greenland.
794–1185 · Jepang
Ibu kota dipindah ke Kyoto; sastra istana, seni, dan estetika Jepang berkembang pesat.
802–1431 · Kamboja
Angkor menjadi pusat kekuasaan Khmer dan membangun kompleks candi serta sistem irigasi yang luas.
833–907 · Slowakia
Misi Cyril dan Methodius pada 863 membawa liturgi Slavia dan aksara Glagolitik ke wilayah Slowakia.
833–907 · Ceko
Negara Slavia pertama di wilayah Ceko dengan misi Cyril dan Methodius yang memperkenalkan liturgi Slavia serta aksara Glagolitik.
840–1207 · Kyrgyzstan
Kekhanan Kyrgyz menguasai stepa Mongolia dan Siberia selatan sebelum ditaklukkan Mongol.
849–1297 · Myanmar
Bagan menjadi pusat kekuasaan dan agama Buddha Theravada, meninggalkan ribuan pagoda di dataran Myanmar tengah.
862–1240 · Belarus
Polotsk menjadi salah satu pusat Slavia Timur paling tua dengan perdagangan sungai Dvina dan biara serta gereja kayu pertama.
874–930 · Islandia
Ingólfur Arnarson menetap di Reykjavík dan pada 930 para kepala klan membentuk Althingi, parlemen tertua yang masih berjalan.
875–999 · Tajikistan
Samanid berpusat di Bukhara dan menjadikan bahasa Persia sebagai bahasa sastra serta ilmu, dengan Rudaki dan Ibnu Sina.
875–999 · Uzbekistan
Bukhara menjadi pusat ilmu dengan Ibnu Sina dan Rudaki, serta berkembangnya bahasa Persia sebagai bahasa sastra.
879–1102 · Kroasia
Kroasia berdiri sebagai kerajaan merdeka pada masa Tomislav, lalu bersatu dengan Hungaria melalui perjanjian 1102.
882–1240 · Rusia
Federasi Slavia Timur berpusat di Kyiv yang menjadi akar budaya Rusia, Ukraina, dan Belarus.
885–1045 · Armenia
Dinasti Bagratid menyatukan wilayah Armenia dengan ibu kota Ani, yang berkembang menjadi pusat perdagangan dan arsitektur.
895–1000 · Hungaria
Bangsa Magyar yang dipimpin Árpád menetap di Cekungan Carpathia dan mendirikan kerajaan Kristen pada 1000.
897–1962 · Yaman
Imam Zaydi mendirikan kekuasaan di dataran tinggi utara yang bertahan lebih dari seribu tahun hingga revolusi 1962.
900–1500 · Kenya
Mombasa, Malindi, dan Lamu tumbuh dari perdagangan rempah, emas, dan gading antara Afrika pedalaman dan dunia Islam.
900–1524 · El Salvador
Wilayah ini dihuni bangsa Pipil yang membangun Cuzcatlán; perlawanan mereka memperlambat penaklukan Spanyol pada 1524.
930–1262 · Islandia
Masa tanpa raja yang melahirkan saga, hukum lisan, dan Kristen pada 1000 sebelum tunduk pada Norwegia 1262.
938 · Vietnam
Ngo Quyen mengalahkan pasukan Han di Sungai Bach Dang dan membuka periode kemerdekaan Vietnam.
950–1500 · Tonga
Wangsa Tu'i Tonga membangun kekaisaran maritim yang menguasai Samoa, Fiji, dan Niue pada puncaknya, dengan ibu kota di Mu'a dan Heketa.
962–1806 · Jerman
Struktur politik longgar yang menghubungkan wilayah Jerman dan Eropa Tengah selama berabad-abad.
963–1443 · Luksemburg
Siegfried membangun kastil Lucilinburhuc pada 963, dan wilayah ini menjadi kadipaten dengan kaisar Romawi Suci dari dinasti Luksemburg.
966–1385 · Polandia
Baptisan 966 menyatukan Polandia, yang menjadi kerajaan pada 1025 dan berkembang di bawah Kazimierz Agung.
976–1018 · Makedonia Utara
Ohrid menjadi ibu kota Kekaisaran Samuel dan pusat uskup agung dengan sekolah sastra Slavia.
988–1240 · Ukraina
Pembaptisan Volodymyr dan pusat perdagangan Dnieper menjadi akar negara serta gereja Ukraina.
1000–1800 · Niger
Jaringan kota Hausa menjadi pusat perdagangan Trans-Sahara dan kerajinan.
1000–1883 · Jibuti
Wilayah Jibuti menjadi persinggahan kafilah dan pelabuhan kecil yang menghubungkan Ethiopia dengan Laut Merah.
1000–1500 · Mozambik
Pelabuhan Mozambik menjadi pintu ekspor emas dan gading dari pedalaman Monomotapa ke dunia Arab dan India.
1000–1500 · Tanzania
Kilwa Kisiwani mengendalikan perdagangan emas Zimbabwe dan menjadi kota Swahili terkaya di pesisir Afrika Timur.
1000–1700 · Botswana
Kekuasaan Mapungubwe lalu Butua mengendalikan perdagangan emas dan gading di Zimbabwe barat serta Botswana timur.
1000–1918 · Slowakia
Slowakia menjadi bagian Kerajaan Hungaria dengan kota tambang seperti Banská Štiavnica dan kastil bangsawan.
1008 · Georgia
Bagrat III menyatukan kerajaan Abkhazia dan Kartli menjadi Kerajaan Georgia yang berpusat di Kutaisi.
1037–1221 · Turkmenistan
Merv berkembang menjadi salah satu kota terbesar dunia Islam dengan perpustakaan dan observatorium sebelum dihancurkan Mongol.
1040–1147 · Mauritania
Gerakan Berber dari Sahara yang menyatukan Maroko dan Andalusia serta menegakkan Maliki.
1042–1496 · Montenegro
Duklja berdiri sebagai kerajaan Slavia di pesisir dengan ibu kota di Bar, lalu menjadi Zeta di bawah dinasti Balšić dan Crnojević.
1066–1215 · Britania Raya
William dari Normandia mengubah bahasa serta hukum Inggris, dan Magna Carta 1215 membatasi kekuasaan raja.
1100–1896 · Burkina Faso
Kerajaan Ouagadougou dan Yatenga mempertahankan identitas Mossi selama berabad-abad.
1100–1893 · Pantai Gading
Jaringan kerajaan di utara Pantai Gading yang terhubung perdagangan Sahel.
1100–1450 · Zimbabwe
Kota batu Great Zimbabwe mengendalikan perdagangan emas dan gading serta menjadi pusat kekuasaan Shona.
1121 · Georgia
Raja David IV mengalahkan pasukan Seljuk dan membebaskan Tbilisi, membuka era keemasan Georgia.
1121–1269 · Maroko
Kekaisaran Berber yang menyatukan Maroko dan Andalusia serta membangun Masjid Koutoubia.
1137–1270 · Ethiopia
Dinasti Zagwe memerintah dataran tinggi tengah dan membangun gereja-gereja berpahat batu di Lalibela.
1139–1249 · Portugal
Afonso Henriques memproklamasikan kerajaan pada 1139 dan merebut Lisbon dari Moor pada 1147, menetapkan perbatasan modern.
1153 · Maldives
Raja Dhovemi memeluk Islam dan kerajaan beralih menjadi kesultanan, mengubah arah budaya dan hukum kepulauan.
1154–1463 · Bosnia dan Herzegovina
Banate Bosnia tumbuh menjadi kerajaan merdeka dengan tambang perak serta hubungan dagang ke Dubrovnik sebelum ditaklukkan Ottoman pada 1463.
1155–1809 · Finlandia
Finlandia menjadi bagian Kerajaan Swedia selama enam abad; kota Turku tumbuh sebagai pusat administrasi dan gereja.
1166–1371 · Serbia
Stefan Nemanja dan keturunannya membangun negara Serbia abad pertengahan dengan biara Studenica dan Sopoćani.
1169–1603 · Irlandia
Norman menetap di Leinster pada 1169, dan penaklukan Tudor berakhir dengan Perang Sembilan Tahun pada 1603.
1184–1213 · Georgia
Georgia mencapai puncak politik dan budaya dengan Tbilisi sebagai pusat sastra, seni, dan perdagangan.
1185–1396 · Bulgaria
Kerajaan Tarnovo memulihkan kekuasaan Bulgaria dan membangun benteng Tsarevets sebelum ditaklukkan Ottoman pada 1396.
1198–1290 · Latvia
Ordo Livonia menaklukkan suku Baltik dan mendirikan Riga pada 1201 sebagai kota dagang Hanseatik.
1200–1897 · Nigeria
Kerajaan di Nigeria selatan dengan seni perunggu, istana, dan jaringan perdagangan.
1200–1769 · Nepal
Kerajaan Malla di Kathmandu, Patan, dan Bhaktapur bersaing dalam seni, arsitektur, dan perdagangan trans-Himalaya.
1200–1500 · Gambia
Lembah Sungai Gambia berada dalam lingkup perdagangan dan politik Mali.
1200–1628 · Mikronesia
Pohnpei diperintah dari pusat upacara Nan Madol, kota batu di atas terumbu yang dibangun dari balok basalt antara 1200 dan 1500.
1200–1455 · Kosovo
Wilayah Kosovo menjadi pusat Kerajaan Serbia dengan biara Dečani dan Gračanica sebelum Ottoman menaklukkan pada 1455.
1206–1227 · Mongolia
Temüjin diangkat sebagai Jenghis Khan dan menyatukan suku stepa, memulai kekaisaran darat terbesar dalam sejarah.
1207–1700 · Kyrgyzstan
Mongol menguasai wilayah, disusul kekuasaan Oirat dan Kokand yang menguasai lembah Fergana.
1208–1227 · Estonia
Tentara Ordo Livonia menaklukkan wilayah Estonia dan membangun kastil Tallinn serta Tartu, mengakhiri masa kebebasan desa pra-Kristen.
1219–1360 · Kazakhstan
Mongol menaklukkan wilayah ini dan Golden Horde menguasai stepa selama lebih dari satu abad.
1220 · Uzbekistan
Jenghis Khan menghancurkan Samarkand dan Bukhara, mengakhiri masa keemasan kota-kota Sogdia.
1235–1600 · Guinea
Guinea menjadi inti Kekaisaran Mali sebelum pergeseran kekuatan ke Songhai.
1235–1600 · Mali
Sundiata Keita membangun kekaisaran lintas Sahel dengan pusat di Niani.
1236–1569 · Lituania
Lituania menjadi kekuatan besar setelah Pertempuran Saule 1236 dan berjaya di bawah Vytautas hingga bersatu dengan Polandia 1569.
1237–1240 · Rusia
Pasukan Mongol menaklukkan kota-kota Rus dan membuka periode kekuasaan Golden Horde.
1238–1438 · Thailand
Sukhothai mengembangkan aksara Thai, seni Buddha, dan model pemerintahan yang menjadi rujukan budaya Thailand.
1240–1795 · Belarus
Wilayah Belarus menjadi inti Kadipaten Agung Lituania dengan naskah hukum berbahasa Ruthenia dan kota dagang seperti Navahrudak serta Polotsk.
1250–1350 · Selandia Baru
Pelaut dari Polinesia timur menetap di Aotearoa dan mengembangkan budaya Māori serta sistem hapū dan iwi.
1258 · Irak
Pasukan Mongol menghancurkan Baghdad dan mengakhiri kekhalifahan Abbasiyah, memicu kemunduran pusat ilmu.
1270–1769 · Ethiopia
Dinasti Solomonid mempersatukan dataran tinggi, mengembangkan sastra Kebra Negast, dan menghadapi Kesultanan Adal.
1271–1368 · Mongolia
Kubilai Khan mendirikan Dinasti Yuan di Tiongkok dan menjadikan Karakorum serta Dadu pusat kekuasaan Mongol.
1278–1419 · Andorra
Perjanjian 1278 menetapkan kekuasaan bersama Uskup Urgell dan Comte de Foix atas lembah Andorra, dasar sistem ko-pangeran yang masih berlaku.
1278–1526 · Austria
Habsburg menguasai wilayah Austria sejak 1278 dan memperluas kekuasaan melalui pernikahan serta perang hingga menjadi kekuatan utama Eropa tengah.
1291–1513 · Swiss
Aliansi kanton Waldstätte dan perluasan hingga tiga belas kanton pada 1513.
1293–1527 · Indonesia
Kerajaan di Jawa Timur yang menyatukan sebagian besar Nusantara melalui jaringan politik dan perdagangan.
1297–1612 · Monako
François Grimaldi merebut benteng Monako pada 1297 dan keluarganya memerintah hingga kini.
1299–1922 · Turki
Kekaisaran lintas tiga benua yang mengatur Balkan, Anatolia, dan Timur Tengah.
1300–1700 · Somalia
Ajuran menguasai lembah sungai dan jalur perdagangan, membangun sistem irigasi dan menghadapi Portugis di Samudra Hindia.
1300–1890 · Uganda
Kerajaan-kerajaan Uganda berkembang melalui kontrol atas ternak, pisang, dan perdagangan garam serta besi.
1300–1600 · Italia
Firenze, Venesia, dan Roma menjadi pusat seni, humanisme, dan ilmu pengetahuan.
1310–1437 · Ceko
Karl IV menjadikan Praha pusat Kekaisaran Romawi Suci dan mendirikan universitas pada 1348 serta Katedral Santo Vitus.
1325–1521 · Meksiko
Kota di atas danau berkembang menjadi pusat kekuasaan Aztec sebelum penaklukan Spanyol.
1330–1859 · Rumania
Dua kepangeranan berbahasa Rumania bertahan di antara Ottoman, Hungaria, dan Polandia, dengan tokoh seperti Ștefan cel Mare.
1335–1918 · Slovenia
Wilayah Slovenia berada di bawah Habsburg selama hampir enam abad dengan Reformasi Protestan dan kemudian Kontra-Reformasi.
1350–1549 · Senegal
Kekaisaran Wolof di Senegal tengah yang mengendalikan perdagangan pesisir.
1351–1767 · Thailand
Ayutthaya menjadi pusat perdagangan internasional dan kekuatan regional sebelum dihancurkan Burma pada 1767.
1352–1576 · Bangladesh
Kesultanan Islam di Benggala mengembangkan perdagangan, sastra, dan arsitektur masjid.
1354–1707 · Laos
Fa Ngum mendirikan Lan Xang, kerajaan Lao yang menjadi pusat politik dan budaya di lembah Mekong.
1359–1812 · Moldova
Moldavia berdiri sebagai kepangeranan pada 1359 dengan ibu kota Suceava dan Iași serta gereja bercat luar.
1363–1888 · Brunei
Brunei berkembang sebagai kesultanan maritim yang menguasai perdagangan di Borneo utara dan Filipina selatan.
1370–1507 · Uzbekistan
Timur menjadikan Samarkand ibu kota dan membangun masjid, madrasah, serta makam megah.
1384–1555 · Belgia
Wilayah Belgia menjadi pusat Kadipaten Burgundia yang kaya dari perdagangan kain, lukisan, dan kota dagang Bruges serta Antwerpen.
1389–1459 · Serbia
Pertempuran 1389 menjadi simbol perlawanan, dan Serbia sepenuhnya jatuh ke Ottoman pada 1459.
1390–1914 · Angola
Kerajaan Kongo menguasai hilir Sungai Kongo dan membangun ibu kota batu Mbanza Kongo yang kemudian menjadi situs warisan dunia.
1390–1885 · Republik Kongo
Kerajaan Kongo menguasai kedua tepi Sungai Kongo dan berdagang dengan Portugis sejak abad ke-15.
1390–1885 · Republik Demokratik Kongo
Kerajaan Kongo di pesisir dan Luba di pedalaman mengembangkan jaringan dagang serta seni patung yang berpengaruh.
1392–1897 · Korea Utara
Joseon memerintah Semenanjung Korea selama lima abad dengan ibukota Hanseong, sistem ujian negara, dan budaya sastra yang kuat.
1392–1897 · Korea Selatan
Joseon mendirikan ibu kota Hanseong, menciptakan aksara Hangul, dan mengembangkan birokrasi Konfusian selama lima abad.
1395–1912 · Makedonia Utara
Lima abad pemerintahan Ottoman membentuk arsitektur Skopje, pasar, dan komunitas Muslim.
1397–1523 · Denmark
Ratu Margrethe I menyatukan Denmark, Norwegia, dan Swedia dalam satu uni yang berpusat di Kopenhagen.
1397–1814 · Norwegia
Norwegia bersatu dengan Denmark selama lebih dari empat abad hingga Perjanjian Kiel 1814 menyerahkannya ke Swedia.
1400–1511 · Malaysia
Melaka berkembang menjadi pusat perdagangan maritim dan penyebaran Islam di Selat Malaka sebelum dikuasai Portugis pada 1511.
1400–1860 · Sudan Selatan
Kerajaan Shilluk, Azande, dan Bari mengembangkan organisasi politik berbasis raja suci dan ternak di lembah Nil Putih.
1415–1580 · Portugal
Pelaut Portugis mencapai Ceuta, Tanjung Harapan, India, Brasil, dan Jepang, membangun jaringan dagang maritim pertama dunia.
1415–1620 · Ceko
Pembakaran Jan Hus memicu gerakan Husit, lalu Pertempuran Gunung Putih 1620 mengakhiri kebebasan Bohemia dan memulai rekatalisasi Habsburg.
1419–1715 · Andorra
Kepala keluarga membentuk Dewan Tanah pada 1419 untuk mengatur penggembalaan dan pajak; lembaga ini bertahan melewati perubahan dinasti.
1438–1533 · Peru
Dari Cusco, Inka membangun kekaisaran terbesar di Amerika pra-Kolumbus dengan jaringan jalan Qhapaq Ñan dan sistem administrasi mit'a.
1443–1468 · Albania
Gjergj Kastrioti memimpin Liga Lezhë dan menahan ekspansi Ottoman selama 25 tahun sebelum benteng Krujë jatuh setelah kematiannya.
1443–1815 · Luksemburg
Luksemburg berpindah ke tangan Burgundia, Spanyol, lalu Austria, dan bentengnya menjadi salah satu terkuat di Eropa.
1450–1800 · Zimbabwe
Setelah Great Zimbabwe ditinggalkan, Kerajaan Mutapa lalu Rozvi menguasai dataran tinggi dan berdagang dengan Portugis.
1453 · Turki
Mehmed II merebut kota dan menjadikannya pusat Ottoman, menandai akhir Bizantium.
1453–1821 · Yunani
Empat abad pemerintahan Ottoman membentuk komunitas millet, arsitektur, dan musik Yunani modern.
1455–1912 · Kosovo
Empat setengah abad pemerintahan Ottoman membentuk kota Prizren, Pristina, dan komunitas Muslim Albania.
1456–1580 · Cabo Verde
Pulau-pulau ditemukan pelaut Portugis dan menjadi pusat perdagangan Atlantik.
1463–1878 · Bosnia dan Herzegovina
Empat abad kekuasaan Ottoman membentuk kota Sarajevo dan Mostar, sistem millet, serta masyarakat Muslim Bosnia.
1464–1591 · Mali
Songhai memperluas kekuasaan dari Gao dan mengembangkan Timbuktu sebagai pusat ilmu.
1465–1847 · Kazakhstan
Kekhanan Kazakh terbentuk di bawah Kerei dan Janibek, membangun identitas politik dan budaya Kazakh.
1479–1912 · Albania
Albania menjadi bagian Kesultanan Ottoman selama lebih dari empat abad; banyak penduduk memeluk Islam dan kota-kota tumbuh dengan masjid serta pasar.
1480–1700 · Malawi
Kerajaan Maravi menguasai kawasan Danau Malawi dan menjadi asal nama Malawi serta Malaysia.
1492–1898 · Spanyol
Spanyol menguasai sebagian besar Amerika dan Filipina, dengan perak Potosí membiayai kekuasaan Habsburg.
1492–1697 · Republik Dominika
Columbus tiba pada 1492 dan Santo Domingo menjadi pusat administrasi Spanyol di Amerika, sebelum Prancis menguasai bagian barat pulau pada 1697.
1493–1975 · São Tomé dan Príncipe
Portugis membangun perkebunan kakao dan kopi dengan kerja paksa, membentuk struktur sosial kepulauan hingga kini.
1493–1815 · Dominika
Pulau menjadi rebutan Prancis dan Britania selama berabad-abad, sementara orang Kalinago mempertahankan wilayah timur dan bahasa mereka.
1496–1878 · Montenegro
Ottoman menguasai daratan, sementara Cetinje menjadi pusat uskup-pangeran yang memimpin perlawanan.
1498–1522 · Venezuela
Ekspedisi Columbus mencapai pesisir Venezuela pada 1498, diikuti penjelajahan dan kolonisasi pertama di Cumana.
1498–1917 · Trinidad dan Tobago
Trinidad berpindah dari Spanyol ke Britania pada 1797, lalu mendatangkan pekerja kontrak India antara 1845 dan 1917 yang mengubah komposisi penduduk.
1500 · Brasil
Pedro Álvares Cabral mencapai pesisir Brasil dan membuka era kolonisasi Portugis.
1500–1886 · Komoro
Pulau-pulau Komoro diperintah sultan-sultan yang kaya dari perdagangan rempah, budak, dan dukungan armada Eropa.
1500–1800 · Kenya
Portugis menguasai pesisir Kenya lalu diusir oleh Oman, yang memindahkan pusat kekuasaannya ke Zanzibar pada 1840.
1500–1890 · Rwanda
Kerajaan Rwanda memperluas wilayah melalui sistem patronase ubuhake dan sentralisasi kekuasaan di bawah raja (mwami).
1500–1850 · Angola
Pelabuhan Luanda dan Benguela menjadi pusat pengiriman budak ke Brasil, mengubah struktur sosial dataran tinggi Angola.
1500–1800 · Republik Afrika Tengah
Kelompok Banda, Baya, dan Ngbandi bermigrasi ke cekungan Ubangi dan membentuk jaringan perdagangan sungai.
1501–1736 · Iran
Safavid menetapkan Syiah Dua Belas Imam sebagai agama negara dan membangun Isfahan sebagai ibu kota megah.
1501–1736 · Azerbaijan
Safavid berpusat di Ardabil dan Tabriz serta menjadikan Syiah sebagai agama negara, membentuk lanskap keagamaan kawasan.
1505–1948 · Sri Lanka
Kekuatan Eropa menguasai pesisir dan dataran tinggi secara bergantian, mengubah ekonomi perkebunan dan administrasi pulau.
1505–1951 · Mozambik
Portugis menguasai pesisir setelah merebut Sofala dan membangun jaringan prazo serta perkebunan paksa.
1506–1626 · Vatikan
Basilika lama digantikan bangunan baru yang dirancang Bramante, Michelangelo, dan Maderno serta selesai pada 1626.
1507–1650 · Oman
Portugis merebut Muskat dan membangun benteng; perlawanan Oman berhasil mengusir mereka pada 1650.
1511–1898 · Kuba
Spanyol menjadikan Kuba pusat perkebunan tebu dan perdagangan budak, dengan Havana sebagai pelabuhan utama armada emas.
1516–1918 · Lebanon
Wilayah Lebanon diperintah Ottoman selama empat abad dengan otonomi lokal di Gunung Lebanon.
1516–1918 · Suriah
Suriah diperintah dari Istanbul selama empat abad dengan kota-kota dagang seperti Aleppo dan Damaskus.
1517–1648 · Jerman
Martin Luther menantang praktik gereja dan memicu perpecahan religius di Eropa.
1519–1648 · Swiss
Zwingli dan Calvin menjadikan Zurich serta Jenewa pusat Reformasi, dan kemerdekaan dari Kaisar diakui pada 1648.
1521 · Meksiko
Hernán Cortés dan sekutunya menaklukkan Tenochtitlan dan mendirikan Nueva España.
1523–1721 · Swedia
Gustav Vasa menyatukan Swedia dan keturunannya membangun kekaisaran di sekitar Laut Baltik.
1524–1821 · Guatemala
Pedro de Alvarado menaklukkan K'iche' pada 1524; Antigua menjadi pusat administrasi Spanyol hingga gempa 1773 memindahkan ibu kota.
1524–1821 · Honduras
Spanyol menguasai wilayah melalui kota Comayagua dan Tegucigalpa, menjadikan tambang perak sebagai dasar ekonomi kolonial.
1524–1821 · Nikaragua
Dua kota bersaing menjadi pusat kolonial: Granada sebagai pelabuhan pedagang dan León sebagai pusat gereja serta universitas.
1526–1857 · India
Dinasti Muslim yang membangun arsitektur ikonik dan mengintegrasikan ekonomi Asia Selatan.
1526–1857 · Pakistan
Mughal menyatukan sebagian besar Asia Selatan dan meninggalkan arsitektur, sastra, serta administrasi yang bertahan lama.
1526–1885 · Kepulauan Marshall
Pelaut Spanyol melihat atol ini pada 1526, lalu Kapten John Marshall dan Thomas Gilbert memetakannya pada 1788; kapal dagang dan misionaris menyusul pada abad ke-19.
1526–1800 · Papua Nugini
Pelaut Portugis dan Spanyol menyusuri pesisir dan memberi nama Nueva Guinea, tetapi pedalaman tetap hampir tak terjangkau selama berabad-abad.
1526–1699 · Hungaria
Kekalahan di Mohács 1526 membagi Hungaria menjadi wilayah kerajaan, Kesultanan Ottoman, dan Kepangeranan Transylvania.
1527–1918 · Kroasia
Kroasia berada di bawah Habsburg dan menghadapi perang perbatasan dengan Ottoman; Dubrovnik mempertahankan republiknya sendiri.
1529–1886 · Mikronesia
Pelaut Spanyol melihat Pohnpei pada 1529; kapal penangkap paus dan pedagang kemudian membawa penyakit serta perubahan sosial selama abad ke-19.
1529–1683 · Austria
Dua pengepungan Ottoman pada 1529 dan 1683 gagal merebut Wina; kekalahan kedua mengubah keseimbangan kekuatan di Eropa tengah.
1530–1798 · Malta
Ordo Ksatria Hospitaller memerintah Malta, membangun Valletta setelah Pengepungan Besar 1565, dan meninggalkan benteng serta rumah sakit.
1532–1542 · Peru
Francisco Pizarro menangkap Atahualpa di Cajamarca dan mendirikan kekuasaan kolonial dengan Viceroyalty of Peru sebagai pusatnya.
1534–1540 · Ekuador
Pasukan Spanyol menguasai wilayah Kitu setelah perlawanan Inka dan pribumi lokal berakhir.
1534–1707 · Britania Raya
Henry VIII memisahkan Gereja Inggris dan Acts of Union 1707 menyatukan Inggris dengan Skotlandia.
1536–1660 · Denmark
Reformasi 1536 menjadikan Lutheran sebagai gereja negara, dan 1660 membawa perubahan ke monarki absolut yang bertahan hingga 1848.
1537–1867 · Guinea-Bissau
Kerajaan Mandinka menguasai wilayah Guinea-Bissau dan Senegal selatan.
1537–1600 · Paraguay
Asunción menjadi pusat kolonisasi Spanyol di cekungan Río de la Plata dan titik awal misi Yesuit di wilayah Guaraní.
1540–1810 · Madagaskar
Kerajaan kecil di dataran tinggi tengah berkembang melalui pertanian sawah dan penyatuan politik di bawah Andrianampoinimerina.
1541 · Chili
Pedro de Valdivia mendirikan Santiago dan memulai kolonisasi Spanyol di lembah tengah.
1543–1885 · Palau
Palau terlihat pertama kali oleh pelaut Spanyol pada 1543; kapal Britania Antelope karam di laguna pada 1783 dan hubungan dagang dengan Inggris berlanjut puluhan tahun.
1545–1600 · Bolivia
Penemuan perak di Cerro Rico menjadikan Potosí salah satu kota terkaya dunia kolonial dan mendorong kerja paksa mita.
1551–1911 · Libya
Tripoli menjadi pusat kekuasaan Ottoman dan dinasti Karamanli selama tiga abad.
1558–1573 · Maldives
Muhammad Thakurufaanu memimpin perlawanan yang mengusir Portugis dari Malé dan mendirikan dinasti Utheemu.
1561–1721 · Latvia
Setelah Ordo bubar, wilayah Latvia terbagi antara Polandia-Lituania dan Swedia hingga direbut Rusia pada 1721.
1565–1898 · Filipina
Spanyol menguasai Filipina selama lebih dari tiga abad dan membentuk agama, bahasa, serta institusi kolonial.
1568–1893 · Kepulauan Solomon
Álvaro de Mendaña menamai kepulauan ini pada 1568; selama tiga abad berikutnya hanya sedikit kapal Eropa yang singgah sebelum misionaris dan pedagang menetap.
1568–1863 · Tuvalu
Álvaro de Mendaña melihat kepulauan ini pada 1568, lalu pada 1863 perompak tenaga kerja dari Peru menculik ratusan penduduk Nukulaelae dan Funafuti.
1569–1795 · Lituania
Uni Lublin membentuk persemakmuran yang menjadi salah satu negara terbesar Eropa sebelum dibagi pada 1795.
1569–1795 · Polandia
Uni Lublin membentuk persemakmuran terbesar di Eropa dengan raja terpilih dan kebebasan bangsawan sebelum dibagi tiga kali.
1571–1878 · Siprus
Ottoman menguasai Siprus selama tiga abad dan menetapnya komunitas Turki di pulau.
1576–1757 · Bangladesh
Mughal menguasai Benggala dan menjadikan Dhaka pusat perdagangan muslin serta administrasi.
1580–1640 · Portugal
Portugal berada di bawah mahkota Spanyol selama enam puluh tahun hingga restorasi 1640.
1592–1598 · Korea Selatan
Invasi Jepang dipukul mundur dengan bantuan armada Laksamana Yi Sun-sin dan milisi lokal, tetapi meninggalkan kehancuran besar.
1598–1710 · Mauritius
Belanda memakai Mauritius sebagai persinggahan dan menebang hutan hingga dodo dan banyak spesies endemik punah.
1600–1894 · Benin
Kerajaan kuat di Benin selatan dengan pasukan Agojie dan jaringan perdagangan Atlantik.
1600–1890 · Zambia
Kerajaan Lozi di dataran banjir Zambeze dan jaringan Lunda menguasai perdagangan tembaga serta gading.
1600–1900 · Gabon
Kelompok Fang bergerak dari utara ke hutan Gabon dan membawa tradisi lisan mvett serta patung relikui byeri.
1600–1797 · San Marino
Statuta tahun 1600 menetapkan lembaga republik dan kapten wali kota yang masih berlaku hingga kini.
1602–1799 · Indonesia
Perusahaan dagang Belanda memonopoli rempah dan membangun kekuasaan kolonial di Jawa.
1602–1702 · Belanda
VOC dan perdagangan laut menjadikan Republik Belanda kekuatan dunia dengan lukisan Rembrandt dan Vermeer.
1603–1868 · Jepang
Keshogunan Tokugawa menciptakan stabilitas politik, urbanisasi, dan budaya kota yang dinamis.
1606–1770 · Australia
Pelaut Belanda dan Britania memetakan sebagian pesisir sebelum kolonisasi.
1606–1892 · Kiribati
Pelaut Spanyol melihat kepulauan ini pada 1606, lalu kapal Britania menamai gugus utama menurut Kapten Thomas Gilbert pada 1788; perdagangan kopra dan perburuan paus berlanjut sepanjang abad ke-19.
1606–1870 · Vanuatu
Pedro Fernández de Quirós mendarat di Espiritu Santo pada 1606 dan mengira menemukan benua selatan; kontak berikutnya baru terjadi berabad-abad kemudian.
1607–1801 · Irlandia
Undang-undang diskriminatif terhadap Katolik dan penanaman Ulster mengubah demografi, lalu Act of Union 1801 menghapus parlemen Dublin.
1608–1763 · Kanada
Samuel de Champlain mendirikan pos dagang di Quebec; koloni New France tumbuh dengan ekonomi bulu dan misi Katolik.
1611–1721 · Swedia
Perang Tiga Puluh Tahun dan reformasi militer menjadikan Swedia kekuatan utama Eropa utara hingga kalah di Poltava.
1613–1917 · Rusia
Romanov memerintah Rusia selama tiga abad dan memperluas kekaisaran hingga Asia Tengah serta Pasifik.
1616–1651 · Bhutan
Zhabdrung menyatukan lembah-lembah Bhutan, membangun dzong, dan menetapkan sistem dual governance spiritual dan sekuler.
1616–1814 · Guyana
Pedagang Belanda mendirikan pos dagang dan perkebunan tebu di sungai Essequibo, Demerara, dan Berbice.
1616–1826 · Tonga
Pelayar Belanda Willem Schouten dan Jacob Le Maire singgah pada 1616, lalu Abel Tasman pada 1643 dan James Cook pada 1770-an membuka jalan bagi misionaris serta pedagang.
1623–1834 · Saint Kitts dan Nevis
Saint Kitts menjadi koloni Inggris pertama di Karibia pada 1623 dan pusat ekspansi ke Nevis serta pulau sekitar, dengan ekonomi tebu dan budak.
1627–1834 · Barbados
Barbados menjadi koloni Inggris pada 1627 dan mengembangkan perkebunan tebu dengan tenaga budak Afrika, menjadikannya salah satu koloni terkaya di Karibia.
1632–1834 · Antigua dan Barbuda
Pemukim Inggris mendirikan perkebunan tebu dengan tenaga budak Afrika; English Harbour menjadi pangkalan angkatan laut Britania.
1638–1862 · Belize
Penebang kayu Inggris menetap di pesisir dan mengeksploitasi kayu mahoni; pada 1862 wilayah ini resmi menjadi koloni mahkota Honduras Britania.
1642–1769 · Selandia Baru
Abel Tasman mencapai pesisir barat pada 1642 tanpa mendarat, sedangkan James Cook bertemu penduduk tempatan pada 1769 dan memetakan kedua pulau.
1643–1854 · Fiji
Abel Tasman melihat Vanua Levu pada 1643, disusul penjelajah dan misionaris; persaingan marga memuncak dan kekuasaan Cakobau meluas.
1648–1775 · Ukraina
Pemberontakan Khmelnytsky membentuk Hetmanat dan Sich Zaporizhzhia sebelum dibubarkan Katerina II.
1648–1834 · Bahama
Pemukim Inggris dari Bermuda mendirikan koloni pada 1648, disusul Loyalis Amerika dan perkebunan kapas dengan tenaga budak hingga emansipasi 1834.
1650–1816 · Suriname
Pemukiman Eropa bergantian dikuasai Inggris dan Belanda; pada 1667 Suriname diserahkan kepada Belanda melalui Perjanjian Breda.
1650–1974 · Grenada
Prancis dan Britania bergantian menguasai Grenada, dan pada abad ke-19 pulau menjadi produsen pala utama dunia setelah tanaman dibawa dari Maluku.
1652–1910 · Afrika Selatan
VOC mendirikan pos di Cape pada 1652; konflik tanah dan perang dengan kerajaan Xhosa serta Zulu berlangsung berabad-abad.
1655–1834 · Jamaika
Inggris merebut Jamaika pada 1655 dan menjadikannya pusat produksi gula dengan tenaga budak Afrika; Maroon melarikan diri ke pegunungan dan membentuk komunitas merdeka.
1660–1814 · Saint Lucia
Saint Lucia berpindah tangan 14 kali antara Prancis dan Britania, meninggalkan warisan bahasa Kwéyòl serta hukum campuran.
1670–1900 · Ghana
Kekaisaran berbasis emas dan perdagangan yang berperang melawan kekuatan Eropa.
1677–1960 · Senegal
Saint-Louis dan Gorée menjadi pusat administrasi Prancis di Afrika Barat.
1680–1903 · Burundi
Dinasti Ganwa menguasai wilayah Burundi dengan sistem patronase dan penguasa bergilir antara dua garis keturunan yang bersaing.
1691–1911 · Mongolia
Mongolia luar berada di bawah kendali Qing setelah pertemuan Dolon Nor, dengan pengaruh Buddha Tibet yang kuat.
1697–1791 · Haiti
Prancis menjadikan bagian barat Hispaniola koloni gula dan kopi terkaya di Karibia dengan ratusan ribu budak Afrika.
1702–1975 · Timor-Leste
Portugal menguasai Timor Timur selama berabad-abad, meninggalkan pengaruh bahasa dan agama Katolik.
1705–1957 · Tunisia
Bey Tunis yang memerintah Tunisia hingga berdirinya republik pada 1957.
1719–1806 · Liechtenstein
Keluarga Liechtenstein membeli wilayah Schellenberg dan Vaduz, yang digabung menjadi kepangeranan kekaisaran pada 1719.
1722–1850 · Samoa
Jacob Roggeveen melihat kepulauan ini pada 1722; pada 1830 misionaris John Williams dari London Missionary Society mendarat dan kemudian sebagian besar penduduk masuk Kristen.
1725–1898 · Guinea
Pergerakan reformis mendirikan negara Islam di dataran tinggi Guinea.
1731–1936 · Kazakhstan
Khan Ablai menerima perlindungan Rusia; pada abad ke-19 wilayah Kazakhstan sepenuhnya dikuasai dan menjadi republik Soviet pada 1936.
1735–1810 · Mauritius
Prancis mengembangkan Port Louis sebagai pangkalan angkatan laut dan galangan kapal yang melayani rute India.
1744 · Arab Saudi
Muhammad bin Saud dan Muhammad ibn Abd al-Wahhab bersepakat mendirikan entitas politik di Diriyah yang menjadi cikal bakal negara Saudi.
1747–1823 · Afghanistan
Ahmad Shah Durrani menyatukan wilayah Pashtun dan membangun kekaisaran yang berpusat di Kandahar lalu Kabul.
1749 · Oman
Ahmed bin Said menyatukan Oman dan mendirikan dinasti yang berkuasa hingga kini, dengan kekuatan maritim hingga Zanzibar.
1750–1889 · Eswatini
Ngwane III dan Sobhuza I menyatukan klan Nguni di lembah Ezulwini menjadi kerajaan Swazi.
1752–1885 · Myanmar
Konbaung menyatukan Myanmar dan memperluas wilayah sebelum ditaklukkan Britania pada 1885.
1756 · Kuwait
Keluarga Al-Sabah dipilih memimpin Kuwait dan membangun kota pelabuhan yang menjadi pusat perdagangan laut Teluk.
1760–1840 · Britania Raya
Mesin uap, kapas, dan rel kereta mengubah Inggris menjadi bengkel dunia dan pusat urbanisasi pertama.
1761 · Uni Emirat Arab
Suku Bani Yas menemukan air tawar di Pulau Abu Dhabi dan mendirikan permukiman yang menjadi cikal bakal kota Abu Dhabi.
1762–1878 · Bulgaria
Para penulis dan biarawan seperti Paisius dan Botev membangun kesadaran nasional melalui buku, sekolah, dan gerakan revolusioner.
1763 · Kanada
Prancis menyerahkan Kanada kepada Britania setelah Perang Tujuh Tahun; sistem hukum dan gereja Katolik tetap diakui.
1766 · Qatar
Keluarga Al Khalifa dari Kuwait menetap di Zubarah dan mengembangkan kota pelabuhan serta perdagangan mutiara di pesisir barat.
1768–1769 · Nepal
Prithvi Narayan Shah menaklukkan Lembah Kathmandu dan menyatukan wilayah yang menjadi dasar negara Nepal modern.
1770–1814 · Seychelles
Prancis mengirim pemukim bersama budak dari Afrika dan menjadikan Mahe pusat perkebunan rempah serta kopra.
1776 · Amerika Serikat
Tiga belas koloni menyatakan kemerdekaan dari Britania, menjadi dasar negara Amerika Serikat.
1778–1968 · Guinea Ekuatorial
Spanyol menguasai pulau Fernando Pó dan Rio Muni selama hampir dua abad, dengan ekonomi perkebunan kakao.
1779–1797 · Saint Vincent dan Grenadine
Perlawanan orang Karib dipimpin Joseph Chatoyer berakhir dengan kekalahan Britania pada 1796 dan pengasingan sekitar 5.000 Garifuna ke Roatán pada 1797.
1783 · Bahrain
Keluarga Al Khalifa dari Bani Utbah merebut Bahrain dari penguasa Persia dan menjadikannya basis kekuasaan yang bertahan hingga kini.
1787–1789 · Amerika Serikat
Konstitusi federal disusun di Philadelphia dan diratifikasi, disusul sepuluh amandemen hak dasar.
1787–1961 · Sierra Leone
Freetown didirikan sebagai permukiman budak yang dibebaskan dan menjadi koloni Britania.
1788–1868 · Australia
Pemukiman Britania di Sydney dimulai, diikuti pemindahan paksa dan dampak besar bagi masyarakat adat.
1789–1815 · Prancis
Revolusi 1789 menghapus monarki absolut, disusul kekaisaran Napoleon yang menyebarkan kode hukum ke seluruh Eropa.
1791–1804 · Haiti
Pemberontakan budak 1791 yang dipimpin Toussaint Louverture dan Dessalines berujung pada kemerdekaan 1 Januari 1804, negara merdeka pertama yang dipimpin orang Afrika di Amerika.
1795–1917 · Belarus
Pembagian Polandia menyerahkan wilayah Belarus kepada Kekaisaran Rusia, disusul larangan bahasa Belarus dan pemberontakan 1830 serta 1863.
1795–1918 · Lituania
Larangan aksara Latin 1864–1904 memicu penyelundupan buku dan kebangkitan nasional.
1795–1918 · Polandia
Rusia, Prusia, dan Austria membagi Polandia pada 1772–1795; negara hilang dari peta selama 123 tahun.
1795–1834 · Saint Lucia
Pemberontakan 1795 yang dipimpin Victor Hugues dan pasukan budak berhasil menggulingkan kekuasaan Inggris sementara, sebelum perbudakan dihapus pada 1834.
1797–1815 · San Marino
Napoleon mengakui kedaulatan San Marino dan menawarkan perluasan wilayah yang ditolak untuk menjaga netralitas.
1800–1964 · Malta
Malta menjadi pangkalan angkatan laut Britania, mengalami pengeboman berat selama Perang Dunia II, dan memperoleh kemerdekaan pada 1964.
1801 · Georgia
Rusia membubarkan kerajaan Kartli-Kakheti dan menjadikan Georgia bagian dari kekaisaran.
1804–1878 · Serbia
Pemberontakan 1804 dan 1815 membentuk kepangeranan otonom, dan kemerdekaan diakui pada 1878.
1806–1866 · Liechtenstein
Liechtenstein memperoleh kedaulatan pada 1806 dan bergabung dengan Konfederasi Jerman hingga 1866.
1809–1917 · Finlandia
Setelah Perang Finlandia, wilayah ini menjadi kadipaten agung di bawah Rusia dengan parlemen sendiri dan mata uang terpisah.
1810–1861 · Madagaskar
Radama I memperluas kekuasaan Imerina hampir ke seluruh pulau dan membuka hubungan diplomatik serta misi dengan Britania.
1810 · Argentina
Pemerintahan kolonial digantikan junta lokal di Buenos Aires dan memulai proses kemerdekaan.
1810 · Kolombia
Dewan pemerintahan dibentuk di Bogotá pada 20 Juli dan memulai perjuangan kemerdekaan.
1811 · Paraguay
Setelah revolusi Mei, Paraguay menyatakan kemerdekaan dari Spanyol dan Buenos Aires pada 14 Mei.
1811–1820 · Uruguay
José Gervasio Artigas memimpin revolusi di Banda Oriental melawan Spanyol dan kemudian melawan Portugal serta Brasil.
1811–1823 · Venezuela
Kongres 1811 menyatakan kemerdekaan; perang panjang dipimpin Simón Bolívar berakhir dengan kemenangan di Carabobo dan Maracaibo.
1812–1918 · Moldova
Perjanjian Bucharest 1812 menyerahkan Bessarabia kepada Rusia, memisahkannya dari Moldavia selama lebih dari satu abad.
1813 · Azerbaijan
Setelah perang Rusia–Persia, khanat di Azerbaijan utara diserahkan kepada Rusia.
1814–1976 · Seychelles
Setelah Traktat Paris, Seychelles menjadi koloni Britania yang dipisahkan dari Mauritius pada 1903.
1814–1905 · Norwegia
Konstitusi 1814 disusul pembubaran uni dengan Swedia pada 1905 dan pemilihan raja Haakon VII.
1815–1848 · Swiss
Kongres Wina mengakui netralitas permanen dan konstitusi 1848 membentuk negara federal modern.
1815–1871 · Italia
Gerakan penyatuan di bawah Cavour dan Garibaldi melahirkan Kerajaan Italia pada 1861.
1815–1890 · Luksemburg
Kongres Wina 1815 menjadikan Luksemburg kadipaten agung, dan netralitasnya dijamin hingga krisis 1867.
1815–1848 · Belanda
Kongres Wina membentuk Kerajaan Belanda pada 1815, dan konstitusi 1848 menetapkan demokrasi parlementer.
1816–1965 · Gambia
Banjul menjadi pos dagang Britania dan pusat pemerintahan kolonial Gambia.
1816 · Argentina
Kongres Tucumán memproklamasikan kemerdekaan dari Spanyol pada 9 Juli.
1818 · Chili
Bernardo O'Higgins memproklamasikan kemerdekaan setelah pasukan Andes mengalahkan royalis di Chacabuco dan Maipú.
1819–1824 · Singapura
Stamford Raffles mendirikan pos dagang Britania di Singapura, yang berkembang menjadi pelabuhan bebas dan pusat perdagangan regional.
1819–1830 · Kolombia
Kemenangan Simón Bolívar di Boyacá melahirkan Gran Colombia yang mencakup Kolombia, Venezuela, Ekuador, dan Panama hingga bubar 1830.
1820 · Bahrain
Penguasa Bahrain menandatangani perjanjian maritim dengan Britania yang melarang perdagangan budak dan mengatur hubungan luar negeri.
1820–1870 · Lesotho
Moshoeshoe I menyatukan klan di benteng Thaba Bosiu dan mempertahankan wilayah dari serangan Boer serta Zulu.
1821 · Meksiko
Meksiko merdeka dari Spanyol setelah perang kemerdekaan yang panjang.
1821–1847 · Liberia
Kolonisasi Society mengantar pada proklamasi kemerdekaan 1847.
1821–1824 · Peru
José de San Martín memproklamasikan kemerdekaan di Lima pada 1821; pertempuran Ayacucho 1824 memastikan kemerdekaan.
1821–1981 · Yunani
Perang kemerdekaan 1821 disusul pembentukan kerajaan, perang Balkan, pendudukan Poros, perang saudara, dan keanggotaan Uni Eropa pada 1981.
1821–1949 · Kosta Rika
Kosta Rika merdeka dari Spanyol pada 1821, lalu melalui perang saudara 1948 yang berujung pada penghapusan tentara dan konstitusi 1949.
1822 · Brasil
Dom Pedro I memproklamasikan kemerdekaan dari Portugal dan mendirikan Kekaisaran Brasil.
1822–1830 · Ekuador
Kemenangan Sucre di Pichincha menyatukan wilayah dengan Gran Colombia, lalu Ekuador berdiri sendiri pada 1830.
1825 · Bolivia
Kongres Chuquisaca memproklamasikan kemerdekaan pada 6 Agustus dan menamai negara dari Simón Bolívar.
1825–1830 · Uruguay
Setelah Perang Cisplatina, Uruguay merdeka pada 1825 dan memberlakukan konstitusi pertama pada 1830.
1826–1957 · Malaysia
Britania menggabungkan Negeri-Negeri Selat dan memperluas pengaruh di Semenanjung serta Borneo utara hingga kemerdekaan.
1826–1875 · Tonga
Taufa'āhau memenangi perang melawan faksi tradisional, memeluk Kristen, menyatukan kepulauan sebagai Raja George Tupou I, dan memberlakukan konstitusi 1875.
1830–1900 · Venezuela
Venezuela memisahkan diri dari Gran Colombia dan menjalani abad ke-19 dengan perang saudara panjang antar faksi politik.
1830–1839 · Belgia
Revolusi September 1830 memisahkan Belgia dari Kerajaan Belanda dan melahirkan monarki konstitusional dengan konstitusi 1831.
1831–1938 · Jamaika
Pemberontakan 1831 mempercepat penghapusan perbudakan pada 1834, disusul kerusuhan buruh 1938 yang melahirkan partai politik modern.
1833 · Uni Emirat Arab
Keluarga Al Maktoum memimpin sekitar 800 orang dari Bani Yas ke Dubai dan mengembangkan pelabuhan serta pasar yang bebas pajak.
1834–1920 · Mauritius
Setelah abolisi perbudakan, lebih dari setengah juta buruh dari India didatangkan melalui Aapravasi Ghat dan mengubah demografi pulau.
1834–1951 · Antigua dan Barbuda
Perbudakan dihapus pada 1834, disusul perjuangan buruh yang melahirkan serikat dan partai politik pada 1940-an.
1834–1937 · Barbados
Perbudakan dihapus pada 1834, tetapi kondisi buruh tetap buruk hingga kerusuhan 1937 memicu gerakan serikat dan politik baru.
1834–1951 · Saint Vincent dan Grenadine
Perbudakan dihapus pada 1834, lalu ekonomi beralih ke perkebunan tebu, arrowroot, dan pisang dengan tenaga kerja berupah.
1838–1917 · Guyana
Setelah perbudakan dihapuskan, sekitar 240.000 pekerja kontrak dari India, Tiongkok, dan Jawa didatangkan ke perkebunan.
1839–1842 · Tiongkok
Konflik dengan Britania membuka pelabuhan Tiongkok dan menjadi awal periode ketidakstabilan serta intervensi asing.
1839–1919 · Afghanistan
Tiga perang dengan Britania berakhir dengan pengakuan kemerdekaan penuh Afghanistan pada 1919.
1839–1967 · Yaman
Britania menduduki Aden sebagai pelabuhan batu bara dan basis maritim di jalur Laut Merah.
1840–1890 · Tanzania
Sultan Said bin Sultan memindahkan ibu kotanya ke Zanzibar dan menjadikan pulau pusat perdagangan cengkih serta budak.
1840–1860 · Selandia Baru
Perjanjian 1840 disepakati antara mahkota Inggris dan lebih dari 500 pemimpin Māori, disusul kolonisasi terorganisir dan penetapan pemerintahan kolonial.
1844–1930 · Republik Dominika
Juan Pablo Duarte memimpin kemerdekaan dari Haiti pada 1844, disusul puluhan tahun perang saudara dan intervensi asing.
1846–1951 · Nepal
Jung Bahadur Rana merebut kekuasaan dan menjadikan jabatan perdana menteri turun-temurun, sementara raja menjadi simbol.
1849–1901 · Denmark
Konstitusi 1849 mengakhiri absolutisme, dan sistem parlementer berlaku penuh sejak 1901.
1850–1930 · Andorra
Setelah pajak Prancis dan Spanyol naik, penduduk hidup dari menyelundupkan tembakau, gula, dan kain melalui jalur gunung.
1850–1914 · Swedia
Besi, kayu, dan kereta api membangun industri, sementara lebih dari satu juta orang beremigrasi ke Amerika.
1850–1918 · Latvia
Gerakan pemuda Latvia mengumpulkan daina, mendirikan sekolah berbahasa Latvia, dan menggelar festival nyanyian pertama pada 1873.
1853–1880 · Argentina
Konstitusi 1853 dan kampanye militer terhadap masyarakat pribumi membentuk negara modern dengan ekonomi ekspor daging dan gandum.
1857–1918 · Estonia
Penerbitan Kalevipoeg, sekolah berbahasa Estonia, dan festival nyanyian membangun identitas nasional yang memuncak pada deklarasi kemerdekaan 1918.
1858–1954 · Vietnam
Prancis menguasai Vietnam secara bertahap dan membentuk Indochina Prancis; perang kemerdekaan berakhir dengan pembagian 1954.
1858–1947 · Britania Raya
Kekaisaran Britania mencapai wilayah terluas, lalu India dan Pakistan merdeka pada 1947.
1859–1918 · Rumania
Walachia dan Moldavia bersatu pada 1859, kemerdekaan diakui 1878, dan Transylvania bergabung pada 1918.
1860–1872 · Selandia Baru
Perselisihan tanah di Pulau Utara melahirkan serangkaian perang antara pasukan kolonial dan gerakan Kīngitanga; setelah itu banyak tanah Māori dirampas.
1860–1906 · Vanuatu
Puluhan ribu penduduk diculik atau direkrut untuk perkebunan tebu dan kopi di Queensland serta Fiji, lalu diganti aturan kondominium 1906.
1861–1865 · Amerika Serikat
Konflik antara Uni dan Konfederasi yang berakhir dengan penghapusan perbudakan dan rekonstruksi.
1861–1911 · Monako
Perjanjian 1861 menjamin kedaulatan Monako, dan kasino Monte-Carlo membuka pada 1863 sebagai sumber pendapatan utama.
1862–1944 · San Marino
Perjanjian persahabatan 1862 dan 1939 mengatur hubungan dengan Italia; San Marino tetap netral selama perang dunia dan menerima pengungsi.
1863–1953 · Kamboja
Prancis menjadikan Kamboja protektorat dan menguasai wilayah hingga kemerdekaan pada 1953.
1863–1873 · Suriname
Belanda menghapuskan perbudakan pada 1863, tetapi banyak bekas budak tetap terikat kerja wajib selama sepuluh tahun transisi.
1864–1870 · Paraguay
Paraguay berperang melawan Brasil, Argentina, dan Uruguay; perang ini menewaskan lebih dari separuh penduduk dan menghancurkan ekonomi.
1867–1924 · Uzbekistan
Rusia membentuk Gubernur Jenderal Turkestan dan menguasai perdagangan kapas; Uzbekistan menjadi republik Soviet pada 1924.
1867–1918 · Austria
Kompromi 1867 melahirkan monarki ganda yang menjadi pusat industri, musik, dan sains hingga bubar setelah Perang Dunia I.
1867–1918 · Hungaria
Kompromi 1867 menjadikan Budapest ibu kota bersama Wina dan memicu pembangunan parlemen serta jaringan kereta.
1867 · Kanada
Undang-Undang Amerika Utara Britania menyatukan Ontario, Quebec, Nova Scotia, dan New Brunswick menjadi dominion federal.
1868–1912 · Jepang
Jepang melakukan modernisasi cepat dan membangun negara industri serta militer modern.
1868 · Qatar
Sheikh Mohammed bin Thani menandatangani perjanjian yang mengakui Qatar sebagai entitas politik terpisah dan mengakhiri sengketa dengan Bahrain.
1868–1929 · Tajikistan
Emirat Bukhara dan khanat Kokand kehilangan wilayah utara; Tajikistan menjadi republik Soviet pada 1929.
1868–1966 · Lesotho
Lesotho menjadi protektorat Inggris pada 1868 setelah meminta perlindungan dari perluasan Boer.
1868–1902 · Kuba
Perang Sepuluh Tahun dan perang 1895 yang dipimpin José Martí berujung pada intervensi Amerika Serikat dan kemerdekaan formal 1902.
1869 · Mesir
Terusan menghubungkan Mediterania dan Laut Merah, mengubah perdagangan dunia.
1870–1929 · Vatikan
Setelah Italia merebut Roma pada 1870, Paus menolak mengakui kerajaan Italia hingga Perjanjian Lateran 1929 menyelesaikan sengketa.
1870–1958 · Prancis
Republik Ketiga membangun sekolah sekuler dan kekaisaran kolonial; setelah dua perang dunia, Republik Kelima berdiri pada 1958.
1871 · Jerman
Kekaisaran Jerman diproklamasikan di Versailles setelah perang dengan Prancis.
1873–1939 · Suriname
Ribuan pekerja dari India Britania, Jawa, dan Tiongkok didatangkan ke perkebunan, membentuk masyarakat multi-etnis Suriname.
1874 · Fiji
Seru Epenisa Cakobau dan para kepala menandatangani Deed of Cession di Levuka, menjadikan Fiji koloni Britania.
1874–1944 · Islandia
Konstitusi 1874 dan gerakan nasional Jón Sigurðsson membuka jalan kemerdekaan penuh pada 17 Juni 1944.
1876–1936 · Kyrgyzstan
Kekhanan Kokand ditaklukkan Rusia pada 1876; wilayah menjadi republik Soviet pada 1936.
1878–1960 · Siprus
Britania mengambil alih administrasi Siprus dan menjadikannya koloni mahkota pada 1925.
1878–1946 · Bulgaria
Perang Rusia-Turki 1877–1878 membuka jalan kemerdekaan; Bulgaria menjadi kerajaan hingga monarki dihapus pada 1946.
1878–1918 · Bosnia dan Herzegovina
Bosnia diduduki dan dicaplok Austro-Hungaria, membangun jalur kereta serta institusi modern, dan berakhir setelah pembunuhan Franz Ferdinand di Sarajevo pada 1914.
1878–1918 · Montenegro
Kongres Berlin 1878 mengakui kemerdekaan Montenegro, yang menjadi kerajaan pada 1910 sebelum bergabung dengan Yugoslavia 1918.
1879–1884 · Bolivia
Bolivia kehilangan provinsi pesisir Antofagasta kepada Chile dan sejak itu menjadi negara tanpa laut.
1879–1884 · Chili
Chili menguasai wilayah nitrat Antofagasta dan Tarapacá, memicu sengketa batas laut dengan Bolivia dan Peru.
1879–1884 · Peru
Peru kehilangan provinsi Tarapacá dan Arica kepada Chile; wilayah Arica baru dikembalikan sebagian melalui perjanjian 1929.
1879–1916 · Fiji
Sekitar 60.000 pekerja kontrak dari India dibawa untuk menanam tebu, membentuk komunitas Indo-Fijian yang mengubah wajah negara.
1880–1960 · Republik Kongo
Brazzaville menjadi ibu kota Afrika Ekuatorial Prancis dan pusat administrasi kolonial di kawasan.
1881–1924 · Turkmenistan
Rusia mengalahkan pasukan Turkmen di Geok Tepe pada 1881 dan menguasai wilayah hingga era Soviet.
1881–1899 · Sudan
Pemberontakan Muhammad Ahmad menggulingkan pemerintahan Turki-Mesir dan menghadapi Britania.
1883–1927 · Senegal
Syekh Amadou Bamba mengembangkan gerakan Muridiyah yang membentuk sosial-ekonomi Senegal.
1883–1977 · Jibuti
Prancis membangun pelabuhan dan jalur kereta menuju Addis Ababa, menjadikan Kota Jibuti simpul perdagangan Ethiopia.
1884–1960 · Togo
Togo di bawah kekuasaan Jerman lalu dipercayakan ke Prancis sebelum merdeka pada 1960.
1884–1960 · Kamerun
Kamerun menjadi koloni Jerman pada 1884, dibagi setelah Perang Dunia I, dan diperintah Prancis serta Inggris sebagai wilayah mandat.
1884–1990 · Namibia
Namibia menjadi koloni Jerman lalu diperintah Afrika Selatan di bawah mandat yang ditentang PBB.
1884–1949 · Papua Nugini
Kaiser-Wilhelmsland dan Nugini Britania dibagi pada 1884; setelah Perang Dunia I Australia mengelola wilayah melalui mandat dan perwalian PBB.
1885–1919 · Tanzania
Jerman menguasai Tanganyika dan menghadapi pemberontakan Maji Maji 1905–1907 yang menewaskan ratusan ribu orang.
1885–1966 · Botswana
Tiga kepala suku Tswana meminta perlindungan Inggris, membentuk protektorat yang bertahan hingga 1966.
1885–1908 · Republik Demokratik Kongo
Wilayah ini menjadi milik pribadi Raja Leopold II dan dikenal karena eksploitasi karet yang brutal.
1885–1960 · Gabon
Gabon menjadi bagian Afrika Ekuatorial Prancis; Libreville berkembang sebagai pelabuhan kayu dan karet.
1885 · Kanada
Canadian Pacific Railway menghubungkan pesisir timur dan barat, mempercepat ekspansi pemukiman sekaligus memperdalam dampak pada masyarakat adat.
1886–1948 · Myanmar
Myanmar menjadi bagian India Britania dan kemudian koloni terpisah sebelum kemerdekaan pada 1948.
1886–1975 · Komoro
Prancis menempatkan Komoro sebagai protektorat lalu jajahan, memindahkan pusat administrasi ke Dzaoudzi dan mempertahankan Mayotte.
1886–1945 · Mikronesia
Spanyol menguasai Karolina hingga 1899, Jerman menggantikannya, lalu Jepang memegang mandat Liga Bangsa-Bangsa sejak 1920.
1886–1914 · Kepulauan Marshall
Jerman menetapkan protektorat pada 1886 dan mengembangkan perdagangan kopra dari Jaluit sebagai pusat administrasi.
1887–1965 · Maldives
Maldives menjadi protektorat Britania dengan otonomi dalam negeri, sementara kebijakan luar negeri diatur London.
1888–1984 · Brunei
Brunei menjadi protektorat Britania pada 1888 dan mencapai kemerdekaan penuh pada 1984.
1888–1906 · Nauru
Jerman mencaplok Nauru pada 1888 dan penambangan fosfat dimulai pada 1906 setelah cadangan ditemukan di dataran tengah.
1889 · Brasil
Monarki digulingkan dan Brasil menjadi republik federal.
1889–1960 · Somalia
Italia menguasai Somalia selatan sementara Britania memerintah Somaliland utara, memecah wilayah klan Somali.
1890–1916 · Burundi
Burundi masuk wilayah Afrika Timur Jerman setelah Konferensi Berlin, memulai sistem administrasi kolonial dan pajak kepala.
1890–1941 · Eritrea
Italia menyatukan wilayah pesisir dan dataran tinggi menjadi koloni Eritrea dan membangun Asmara sebagai kota modernis.
1890–1953 · Zambia
British South Africa Company lalu pemerintah kolonial mengembangkan tambang Copperbelt dan jalur kereta menuju pelabuhan.
1890–1965 · Zimbabwe
Perusahaan British South Africa dan pemukim Eropa merampas tanah terbaik, memicu perlawanan 1896–1897 yang dipimpin roh Mwari.
1891–1953 · Malawi
Britania membentuk Protektorat Nyasaland dan memperkenalkan perkebunan teh serta tembakau.
1892 · Uni Emirat Arab
Para penguasa Trucial States menandatangani perjanjian yang menyerahkan hubungan luar negeri dan pertahanan kepada Britania, sementara urusan dalam negeri tetap otonom.
1892–1941 · Kiribati
Britania menetapkan protektorat pada 1892, menggabungkannya dengan Ellice Islands pada 1916, dan menambang fosfat Banaba hingga habis pada 1979.
1892–1941 · Tuvalu
Britania menetapkan protektorat pada 1892 dan menggabungkan Ellice Islands dengan Gilbert Islands pada 1916 sebagai satu koloni.
1893–1953 · Laos
Prancis menguasai Laos pada 1893; kemerdekaan penuh dicapai pada 1953 setelah perang Indochina.
1893–1960 · Pantai Gading
Prancis menguasai wilayah dan mengembangkan perkebunan kakao serta kopi.
1893 · Selandia Baru
Selandia Baru menjadi negara pertama yang memberi perempuan hak memilih setelah petisi pimpinan Kate Sheppard.
1893–1942 · Kepulauan Solomon
Britania menetapkan protektorat pada 1893 dan meluaskannya pada 1899 setelah pulau-pulau utara diserahkan Jerman; ibu kota pindah ke Tulagi.
1894–1960 · Benin
Wilayah Dahomey menjadi bagian Afrika Barat Prancis hingga kemerdekaan 1960.
1894–1962 · Uganda
Britania memakai struktur kerajaan Buganda untuk mengelola protektorat dan memperkenalkan tanaman komersial seperti kapas dan kopi.
1894–1960 · Republik Afrika Tengah
Prancis menggabungkan wilayah Ubangi-Shari ke Afrika Ekuatorial Prancis dan mengeksploitasi karet serta kapas.
1895–1952 · Kenya
Britania membangun jalur kereta Uganda dan mendorong pemukiman orang Eropa, memicu sengketa tanah dengan komunitas setempat.
1896–1898 · Filipina
Gerakan Katipunan dan tokoh nasionalis memberontak terhadap Spanyol dan mendeklarasikan kemerdekaan pada 1898.
1896 · Ethiopia
Pasukan Ethiopia mengalahkan tentara Italia pada 1896, mempertahankan kemerdekaan negara dan menginspirasi gerakan pan-Afrika.
1896–1960 · Madagaskar
Prancis menghapus monarki Merina pada 1896, membangun infrastruktur, dan menghadapi pemberontakan menalamba.
1899 · Kuwait
Sheikh Mubarak menandatangani perjanjian protektorat dengan Britania untuk menahan tekanan Ottoman dan kekuatan regional.
1899–1959 · Rwanda
Administrasi kolonial mendaftarkan etnis di kartu identitas dan mengistimewakan Tutsi, memperkuat pembelahan sosial.
1899–1956 · Sudan Selatan
Britania mengelola Sudan Selatan secara terpisah dengan kebijakan "closed districts" yang menghambat pendidikan dan pembangunan.
1899–1914 · Palau
Spanyol menjual Kepulauan Caroline termasuk Palau kepada Jerman pada 1899; Jerman mengembangkan penambangan fosfat dan kopra.
1900–1960 · Niger
Niger dimasukkan ke Afrika Barat Prancis sebelum kemerdekaan pada 1960.
1900–1960 · Chad
Chad menjadi bagian Afrika Ekuatorial Prancis; pemerintahan kolonial memusatkan administrasi di selatan.
1900–1970 · Tonga
Perjanjian 1900 menyerahkan urusan luar negeri ke Britania, tetapi Tonga mempertahankan rajanya, parlemen, dan hukumnya sendiri.
1900–1914 · Samoa
Konvensi 1899 membagi kepulauan: Samoa Jerman di barat dan Samoa Amerika di timur; administrasi Jerman berjalan hingga Perang Dunia I.
1900–1982 · Honduras
Perusahaan buah Amerika Serikat menguasai pesisir utara, disusul kudeta militer berulang hingga konstitusi 1982 mengembalikan pemerintahan sipil.
1901 · Australia
Enam koloni bergabung menjadi Commonwealth of Australia.
1902 · Arab Saudi
Abdulaziz Ibn Saud merebut kembali Riyadh dan memulai kampanye penyatuan wilayah Arab tengah.
1903–1960 · Mauritania
Prancis menaklukkan emirat Sahel Mauritania menjelang kemerdekaan 1960.
1903–1968 · Eswatini
Setelah perang Boer, Swaziland menjadi protektorat Inggris dengan administrasi tidak langsung atas raja.
1903 · Kolombia
Panama memisahkan diri dengan dukungan Amerika Serikat setelah kegagalan perjanjian kanal.
1903–1917 · Uruguay
Pemerintahan José Batlle y Ordóñez memisahkan gereja dan negara, meluaskan pendidikan, dan membangun sistem jaminan sosial awal.
1903–1999 · Panama
Panama memisahkan diri dari Kolombia pada 1903, terusan dibuka 1914, dan kedaulatan penuh atas Zona Terusan kembali pada 31 Desember 1999.
1904–1908 · Namibia
Pasukan Jerman membunuh puluhan ribu Herero dan Nama dalam genosida pertama abad ke-20.
1906 · Iran
Gerakan konstitusional memaksa pembentukan parlemen dan konstitusi tertulis pertama di Asia Barat.
1907 · Bhutan
Ugyen Wangchuck dinobatkan sebagai raja pertama Bhutan, memulai dinasti yang masih berkuasa hingga kini.
1908–1960 · Belgia
Kongo menjadi koloni Belgia pada 1908 setelah dikuasai pribadi Raja Leopold II; kemerdekaan pada 1960 memicu gelombang migrasi ke Belgia.
1910–1920 · Meksiko
Revolusi sosial dan politik mengubah kepemilikan tanah dan konstitusi negara.
1910–1945 · Korea Utara
Jepang mencaplok Korea dan memerintah dengan penindasan budaya hingga kekalahan Jepang pada 1945.
1910–1945 · Korea Selatan
Korea dianeksasi Jepang; gerakan kemerdekaan 1 Maret 1919 menjadi tonggak perlawanan nasional.
1910–1974 · Portugal
Republik diproklamasikan 1910, lalu digantikan kediktatoran Salazar pada 1933 hingga Revolusi Bunga Anyelir 1974.
1911–1924 · Mongolia
Mongolia menyatakan kemerdekaan dari Qing pada 1911 dan menjadi republik rakyat pada 1924 dengan dukungan Soviet.
1911–1962 · Monako
Konstitusi 1911 membentuk parlemen, dan konstitusi 1962 membatasi kekuasaan pangeran serta memperluas hak warga.
1912–1956 · Maroko
Maroko terbagi dalam protektorat hingga kemerdekaan pada 1956.
1912–1920 · Albania
Majelis Vlora memproklamasikan kemerdekaan pada 28 November 1912, disusul perebutan kekuasaan, pendudukan Italia, dan akhirnya pemerintahan nasional di Tirana.
1914–1960 · Nigeria
Britania menggabungkan protektorat utara dan selatan menjadi satu koloni.
1914–1944 · Kepulauan Marshall
Jepang memerintah kepulauan ini melalui mandat Liga Bangsa-Bangsa dan membangun pangkalan militer besar di atol Kwajalein dan Jaluit.
1914–1944 · Palau
Jepang mengambil alih pada 1914 dan memerintah lewat mandat Liga Bangsa-Bangsa, menjadikan Koror pusat administrasi dengan sekolah, pertanian, dan industri perikanan.
1914–1961 · Samoa
Selandia Baru mengambil alih lewat mandat Liga Bangsa-Bangsa; epidemi influenza 1918 menewaskan sekitar seperlima penduduk dan memicu gerakan Mau yang menuntut pemerintahan sendiri.
1915–1923 · Armenia
Otoritas Ottoman mendeportasi dan membunuh ratusan ribu orang Armenia; peristiwa ini diakui banyak negara sebagai genosida.
1916 · Qatar
Qatar menerima perlindungan Britania atas pertahanan dan hubungan luar negeri, dengan urusan dalam negeri di tangan Al Thani.
1916–1949 · Irlandia
Pemberontakan Paskah 1916 dan perang kemerdekaan 1919–1921 menghasilkan Negara Bebas Irlandia serta perang saudara.
1917 · Rusia
Revolusi Februari dan Oktober menggulingkan kekaisaran dan membawa Bolshevik berkuasa.
1917–1921 · Ukraina
Republik Rakyat Ukraina berdiri singkat sebelum perang Soviet-Polandia dan kekuasaan Bolshevik.
1917–1918 · Finlandia
Deklarasi kemerdekaan 6 Desember 1917 disusul perang saudara singkat antara Garda Merah dan Putih yang berakhir pada 1918.
1918–1920 · Azerbaijan
Republik parlementer pertama di dunia Muslim didirikan, memberi hak pilih kepada perempuan sebelum banyak negara Eropa.
1918–1921 · Georgia
Georgia merdeka selama tiga tahun sebelum dianeksasi Soviet pada 1921.
1918–2006 · Serbia
Serbia menjadi inti Kerajaan Yugoslavia dan republik federal sosialis, lalu melalui perang 1990-an dan sanksi internasional.
1918–1992 · Slowakia
Slowakia bergabung dengan Cekoslowakia pada 1918, mengalami negara boneka 1939–1945, lalu menjadi republik federal sosialis.
1918–1991 · Slovenia
Slovenia menjadi bagian Yugoslavia dengan industrialisasi, lalu menuntut otonomi lebih besar pada 1980-an.
1918–1920 · Estonia
Estonia mempertahankan kemerdekaan dari Rusia Bolshevik dan pasukan Baltik Jerman melalui perjanjian Tartu 1920.
1918–1992 · Bosnia dan Herzegovina
Bosnia menjadi salah satu republik Yugoslavia dengan industri serta pendidikan yang berkembang sebelum ketegangan nasional memuncak pada 1990-an.
1918–1991 · Kroasia
Kroasia menjadi republik Yugoslavia dengan industrialisasi pesisir serta pariwisata yang berkembang sebelum krisis akhir 1980-an.
1918–1992 · Ceko
Republik pertama berdiri pada 1918, melalui pendudukan Nazi dan era komunis 1948–1989 sebelum berpisah damai pada 1993.
1918–1940 · Latvia
Kemerdekaan diproklamasikan 18 November 1918 dan dipertahankan dalam perang kemerdekaan hingga 1920.
1918–1940 · Lituania
Kemerdekaan 1918 dipertahankan dalam perang dengan Polandia dan Soviet sebelum pendudukan 1940.
1918–1940 · Moldova
Bessarabia bergabung dengan Rumania pada 1918 hingga pendudukan Soviet pada 1940.
1918–2006 · Montenegro
Montenegro menjadi bagian Yugoslavia dan Serbia-Montenegro, dengan industri aluminium serta pariwisata pesisir.
1918–1999 · Kosovo
Kosovo menjadi provinsi otonom Serbia dalam Yugoslavia, statusnya dicabut pada 1989 dan memicu ketegangan.
1918–1986 · Belanda
Proyek penutupan Zuiderzee dan Delta Works melindungi negeri dari banjir serta menciptakan provinsi Flevoland.
1919–1991 · Belarus
Belarus menjadi republik pendiri Uni Soviet pada 1922, mengalami industri cepat serta kerugian besar selama Perang Dunia II dan bencana Chernobyl 1986.
1920–1948 · Israel
Liga Bangsa-Bangsa memberikan mandat kepada Britania untuk mengelola wilayah, dengan janji rumah nasional Yahudi dan negara Arab.
1920 · Lebanon
Prancis membentuk Negara Lebanon Besar dengan memasukkan Bekaa dan pesisir ke wilayah Gunung Lebanon.
1920–1946 · Suriah
Prancis memerintah Suriah di bawah mandat Liga Bangsa-Bangsa dan membagi wilayah menjadi beberapa negara.
1920–1991 · Azerbaijan
Azerbaijan menjadi republik Soviet dengan industrialisasi minyak Baku, tetapi kehilangan kemerdekaan politik.
1920–1941 · Nauru
Setelah Perang Dunia I Australia, Selandia Baru, dan Britania memerintah bersama melalui mandat Liga Bangsa-Bangsa dan mengeksploitasi fosfat.
1920–1945 · Hungaria
Perjanjian 1920 memotong dua pertiga wilayah Hungaria dan memindahkan jutaan penutur Hungaria ke negara tetangga.
1921 · Yordania
Britania menempatkan Abdullah bin Hussein sebagai emir di Amman, membentuk entitas politik Transyordania.
1921–1932 · Irak
Irak dibentuk di bawah mandat Britania dengan Raja Faisal I, lalu merdeka pada 1932.
1922–1958 · Venezuela
Semburan minyak Barroso mengubah ekonomi; pendapatan minyak mengubah kota-kota dan membentuk negara modern.
1922–1945 · Italia
Mussolini memimpin rezim otoriter yang berakhir dengan kekalahan perang dan pendudukan Jerman di utara.
1923 · Turki
Mustafa Kemal Atatürk mendirikan republik sekuler dan memulai reformasi besar.
1923–1938 · Liechtenstein
Perjanjian bea cukai 1923 dan mata uang franc Swiss mengikat ekonomi Liechtenstein pada Swiss.
1929 · Vatikan
Perjanjian 11 Februari 1929 mengakui kedaulatan Vatikan sebagai negara merdeka dan menetapkan hubungan dengan Italia.
1930–1945 · Brasil
Getúlio Vargas memusatkan kekuasaan, memperluas hak buruh, dan memodernisasi negara.
1930 · Uruguay
Uruguay menjadi tuan rumah dan juara Piala Dunia pertama di Stadion Centenario, Montevideo.
1930–1978 · Republik Dominika
Rafael Trujillo memerintah dengan tangan besi hingga 1961; perang saudara 1965 dan intervensi Amerika Serikat membuka jalan bagi pemilu demokratis 1978.
1931 · Kanada
Kanada memperoleh kedaulatan legislatif penuh dari Britania sebagai dominion yang setara.
1932 · Thailand
Revolusi mengakhiri monarki absolut dan membentuk sistem monarki konstitusional Thailand.
1932 · Bahrain
Sumur di Jabal Dukhan menghasilkan minyak pertama di sisi Arab Teluk, memulai transformasi ekonomi dan infrastruktur modern.
1932 · Arab Saudi
Ibn Saud menyatukan Nejd, Hijaz, dan wilayah timur menjadi Kerajaan Arab Saudi pada 23 September 1932.
1932–1935 · Paraguay
Perang dengan Bolivia memperebutkan wilayah Chaco; Paraguay memperoleh sekitar tiga perempat wilayah sengketa pada 1938.
1932–1976 · Swedia
Pemerintahan Sosial Demokrat membangun pensiun, kesehatan, dan perumahan universal yang menjadi model Nordik.
1932–1933 · Ukraina
Kelaparan buatan akibat kebijakan kolektivisasi menewaskan jutaan orang dan diakui sebagai genosida oleh parlemen 2006.
1932 · El Salvador
Pemberontakan petani yang dipimpin Partai Komunis dipadamkan dengan kekerasan, menewaskan puluhan ribu orang dan membentuk politik negara selama dekade berikutnya.
1933–1945 · Jerman
Rezim Nazi memicu Holocaust dan perang global yang berakhir dengan kehancuran Jerman.
1934–2002 · Swiss
Undang-undang perbankan 1934 membangun pusat keuangan global, dan Swiss bergabung dengan PBB pada 2002.
1936–1975 · Spanyol
Perang 1936–1939 dan kediktatoran Franco mengubah politik serta ekonomi selama hampir empat dekade.
1938 · Kuwait
Sumur Burgan membuka salah satu cadangan minyak terbesar dunia dan mengubah Kuwait menjadi negara kaya energi.
1938 · Arab Saudi
Sumur Dammam No. 7 menghasilkan minyak dalam jumlah besar dan membuka era produksi energi Saudi.
1938–1955 · Austria
Austria dianeksasi Jerman pada 1938, lalu dibagi empat zona pendudukan Sekutu sebelum merdeka kembali pada 1955.
1939 · Qatar
Sumur Dukhan menghasilkan minyak pertama dan menjadi dasar pendapatan negara sebelum gas alam cair.
1939–1945 · Britania Raya
Inggris bertahan dari pemboman udara Jerman dan menjadi pangkalan Sekutu sebelum kemenangan 1945.
1939–1944 · Finlandia
Finlandia mempertahankan kemerdekaan melawan Uni Soviet dalam dua perang, kehilangan Karelia tetapi mempertahankan kedaulatan.
1939–1945 · Polandia
Invasi 1939 memulai perang; Polandia kehilangan sekitar enam juta warga, termasuk hampir seluruh komunitas Yahudi.
1940–1991 · Estonia
Pendudukan Soviet pada 1940 disusul deportasi massal pada 1941 dan 1949 serta industrialisasi yang mengubah komposisi penduduk.
1940–1991 · Latvia
Pendudukan Soviet dan Nazi bergantian, deportasi 1949, lalu gerakan nyanyian membawa pemulihan kemerdekaan pada 1991.
1940–1991 · Moldova
Moldova menjadi republik Soviet dengan industrialisasi dan deportasi, lalu mendeklarasikan kedaulatan pada 1990.
1940–1945 · Belanda
Pendudukan 1940–1945 menghancurkan komunitas Yahudi Belanda dan meninggalkan kelaparan musim dingin 1944.
1941–1945 · Amerika Serikat
Setelah serangan Pearl Harbor, Amerika Serikat masuk Perang Dunia II dan memainkan peran utama dalam kemenangan Sekutu.
1941–1945 · Rusia
Uni Soviet menanggung kerugian besar dalam Perang Dunia II dan berperan penting dalam kekalahan Jerman Nazi.
1941–1942 · Ekuador
Perang singkat berakhir dengan Protokol Rio yang menyerahkan wilayah Amazon yang disengketakan kepada Peru.
1942–1945 · Kiribati
Jepang menduduki Gilbert pada 1942; pendaratan Amerika pada November 1943 berujung pertempuran berdarah di Betio yang mengubah wajah Tarawa.
1942–1945 · Kepulauan Marshall
Amerika Serikat merebut Kwajalein dan Majuro pada awal 1944; pendudukan Amerika berlanjut hingga masa perwalian PBB.
1942–1946 · Nauru
Jepang menduduki Nauru dan memindahkan sekitar 1.200 penduduk ke Truk; sekitar 500 orang tewas akibat kelaparan dan penyakit, dan hanya sekitar 740 orang kembali pada 1946.
1942–1945 · Kepulauan Solomon
Pertempuran Guadalcanal 1942–1943 menjadi titik balik Sekutu di Pasifik; perang mengubah ekonomi dan politik setempat serta memicu gerakan Marching Rule.
1942–1945 · Tuvalu
Pangkalan udara Amerika dibangun di Funafuti pada 1942; Jepang membom pulau itu pada 23 April 1943, peristiwa yang kini dikenang sebagai Te Aso o te Paula.
1942–1945 · Vanuatu
Pangkalan militer Amerika di Espiritu Santo menghadirkan barang dan uang dalam jumlah besar, sekaligus melahirkan gerakan John Frum yang bertahan hingga kini.
1943 · Lebanon
Pemerintahan nasional dibentuk dan Lebanon merdeka dari mandat Prancis pada 22 November 1943.
1944–1980 · Liberia
Presiden William Tubman memimpin Liberia selama 27 tahun dengan kebijakan pintu terbuka.
1944–1947 · Palau
Pertempuran Peleliu pada 1944 menjadi salah satu paling berdarah di Pasifik, lalu Amerika Serikat mengelola kepulauan ini sebagai wilayah perwalian PBB.
1944–1991 · Albania
Enver Hoxha membangun rezim komunis dengan kolektivisasi, bunker di seluruh negeri, dan isolasi diplomatik sebelum keruntuhan pada 1990-1991.
1944–1999 · Luksemburg
Setelah pendudukan Jerman, Luksemburg menjadi anggota pendiri Benelux, NATO, dan Komunitas Eropa, lalu berkembang sebagai pusat keuangan.
1944–1991 · Makedonia Utara
Makedonia menjadi republik Yugoslavia dengan industrialisasi, alfabet Makedonia baku, dan universitas di Skopje.
1945 · Indonesia
Sukarno dan Hatta memproklamasikan kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945.
1945–1952 · Jepang
Kekalahan dalam Perang Dunia II diikuti pendudukan Sekutu dan penulisan konstitusi baru.
1945–1948 · Korea Utara
Korea dibagi di garis 38 derajat; utara dikuasai Soviet dan selatan AS, lalu Republik Rakyat Demokratik Korea berdiri pada 1948.
1945–1948 · Korea Selatan
Korea dibebaskan dari Jepang dan dibagi; Republik Korea berdiri pada 1948 dengan Syngman Rhee sebagai presiden.
1945–2000 · Denmark
Denmark membangun sistem kesejahteraan luas setelah 1945, lalu menjadi pelopor energi angin setelah krisis minyak 1973.
1945–1990 · Liechtenstein
Industri presisi tumbuh setelah 1945, dan Liechtenstein menjadi anggota PBB pada 1990.
1946 · Filipina
Filipina memperoleh kemerdekaan penuh pada 4 Juli 1946 setelah periode kolonial Amerika dan pendudukan Jepang.
1946 · Yordania
Perjanjian London mengakhiri mandat Britania dan Yordania menjadi kerajaan merdeka pada 25 Mei 1946.
1946 · Suriah
Prancis menarik diri dan Suriah menjadi negara merdeka dengan Damaskus sebagai ibu kota.
1946–1955 · Argentina
Pemerintahan Juan Perón memperluas hak buruh dan hak pilih perempuan, lalu berakhir dengan kudeta militer 1955.
1946–1958 · Kepulauan Marshall
67 uji nuklir dilakukan di dua atol itu, termasuk bom hidrogen Bravo pada 1954 yang menimbulkan dampak radiasi luas; penduduk dipindahkan dan belum seluruhnya dapat kembali.
1946–1957 · Italia
Referendum 1946 menghapus monarki, dan Italia menjadi anggota pendiri Masyarakat Ekonomi Eropa pada 1957.
1947 · India
India merdeka dari Britania; partisi memisahkan Pakistan dan memicu migrasi besar.
1947 · Pakistan
Pembagian India Britania menciptakan Pakistan sebagai negara bagi Muslim Asia Selatan, disertai migrasi massal.
1947 · Bangladesh
Benggala dibagi antara India dan Pakistan; wilayah timur menjadi Pakistan Timur.
1947–1957 · Ghana
Gerakan pimpinan Kwame Nkrumah membawa Ghana merdeka pada 1957.
1947–1978 · Mikronesia
Amerika Serikat mengelola Mikronesia sebagai wilayah perwalian PBB dan membangun sekolah, jalan, serta sistem kesehatan baru.
1947–1989 · Rumania
Republik Rakyat diproklamasikan 1947; Ceaușescu memerintah sejak 1965 dengan industrialisasi cepat dan penindasan politik hingga 1989.
1948 · Sri Lanka
Ceylon menjadi dominion merdeka dalam Persemakmuran pada 4 Februari 1948.
1948 · Israel
Deklarasi Kemerdekaan dibacakan di Tel Aviv pada 14 Mei 1948, disusul perang dengan negara Arab tetangga.
1948–1994 · Afrika Selatan
Rezim pemisahan ras memberlakukan diskriminasi sistemik hingga diruntuhkan gerakan demokrasi dan sanksi internasional.
1948–1958 · Kolombia
Pembunuhan Jorge Eliécer Gaitán memicu kerusuhan dan perang saudara rural yang menewaskan ratusan ribu orang.
1948–2002 · Belanda
Belanda menjadi anggota pendiri Benelux, NATO, dan Komunitas Eropa, lalu mengadopsi euro pada 2002.
1949 · Tiongkok
Partai Komunis Tiongkok mendirikan pemerintahan baru di Beijing setelah perang saudara.
1949–2005 · Monako
Pangeran Rainier mengembangkan Monako menjadi pusat keuangan dan pariwisata serta mereklamasi daratan Fontvieille.
1949–1994 · Norwegia
Norwegia menjadi anggota NATO 1949, menolak Uni Eropa pada 1972 dan 1994, serta membangun negara kesejahteraan luas.
1950–1953 · Korea Utara
Perang antara Korea Utara dan Selatan dengan keterlibatan Tiongkok dan PBB berakhir dengan gencatan senjata, bukan perjanjian damai.
1950–1953 · Korea Selatan
Perang menghancurkan semenanjung dan berakhir dengan gencatan senjata di Panmunjom.
1951–1990 · Nepal
Revolusi 1951 mengakhiri rezim Rana, dan gerakan 1990 memulihkan demokrasi multipartai setelah sistem panchayat.
1951–2002 · Prancis
Prancis menjadi pendiri Komunitas Batubara dan Baja 1951, lalu motor integrasi Uni Eropa dan euro.
1952 · Mesir
Perwira bebas menggulingkan monarki dan mendirikan republik yang dipimpin Nasser.
1952 · Bangladesh
Protes mahasiswa di Dhaka menuntut status resmi bahasa Bengali dan menjadi fondasi identitas nasional Bangladesh.
1952–1962 · Eritrea
Eritrea difederasikan dengan Ethiopia pada 1952, kemudian dianeksasi penuh pada 1962, memicu perang pembebasan 30 tahun.
1952–1960 · Kenya
Perang gerilya Kikuyu melawan pemerintahan kolonial mempercepat jalan menuju kemerdekaan pada 1963.
1952–1953 · Bolivia
Gerakan revolusioner nasionalisasi tambang timah, melakukan reforma agraria, dan memberi hak pilih universal.
1953 · Iran
Kudeta yang didukung Britania dan AS menggulingkan perdana menteri Mossadegh dan menguatkan kekuasaan Shah.
1953–1963 · Malawi
Nyasaland dipaksa bergabung federasi dengan Rhodesia, memicu gerakan nasionalis Hastings Banda.
1953–1963 · Zambia
Zambia dipaksa bergabung federasi yang diakhiri pada 1963 setelah protes nasionalis Kenneth Kaunda.
1953 · São Tomé dan Príncipe
Pemerintah kolonial menindas protes pekerja perkebunan; peristiwa ini menjadi simbol perjuangan kemerdekaan.
1954–1968 · Amerika Serikat
Perjuangan menentang segregasi rasial menghasilkan Civil Rights Act dan Voting Rights Act.
1954–1962 · Aljazair
Perjuangan bersenjata melawan Prancis yang berakhir dengan kemerdekaan pada 1962.
1954–1989 · Paraguay
Pemerintahan militer Alfredo Stroessner berlangsung 35 tahun dengan penindasan politik dan proyek besar seperti Itaipú.
1954–1975 · Suriname
Statuut 1954 memberi otonomi penuh; Suriname merdeka pada 25 November 1975 di bawah Johan Ferrier.
1955–1975 · Vietnam
Perang antara Vietnam Utara dan Selatan berakhir pada 1975 dengan reunifikasi di bawah Hanoi.
1955–2011 · Sudan
Konflik panjang berujung pada kemerdekaan Sudan Selatan melalui referendum 2011.
1955–2005 · Sudan Selatan
Dua perang saudara (1955–1972 dan 1983–2005) menewaskan jutaan orang dan berakhir dengan Perjanjian Damai Komprehensif 2005.
1956–1975 · Cabo Verde
Gerakan kemerdekaan pimpinan Amílcar Cabral mencapai kemerdekaan pada 1975.
1956–1974 · Guinea-Bissau
Perjuangan bersenjata pimpinan PAIGC melawan Portugal hingga pengakuan kemerdekaan.
1956–1989 · Hungaria
Pemberontakan Oktober 1956 ditumpas oleh Uni Soviet, disusul pemerintahan komunis hingga perubahan sistem pada 1989.
1957–1963 · Malaysia
Federasi Malaya merdeka pada 1957; pada 1963 Malaysia dibentuk bersama Sabah, Sarawak, dan Singapura, yang keluar pada 1965.
1958 · Irak
Kudeta militer menggulingkan monarki dan mendirikan republik, mengubah politik Irak secara radikal.
1958–1984 · Guinea
Guinea memilih merdeka pada 1958 dan diperintah Sékou Touré hingga 1984.
1958–1998 · Venezuela
Setelah kudeta menggulingkan Pérez Jiménez, dua partai utama berbagi kekuasaan hingga 1990-an dengan krisis sosial yang meningkat.
1958–2002 · Belgia
Brussel menjadi tempat kedudukan Komisi Eropa dan Dewan sejak 1958, lalu berkembang menjadi pusat lembaga Uni Eropa dan NATO.
1958–1976 · Islandia
Tiga konflik dengan Britania tentang zona perikanan memperluas kedaulatan laut Islandia hingga 200 mil pada 1976.
1959–1960 · Mali
Mali merdeka pada 1960 setelah bubarnya federasi singkat dengan Senegal.
1959–1962 · Rwanda
Kekerasan politik 1959 mengakhiri monarki Tutsi; Rwanda merdeka pada 1962 dengan pemerintahan mayoritas Hutu.
1959–1991 · Kuba
Fidel Castro menggulingkan Batista pada 1959, menasionalisasi industri, lalu menghadapi krisis ekonomi berat setelah Uni Soviet bubar pada 1991.
1960 · Nigeria
Nigeria merdeka pada 1 Oktober 1960 dan menjadi republik pada 1963.
1960 · Siprus
Siprus menjadi republik merdeka dengan jaminan Britania, Yunani, dan Turki, dipimpin Uskup Makarios.
1960–1997 · Korea Selatan
Korea Selatan tumbuh dari negara agraris menjadi ekonomi industri, disertai gerakan demokrasi 1987.
1960–1992 · Ghana
Serangkaian kudeta diakhiri dengan pemulihan pemerintahan sipil pada 1992.
1960–1975 · Madagaskar
Madagaskar merdeka pada 1960 di bawah Philibert Tsiranana, lalu mengganti orientasi politik pada 1972–1975.
1960–2012 · Somalia
Somalia bersatu dan merdeka pada 1960, namun perang saudara sejak 1991 menghancurkan negara hingga pemerintahan federal dibentuk pada 2012.
1960–1961 · Kamerun
Kamerun Prancis merdeka pada 1960; Kamerun Selatan memilih bergabung melalui plebisit 1961.
1960 · Republik Afrika Tengah
Republik Afrika Tengah merdeka pada 13 Agustus 1960 dengan David Dacko sebagai presiden pertama.
1960 · Chad
Chad merdeka pada 11 Agustus 1960 dengan François Tombalbaye sebagai presiden pertama.
1960 · Republik Kongo
Republik Kongo merdeka pada 15 Agustus 1960 dengan Fulbert Youlou sebagai presiden pertama.
1960–1965 · Republik Demokratik Kongo
Kemerdekaan pada 30 Juni 1960 diikuti krisis politik, pembunuhan Lumumba, dan perang saudara.
1960 · Gabon
Gabon merdeka pada 17 Agustus 1960 dengan Léon M’ba sebagai presiden pertama.
1960–2000 · Andorra
Pembangunan jalan dan resor ski mengubah lembah penggembalaan menjadi pusat pariwisata dengan jutaan kunjungan setiap musim dingin.
1960–1996 · Guatemala
Perang saudara 36 tahun antara militer dan gerilyawan URNG berakhir dengan perjanjian damai yang mengakui hak masyarakat Maya.
1961 · Kuwait
Protektorat berakhir dan Kuwait menjadi negara merdeka dengan konstitusi yang menjamin parlemen terpilih.
1961–1964 · Tanzania
Tanganyika merdeka pada 1961 dan Zanzibar pada 1963; keduanya bersatu pada 1964 membentuk Tanzania.
1961–1975 · Angola
MPLA, FNLA, dan UNITA berperang melawan Portugal hingga kemerdekaan pada 11 November 1975.
1962 · Uni Emirat Arab
Minyak dari lapangan Murban mulai diekspor lewat Terminal Jebel Dhanna, mengubah ekonomi pesisir menjadi negara penghasil energi besar.
1962 · Yaman
Kudeta militer menggulingkan imam dan mendirikan Republik Arab Yaman dengan dukungan Mesir.
1962 · Burundi
Burundi merdeka dari Belgia pada 1 Juli 1962 sebagai monarki konstitusional di bawah Raja Mwambutsa IV.
1962–1971 · Uganda
Uganda merdeka pada 1962; konflik antara kabaka dan perdana menteri memuncak pada 1966 hingga kudeta militer 1971.
1962 · Samoa
Pada 1 Januari 1962 Samoa Barat menjadi negara Pasifik pertama yang merdeka dengan dua kepala negara bersama, Malietoa Tanumafili II dan Tupua Tamasese Mea'ole.
1962–1965 · Vatikan
Konsili ekumenis kedua puluh satu memperbarui liturgi, membuka dialog antaragama, dan mengubah tata kelola gereja dunia.
1962–1980 · Jamaika
Jamaika merdeka pada 1962, lalu mengalami pergolakan politik 1970-an yang beriringan dengan meledaknya musik reggae di panggung dunia.
1964–1994 · Malawi
Malawi merdeka pada 1964; Banda memerintah secara otoriter hingga referendum 1993 membuka demokrasi multipartai.
1964–1974 · Mozambik
FRELIMO memulai perang gerilya pada 1964 dari Tanzania dan berhasil menguasai wilayah utara serta tengah sebelum gencatan senjata 1974.
1964–1991 · Zambia
Zambia merdeka pada 1964; krisis tembaga 1970-an mendorong transisi multipartai pada 1991.
1964–2016 · Kolombia
Kelompok gerilya seperti FARC dan ELN berperang melawan negara selama lebih dari lima dekade dengan korban warga sipil besar.
1964–1981 · Belize
Belize memperoleh pemerintahan sendiri pada 1964 dan merdeka pada 21 September 1981, meski sengketa perbatasan dengan Guatemala berlanjut hingga 1991.
1965 · Singapura
Singapura keluar dari Federasi Malaysia dan menjadi republik merdeka pada 9 Agustus 1965.
1965–2000 · Singapura
Industrialisasi, perumahan publik, dan pendidikan massal mengubah Singapura menjadi pusat keuangan dan logistik global.
1965–1968 · Maldives
Maldives merdeka pada 1965 dan mengganti kesultanan dengan republik presidensial pada 1968.
1965–2017 · Gambia
Gambia merdeka pada 1965 dan mengalami transisi kekuasaan damai pada 2017.
1965–1980 · Zimbabwe
Deklarasi sepihak 1965 memicu perang pembebasan hingga Perjanjian Lancaster House dan kemerdekaan pada 1980.
1965–2010 · Chad
Pemberontakan di utara dan timur berlangsung puluhan tahun, diselingi intervensi Libya dan Prancis.
1966 · Botswana
Botswana merdeka pada 30 September 1966 dengan Seretse Khama sebagai presiden pertama.
1966–1979 · Republik Afrika Tengah
Jean-Bédel Bokassa mengambil kekuasaan pada 1966 dan memproklamasikan Kekaisaran Afrika Tengah pada 1976.
1966 · Lesotho
Lesotho merdeka pada 4 Oktober 1966 sebagai monarki konstitusional di bawah Raja Moshoeshoe II.
1966–1970 · Guyana
Guyana merdeka dari Britania pada 1966 dan menjadi republik kooperatif pada 1970.
1966–2021 · Barbados
Barbados merdeka pada 1966 di bawah Errol Barrow, lalu menghapus monarki dan menjadi republik pada 30 November 2021.
1967 · Israel
Israel merebut Sinai, Gaza, Tepi Barat, dan Dataran Tinggi Golan, mengubah peta politik kawasan hingga kini.
1967–2005 · Togo
Gnassingbé Eyadéma memerintah Togo selama 38 tahun.
1967–1980 · Botswana
Penemuan berlian di Orapa pada 1967 mengubah Botswana dari negara miskin menjadi salah satu produsen berlian terbesar dunia.
1967–1981 · Antigua dan Barbuda
Antigua memperoleh status negara asosiasi pada 1967 dan merdeka penuh pada 1 November 1981 dengan Vere Bird sebagai perdana menteri pertama.
1967–1973 · Bahama
Partai Liberal Progresif memenangi pemilu 1967 di bawah Lynden Pindling dan membawa Bahama merdeka pada 10 Juli 1973.
1967–1983 · Saint Kitts dan Nevis
Saint Kitts-Nevis-Anguilla menjadi negara asosiasi pada 1967; Anguilla memisahkan diri, dan federasi dua pulau merdeka pada 19 September 1983.
1967–1979 · Saint Lucia
Saint Lucia menjadi negara asosiasi pada 1967 dan merdeka penuh pada 22 Februari 1979.
1968–1992 · Mauritius
Mauritius merdeka pada 1968 di bawah Seewoosagur Ramgoolam dan menjadi republik pada 1992.
1968 · Guinea Ekuatorial
Guinea Ekuatorial merdeka dari Spanyol pada 12 Oktober 1968 dengan Francisco Macías Nguema sebagai presiden.
1968 · Eswatini
Swaziland merdeka pada 6 September 1968 dengan Sobhuza II sebagai raja.
1968–1970 · Nauru
Nauru merdeka pada 31 Januari 1968 dengan Hammer DeRoburt sebagai presiden pertama, dan pada 1970 membeli aset perusahaan fosfat sehingga seluruh royalti mengalir ke negara.
1969–1990 · Norwegia
Penemuan ladang Ekofisk pada 1969 mengubah Norwegia menjadi eksportir minyak dan mendirikan dana kekayaan negara pada 1990.
1970 · Oman
Sultan Qaboos mengambil alih kekuasaan dan memulai modernisasi negara: sekolah, rumah sakit, jalan, dan lembaga pemerintah.
1970–1991 · Republik Kongo
Kongo menjadi negara sosialis satu partai bernama Republik Rakyat Kongo hingga transisi multipartai pada 1991.
1970–1987 · Fiji
Fiji merdeka pada 10 Oktober 1970 dengan Ratu Sir Kamisese Mara sebagai perdana menteri; pada 1987 Sitiveni Rabuka mengambil alih kekuasaan dan memproklamasikan republik.
1970 · Tonga
Pada 4 Juni 1970 Tonga mengakhiri status protektorat dan menjadi anggota Commonwealth serta kemudian PBB pada 1999.
1970–1993 · Belgia
Rangkaian revisi konstitusi 1970–1993 membentuk negara federal dengan tiga wilayah dan tiga komunitas bahasa.
1970–2015 · Luksemburg
Krisis baja 1970-an memaksa diversifikasi ekonomi ke jasa keuangan dan teknologi, menjadikan Luksemburg salah satu negara terkaya per kapita.
1970–1987 · Kosta Rika
Seperempat wilayah dijadikan kawasan lindung, ekowisata tumbuh, dan rencana perdamaian Esquipulas 1987 mendorong akhir konflik bersenjata di Amerika Tengah.
1970–1976 · Trinidad dan Tobago
Gerakan Black Power 1970 mengguncang politik, disusul ledakan minyak dan perubahan konstitusi 1976 yang menjadikan Trinidad dan Tobago republik.
1971 · Pakistan
Konflik berakhir dengan pemisahan Pakistan Timur menjadi Bangladesh.
1971 · Bangladesh
Perjuangan kemerdekaan berakhir dengan berdirinya Bangladesh pada Desember 1971.
1971 · Uni Emirat Arab
Enam emirat membentuk federasi pada 2 Desember 1971, disusul Ras Al Khaimah pada 1972, dengan Sheikh Zayed sebagai presiden pertama.
1971 · Bahrain
Bahrain mengakhiri perjanjian protektorat dengan Britania dan menjadi negara berdaulat anggota PBB.
1971 · Qatar
Qatar mengakhiri perjanjian protektorat dan menjadi negara merdeka pada 3 September 1971.
1971–2005 · Niger
Ekspor uranium menjadi tulang punggung ekonomi di tengah kekeringan Sahel.
1971–1986 · Uganda
Kediktatoran Idi Amin dan perang semak berikutnya menewaskan ratusan ribu orang sebelum pemerintahan baru terbentuk pada 1986.
1972 · Kamerun
Referendum 1972 menghapus sistem federal dan membentuk Republik Kesatuan Kamerun.
1972–1980 · Ekuador
Ekspor minyak Amazon mengubah ekonomi dan mendorong urbanisasi cepat, disertai pemerintahan militer hingga 1979.
1973–1990 · Chili
Kudeta menggulingkan Salvador Allende; pemerintahan Pinochet membubarkan partai, menindas oposisi, dan menerapkan ekonomi pasar radikal hingga 1990.
1973–1985 · Uruguay
Presiden membubarkan parlemen pada 1973; rezim militer menahan dan menghilangkan banyak tahanan politik hingga pemilu 1984.
1973–2008 · Irlandia
Keanggotaan Eropa 1973 dan investasi asing mendorong pertumbuhan cepat pada 1990-an hingga krisis 2008.
1974 · Siprus
Kudeta yang didukung Yunani memicu intervensi militer Turki; pulau terbagi hingga kini dengan zona penyangga PBB.
1974–2010 · Togo
Pengambilalihan industri fosfat menjadi tonggak ekonomi dan politik Togo.
1974–1991 · Ethiopia
Derg menggulingkan Haile Selassie, menjalankan sosialisme militer, dan menghadapi kelaparan besar serta perang saudara.
1974–1978 · Tuvalu
Referendum 1974 menolak persatuan dengan Gilbert Islands, dan Tuvalu merdeka pada 1 Oktober 1978 dengan Toaripi Lauti sebagai perdana menteri pertama.
1974–1999 · Portugal
Revolusi 1974 memulihkan demokrasi, dekolonisasi di Afrika, dan keanggotaan Eropa pada 1986 serta euro pada 1999.
1974–2004 · Malta
Malta menjadi republik pada 1974, menutup pangkalan asing, lalu bergabung dengan Uni Eropa pada 2004.
1975–1979 · Kamboja
Rezim Pol Pot menghancurkan kota, sekolah, dan institusi, menyebabkan kematian massal sebelum digulingkan pada 1979.
1975 · Laos
Pathet Lao mengambil alih kekuasaan pada 1975 dan mendirikan Republik Demokratik Rakyat Laos.
1975–1999 · Timor-Leste
Indonesia menguasai Timor Timur setelah invasi 1975; jajak pendapat 1999 membuka jalan kemerdekaan.
1975–1990 · Lebanon
Perang selama 15 tahun menghancurkan Beirut dan ekonomi, berakhir dengan Perjanjian Taif 1989.
1975–1978 · Komoro
Komoro merdeka pada 1975 di bawah Ahmed Abdallah; dalam tiga tahun terjadi beberapa kudeta, termasuk intervensi tentara bayaran Bob Denard.
1975–1992 · Mozambik
Mozambik merdeka pada 1975, lalu mengalami perang saudara panjang hingga Perjanjian Roma 1992.
1975–2002 · Angola
Konflik antara MPLA dan UNITA berlangsung 27 tahun dan berakhir dengan perjanjian damai pada 2002.
1975 · São Tomé dan Príncipe
São Tomé dan Príncipe merdeka dari Portugal pada 12 Juli 1975 di bawah MLSTP.
1975–2004 · Selandia Baru
Tribunal Waitangi dibentuk untuk menyelidiki pelanggaran perjanjian; penyelesaian dengan iwi berlangsung hingga 2000-an dan mengembalikan sebagian tanah, hutan, serta perairan.
1975 · Papua Nugini
Pada 16 September 1975 Papua Nugini merdeka dengan Michael Somare sebagai perdana menteri pertama, menggabungkan sistem Westminster dan pemerintahan provinsi.
1975–1986 · Spanyol
Konstitusi 1978 dan desentralisasi otonomi disusul keanggotaan Eropa pada 1986.
1976–1977 · Seychelles
Seychelles merdeka pada 1976; setahun kemudian kudeta membawa France-Albert René berkuasa dan memulai era sosialis.
1976–1983 · Argentina
Junta militer memerintah dengan teror negara; ribuan orang hilang dan ekonomi terpuruk. Demokrasi kembali pada 1983.
1977–1981 · Jibuti
Jibuti merdeka pada 1977 di bawah Hassan Gouled Aptidon dengan keseimbangan politik antara komunitas Issa dan Afar.
1978 · Tiongkok
Deng Xiaoping memulai reformasi ekonomi dan kebijakan pintu terbuka yang mengubah Tiongkok menjadi ekonomi manufaktur besar.
1978 · Kepulauan Solomon
Kepulauan Solomon merdeka pada 7 Juli 1978 dengan Peter Kenilorea sebagai perdana menteri pertama dan Honiara sebagai ibu kota.
1978–1981 · Dominika
Dominika merdeka pada 3 November 1978, lalu dihantam Badai David pada 1979 yang menghancurkan sebagian besar pertanian dan infrastruktur.
1978–1990 · Nikaragua
Gerilyawan FSLN menggulingkan Somoza pada 1979, lalu menghadapi perang Contra hingga pemilu 1990 mengakhiri konflik bersenjata.
1979–1989 · Pakistan
Perang Soviet di Afghanistan membawa gelombang pengungsi Afghan ke Pakistan dan membentuk politik kawasan selama satu dekade.
1979–1989 · Afghanistan
Intervensi militer Soviet memicu perang sembilan tahun, gelombang pengungsi, dan perpecahan politik yang berlangsung lama.
1979–2020 · Israel
Perjanjian Camp David dengan Mesir (1979), damai dengan Yordania (1994), dan Abraham Accords (2020) mengubah hubungan regional.
1979 · Iran
Revolusi menggulingkan Shah dan mendirikan Republik Islam dengan Ayatollah Khomeini sebagai pemimpin tertinggi.
1979 · Guinea Ekuatorial
Teodoro Obiang menggulingkan pamannya Macías Nguema dan memerintah sejak saat itu.
1979–1991 · Mikronesia
Konstitusi 1979 menyatukan empat negara bagian, kemerdekaan berlaku penuh pada 3 November 1986, dan federasi diterima menjadi anggota PBB pada 1991.
1979 · Kiribati
Setelah pemisahan dari Ellice Islands pada 1975, Gilbert Islands merdeka pada 12 Juli 1979 sebagai Kiribati dengan Ieremia Tabai sebagai presiden pertama.
1979–1991 · Kepulauan Marshall
Konstitusi berlaku pada 1979 dengan Amata Kabua sebagai presiden pertama; kemerdekaan penuh diakui pada 21 Oktober 1986 dan keanggotaan PBB diperoleh pada 1991.
1979–1983 · Grenada
New Jewel Movement menggulingkan pemerintahan Gairy pada 1979, lalu invasi Amerika Serikat pada 1983 mengakhiri pemerintahan revolusioner.
1979–2021 · Saint Vincent dan Grenadine
Saint Vincent dan Grenadine merdeka pada 1979, tahun yang sama ketika La Soufrière meletus; letusan 2021 kembali mengungsikan ribuan orang.
1980–1988 · Iran
Perang delapan tahun dengan Irak menghancurkan ekonomi dan menewaskan ratusan ribu orang.
1980–2000 · Peru
Perang melawan Sendero Luminoso dan MRTA menewaskan lebih dari 69.000 orang, dengan korban terbesar di Ayacucho.
1980–1991 · Suriname
Kudeta serdadu memulai satu dekade pemerintahan militer, disertai perang gerilya di pedalaman dan pemulihan demokrasi pada 1987.
1980 · Vanuatu
Vanuatu merdeka pada 30 Juli 1980 dengan Walter Lini sebagai perdana menteri; pemberontakan Nagriamel di Espiritu Santo ditumpas dalam beberapa bulan.
1980–2004 · Polandia
Gerakan Solidarność 1980 dan perundingan 1989 mengakhiri komunisme, disusul NATO 1999 dan Uni Eropa 2004.
1980–1992 · El Salvador
Konflik antara militer dan gerilyawan FMLN berlangsung 12 tahun hingga perjanjian damai 1992 yang membuka jalan bagi reformasi politik.
1981–1994 · Palau
Konstitusi diberlakukan pada 1981, konflik politik dengan Amerika Serikat berlangsung satu dekade, dan Palau akhirnya merdeka pada 1 Oktober 1994.
1982 · Argentina
Argentina menduduki Kepulauan Falklands dan kalah dari Britania dalam 74 hari.
1982 · Kanada
Undang-Undang Kanada 1982 membawa konstitusi ke tangan Kanada dan menambahkan Piagam Hak dan Kebebasan.
1983–2009 · Sri Lanka
Konflik bersenjata antara pemerintah dan Macan Tamil Liberation Tigers berlangsung hampir tiga dekade sebelum berakhir pada 2009.
1983–1987 · Burkina Faso
Pemerintahan revolusioner yang mengubah nama negara menjadi Burkina Faso pada 1984.
1984 · Brunei
Brunei kembali berdaulat penuh pada 1 Januari 1984 dengan sistem Melayu Islam Beraja.
1984–1993 · Selandia Baru
Pemerintahan Buruh mencabut subsidi, mengambangkan dolar, dan meliberalkan pasar dalam perubahan ekonomi paling cepat yang pernah dialami negara industri.
1986 · Filipina
Protes massal di EDSA menggulingkan pemerintahan Marcos dan memulihkan demokrasi.
1987–1991 · Estonia
Unjuk rasa paduan suara di Tallinn sejak 1987 menuntut kemerdekaan dan berujung pada pemulihan kemerdekaan pada 20 Agustus 1991.
1988 · Brasil
Konstitusi baru menandai transisi demokrasi setelah kediktatoran militer.
1988 · Korea Selatan
Olimpiade Musim Panas 1988 menampilkan modernisasi Korea Selatan ke dunia.
1988–1998 · Papua Nugini
Penutupan tambang Panguna memicu perang antara Tentara Revolusioner Bougainville dan pasukan nasional yang menewaskan ribuan orang sebelum perjanjian damai 1997–2001.
1988–1992 · San Marino
San Marino bergabung dengan Dewan Eropa pada 1988 dan PBB pada 1992 sebagai negara berdaulat kecil.
1988–2004 · Lituania
Gerakan Sąjūdis memimpin pemulihan kemerdekaan 1990, disusul keanggotaan NATO dan Uni Eropa 2004.
1989–1990 · Benin
Transisi damai dari rezim militer menuju demokrasi multipartai pada 1990.
1989–2003 · Liberia
Dua perang saudara menghancurkan ekonomi dan infrastruktur Liberia.
1989–1992 · Paraguay
Kudeta 1989 mengakhiri kediktatoran, diikuti pemilu bebas dan konstitusi baru pada 1992.
1989–2007 · Rumania
Revolusi Desember 1989 mengakhiri komunisme, disusul keanggotaan NATO 2004 dan Uni Eropa 2007.
1989–2004 · Slowakia
Revolusi 1989 mengakhiri komunisme, dan perpisahan damai 1993 membentuk Republik Slowakia yang bergabung dengan Uni Eropa pada 2004.
1989–2004 · Ceko
Demonstrasi November 1989 mengakhiri kekuasaan komunis, disusul pembagian damai dengan Slovakia dan keanggotaan NATO 1999 serta Uni Eropa 2004.
1989–1994 · Panama
Invasi Amerika Serikat menggulingkan Manuel Noriega, disusul pembubaran militer dan pemilu demokratis yang mengubah politik Panama.
1990 · Jerman
Jerman Timur bergabung dengan Jerman Barat setelah runtuhnya Tembok Berlin.
1990–2007 · Bhutan
Kebijakan kewarganegaraan dan sensus memicu keluarnya warga berketurunan Nepal ke kamp pengungsi di Nepal timur.
1990–1991 · Kuwait
Irak menginvasi Kuwait pada Agustus 1990; koalisi internasional membebaskan negara itu pada Februari 1991 setelah perang Teluk.
1990 · Yaman
Yaman Utara dan Selatan bergabung menjadi Republik Yaman pada 22 Mei 1990 dengan Sana’a sebagai ibu kota.
1990 · Mongolia
Demonstrasi damai di Ulaanbaatar memaksa reformasi politik dan pemilu multipartai pertama pada 1990.
1990–1991 · Cabo Verde
Pemilu multipartai pertama digelar pada 1991 setelah perubahan konstitusi.
1990–1991 · São Tomé dan Príncipe
Referendum 1990 mengakhiri sistem satu partai dan membuka pemilihan multipartai pertama pada 1991.
1990 · Namibia
Setelah perang gerilya SWAPO dan mediasi PBB, Namibia merdeka pada 21 Maret 1990.
1990 · Namibia
Konstitusi 1990 menjamin hak asasi dan membentuk demokrasi multipartai yang stabil di kawasan.
1990–2004 · Nauru
Cadangan fosfat menyusut, dana perwalian mengalami kerugian besar, dan ketidakstabilan parlemen menyebabkan pergantian presiden berkali-kali.
1990–2015 · Trinidad dan Tobago
Penemuan dan pengolahan gas alam besar menjadikan negara ini eksportir LNG utama, meski harga energi global kemudian menekan pendapatan.
1991 · Armenia
Armenia menyatakan kemerdekaan dari Uni Soviet pada 21 September 1991 setelah referendum.
1991 · Azerbaijan
Azerbaijan menyatakan kemerdekaan dari Uni Soviet dan menjadi anggota PBB pada 1992.
1991 · Georgia
Georgia menyatakan kemerdekaan dari Uni Soviet dan menghadapi konflik di Abkhazia serta Ossetia Selatan.
1991 · Kazakhstan
Kazakhstan menyatakan kemerdekaan pada 16 Desember 1991, negara terakhir di Asia Tengah yang keluar dari Uni Soviet.
1991 · Kyrgyzstan
Kyrgyzstan menyatakan kemerdekaan pada 31 Agustus 1991 dan menjadi republik parlementer.
1991 · Tajikistan
Tajikistan menyatakan kemerdekaan pada 9 September 1991 setelah runtuhnya Uni Soviet.
1991 · Turkmenistan
Turkmenistan menyatakan kemerdekaan pada 27 Oktober 1991 setelah referendum.
1991 · Uzbekistan
Uzbekistan menyatakan kemerdekaan pada 31 Agustus 1991 dan membuka ekonomi secara bertahap.
1991–2002 · Sierra Leone
Perang berlarut yang memporak-porandakan ekonomi Sierra Leone.
1991–1993 · Eritrea
Setelah merebut Asmara pada 1991, Front Pembebasan Rakyat Eritrea menggelar referendum pada 1993 yang memilih kemerdekaan.
1991–1993 · Seychelles
Konstitusi baru 1993 mengakhiri sistem satu partai dan membuka persaingan politik multipartai.
1991 · Kolombia
Konstitusi baru memperkuat hak asasi, pengakuan masyarakat pribumi dan Afro-Kolombia, serta desentralisasi fiskal.
1991–2004 · Slovenia
Perang Sepuluh Hari 1991 mengukuhkan kemerdekaan, disusul keanggotaan Uni Eropa dan NATO pada 2004 serta euro pada 2007.
1991–1996 · Ukraina
Referendum Desember 1991 mengesahkan kemerdekaan dan konstitusi baru disahkan pada 1996.
1991–1996 · Belarus
Kemerdekaan diumumkan pada 1991, namun referendum 1995 dan 1996 memperluas kekuasaan presiden serta mendekatkan Belarus pada Rusia.
1991–1995 · Kroasia
Deklarasi kemerdekaan 1991 disusul perang hingga 1995; bekas wilayah yang disentuh konflik kini menjadi museum dan tempat peringatan.
1991–1995 · Liechtenstein
Keanggotaan EEA pada 1991 dan WTO pada 1995 membuka pasar jasa keuangan serta industri presisi.
1991–2022 · Moldova
Kemerdekaan 1991 disusul konflik Transnistria 1992; Moldova menandatangani asosiasi dengan Uni Eropa pada 2014 dan mendapat status kandidat pada 2022.
1991–2020 · Makedonia Utara
Kemerdekaan 1991 disusul konflik 2001 dan Perjanjian Ohrid; nama negara disepakati dengan Yunani pada 2018 dan NATO pada 2020.
1992 · Australia
Mahkamah Agung mengakui hak tanah adat (native title), mengubah hukum Australia.
1992–1997 · Tajikistan
Konflik antara faksi regional menewaskan puluhan ribu orang sebelum perjanjian damai 1997.
1992–2024 · Swiss
Penolakan keanggotaan EEA pada 1992 dilanjutkan dengan perjanjian bilateral yang mengatur akses pasar.
1992–2002 · Italia
Krisis 1992 memaksa reformasi pensiun dan upah, membuka jalan masuk zona euro pada 1999 dan uang tunai euro 2002.
1992–1995 · Bosnia dan Herzegovina
Referendum kemerdekaan 1992 disusul perang tiga setengah tahun dan Perjanjian Dayton 1995 yang membentuk struktur negara saat ini.
1993–2005 · Burundi
Pembunuhan presiden pertama yang dipilih demokratis memicu perang saudara panjang yang berakhir lewat Perjanjian Arusha dan pemilu 2005.
1993 · Andorra
Referendum Maret 1993 memberlakukan konstitusi yang membatasi kekuasaan ko-pangeran dan menjadikan Andorra anggota PBB pada Juli 1993.
1993–2005 · Monako
Monako menjadi anggota PBB pada 1993 dan Dewan Eropa pada 2004, lalu memperkuat sektor keuangan.
1994 · Yordania
Yordania menandatangani perjanjian damai di Wadi Araba, menjadi negara Arab kedua yang mengakui Israel.
1994 · Korea Utara
Pendiri negara meninggal dan digantikan putranya, Kim Jong Il, memulai dinasti kepemimpinan pertama di negara komunis.
1994–2020 · Guinea-Bissau
Setelah pemilu multipartai 1994, Guinea-Bissau masih diwarnai kudeta dan ketidakstabilan.
1994 · Rwanda
Dalam 100 hari sekitar 800.000 orang Tutsi dan Hutu moderat dibunuh sebelum Front Patriotik Rwanda menghentikannya dan membentuk pemerintahan persatuan.
1994 · Afrika Selatan
Pemilu April 1994 dimenangi ANC dan Nelson Mandela dilantik sebagai presiden kulit hitam pertama.
1994–2011 · Islandia
Islandia masuk Wilayah Ekonomi Eropa pada 1994, mengalami krisis bank 2008, lalu pulih dengan pariwisata yang berkembang pesat.
1995 · Qatar
Sheikh Hamad bin Khalifa mengambil alih dari ayahnya dan memulai reformasi politik, pendidikan, serta ekspansi gas dan media.
1995 · Turkmenistan
Majelis Umum PBB mengakui netralitas permanen Turkmenistan, yang menjadi dasar kebijakan luar negerinya.
1995–2002 · Austria
Austria bergabung dengan Uni Eropa pada 1995 dan mengganti schilling dengan euro pada 2002 setelah menjadi tuan rumah peluncuran euro tunai.
1995–2024 · Swedia
Swedia bergabung dengan Uni Eropa pada 1995 dan NATO pada 2024 setelah invasi Rusia ke Ukraina.
1995–2023 · Finlandia
Bergabung dengan Uni Eropa pada 1995 dan mengadopsi euro pada 2002; menjadi anggota NATO pada April 2023 setelah invasi Rusia ke Ukraina.
1996–2003 · Republik Demokratik Kongo
Perang yang melibatkan sembilan negara Afrika menewaskan jutaan orang dan berakhir dengan perjanjian damai 2003.
1996–2004 · Guinea Ekuatorial
Penemuan cadangan minyak besar pada 1990-an melipatgandakan pendapatan negara tetapi tidak merata bagi penduduk.
1996 · Afrika Selatan
Konstitusi baru menjamin hak asasi, kesetaraan, dan otonomi sembilan provinsi.
1997–2022 · Kazakhstan
Ibu kota dipindahkan ke Astana pada 1997, disusul Expo 2017 yang mempercepat pembangunan kota modern.
1997–2001 · Komoro
Pulau Anjouan dan Moheli menuntut pemisahan diri, memicu krisis yang diselesaikan dengan konstitusi federal baru dan rekonsiliasi pulau.
1998 · Indonesia
Gerakan mahasiswa dan krisis ekonomi mengakhiri Orde Baru dan membuka era demokrasi.
1998 · Lesotho
Sengketa pemilu memicu kerusuhan dan intervensi militer SADC yang menghancurkan pusat kota Maseru.
1998–2003 · Kepulauan Solomon
Konflik antara milisi Malaita dan Guadalcanal melumpuhkan ekonomi serta memaksa intervensi Pasifik pimpinan Australia (RAMSI) dari 2003 hingga 2017.
1998–1999 · Kosovo
Konflik bersenjata 1998–1999 berakhir dengan intervensi NATO dan pemerintahan internasional di bawah Resolusi 1244.
1999–2013 · Venezuela
Hugo Chávez memimpin konstitusi baru 1999, program sosial minyak, dan perubahan politik besar sebelum wafat pada 2013.
2000–2024 · Korea Selatan
Film, musik, dan drama Korea meraih audiens global, dengan Parasite memenangi Oscar 2020 dan Han Kang Nobel Sastra 2024.
2000 · Ekuador
Setelah krisis perbankan dan hiperinflasi, Ekuador meninggalkan sucre dan memakai dolar Amerika Serikat.
2000–2006 · Fiji
Kudeta pimpinan George Speight pada 2000 dan pengambilalihan oleh Voreqe Bainimarama pada 2006 melahirkan periode pemerintahan tanpa pemilu hingga 2014.
2000–2012 · Serbia
Perubahan 2000 mengakhiri isolasi, dan Serbia memperoleh status kandidat Uni Eropa pada 2012.
2001–2017 · Jibuti
Setelah percepatan pembangunan pelabuhan, Jibuti menampung pangkalan militer beberapa negara dan menjadi basis operasi antiterorisme kawasan.
2001–2002 · Argentina
Gagal bayar utang dan keruntuhan sistem peso memicu pergantian presiden berturut-turut dan protes massal.
2001–2008 · Nauru
Nauru menerima pusat pemrosesan pencari suaka bagi Australia sebagai sumber pendapatan, yang ditutup pada 2008 dan dihidupkan kembali secara berkala setelahnya.
2002 · Timor-Leste
Timor-Leste resmi merdeka pada 20 Mei 2002 setelah masa transisi PBB.
2002 · Bahrain
Amandemen konstitusi mengubah Bahrain menjadi kerajaan konstitusional dengan parlemen bikameral dan pemilu langsung.
2002–2011 · Pantai Gading
Perpecahan utara-selatan dan konflik pasca pemilu 2010 yang berakhir pada 2011.
2003 · Irak
Invasi pimpinan AS menggulingkan Saddam Hussein dan memulai periode ketidakstabilan serta konflik sektarian.
2004 · Maldives
Gelombang tsunami melanda hampir seluruh pulau, merusak permukiman dan infrastruktur pariwisata.
2004–2024 · Uni Emirat Arab
Dubai dan Abu Dhabi membangun pusat keuangan, logistik, pariwisata, dan penerbangan; Burj Khalifa (2010) menjadi ikon pertumbuhan itu.
2004 · Siprus
Siprus menjadi anggota Uni Eropa; akuisisi berlaku di seluruh pulau, meski utara berada di luar kendali pemerintah.
2004–2020 · Uruguay
Frente Amplio memenangi pemilu 2004 dan memerintah 15 tahun, memperluas program sosial dan mengesahkan legalisasi ganja pada 2013.
2004–2007 · Bulgaria
Bulgaria bergabung dengan NATO pada 2004 dan Uni Eropa pada 2007, mempercepat reformasi ekonomi serta perpindahan tenaga kerja.
2004–2008 · Grenada
Badai Ivan menghancurkan 90% bangunan pada 2004, memicu pembangunan kembali ekonomi dan infrastruktur pariwisata.
2005–2010 · Kyrgyzstan
Protes massa menggulingkan presiden pada 2005 dan 2010, menjadikan Kyrgyzstan negara Asia Tengah dengan perubahan kekuasaan paling sering.
2005–2019 · Mauritania
Setelah kudeta 2005 dan 2008, Mauritania menggelar pemilu dan transisi kekuasaan pada 2019.
2005 · Eswatini
Konstitusi baru memperkuat monarki sambil menyediakan bill of rights terbatas; oposisi politik tetap dibatasi.
2005–2015 · Saint Kitts dan Nevis
Pabrik gula terakhir ditutup pada 2005 setelah berabad-abad menjadi tulang punggung, mendorong peralihan ke pariwisata dan jasa keuangan.
2006–2017 · Korea Utara
Korea Utara melakukan serangkaian uji nuklir dan rudal yang memicu sanksi internasional dan ketegangan regional.
2006–2019 · Bolivia
Presiden pribumi pertama Bolivia menasionalisasi sektor gas dan memberlakukan konstitusi baru yang mengakui hak masyarakat pribumi dan alam.
2006–2017 · Montenegro
Referendum 2006 memulihkan kemerdekaan, dan Montenegro bergabung dengan NATO pada 2017.
2008 · Bhutan
Bhutan mengadopsi konstitusi baru dan mengadakan pemilu parlementer, mengubah monarki absolut menjadi monarki konstitusional.
2008 · Nepal
Majelis konstituante menghapus monarki dan menetapkan Nepal sebagai republik federal demokratik.
2008 · Georgia
Konflik singkat dengan Rusia memicu pengakuan internasional terbatas atas Abkhazia dan Ossetia Selatan.
2008 · Ekuador
Konstitusi Montecristi mengakui hak alam (Pachamama) dan bahasa pribumi sebagai bahasa hubungan antarbudaya.
2008–2023 · Slovenia
Slovenia memegang presidensi Dewan Uni Eropa pada 2008 dan 2021, lalu dilanda banjir besar pada 2023.
2008–2018 · Spanyol
Gelembung properti menghancurkan lapangan kerja, dan referendum 2017 memicu krisis politik dengan Catalonia.
2008–2016 · Kosovo
Deklarasi kemerdekaan 2008 diakui lebih dari seratus negara, dan Kosovo diterima di FIFA serta UEFA pada 2016.
2009–2022 · Albania
Albania bergabung dengan NATO pada 2009, mendapat status kandidat Uni Eropa pada 2014, dan membuka perundingan aksesi pada 2022.
2009–2019 · Slowakia
Slowakia mengadopsi euro pada 2009 dan menjadi produsen mobil per kapita terbesar di dunia.
2010–2011 · Tunisia
Protes massal yang menggulingkan presiden dan memicu gelombang Arab Spring.
2010 · Tonga
Parlemen mengubah konstitusi sehingga mayoritas kursi diisi wakil yang dipilih langsung; 'Akilisi Pōhiva menjadi perdana menteri rakyat biasa pertama pada 2014.
2010–2021 · Haiti
Gempa berkekuatan 7,0 menewaskan lebih dari 200.000 orang, disusul badai, kolera, dan pembunuhan presiden 2021 yang memperparah kekacauan.
2011–2024 · Suriah
Pemberontakan 2011 berkembang menjadi perang yang melibatkan kekuatan regional; rezim Assad runtuh pada Desember 2024.
2011–2024 · Mongolia
Investasi tambang Oyu Tolgoi dan Tavan Tolgoi menjadikan pertambangan pilar ekonomi, disertai tantangan lingkungan.
2011–2020 · Libya
Setelah 2011, Libya terbelah antara dua pemerintahan dan milisi yang bersaing.
2011–2013 · Sudan Selatan
Referendum 2011 menghasilkan kemerdekaan pada 9 Juli 2011, diikuti konflik internal pada 2013 yang berujung perjanjian damai 2018.
2011 · Samoa
Samoa berpindah dari sisi kanan ke sisi kiri jalan dan melewati tanggal 30 Desember 2011 untuk berpindah dari sisi timur garis penanggalan ke barat, mendekatkan diri ke Australia dan Selandia Baru.
2013–2026 · Venezuela
Kemerosotan produksi minyak memicu hiperinflasi, kemiskinan, dan migrasi lebih dari tujuh juta orang; Maduro ditangkap pada Januari 2026 dan pemerintahan sementara dibentuk.
2014–2023 · Yaman
Konflik antara pemerintah dan kelompok Houthi memicu intervensi koalisi serta krisis pangan dan kesehatan berskala besar.
2014–2022 · Burkina Faso
Gelombang protes dan kudeta militer mengubah pemerintahan Burkina Faso.
2014–2016 · Sierra Leone
Wabah Ebola menghantam sistem kesehatan dan ekonomi Sierra Leone.
2014 · Kiribati
Pemerintah membeli sekitar 2.000 hektare lahan di Vanua Levu, Fiji, sebagai cadangan pangan bagi penduduk yang terancam kenaikan muka laut.
2014–2026 · Ukraina
Aneksasi Krimea 2014 berlanjut menjadi invasi skala penuh pada Februari 2022 dengan dampak besar pada warga sipil.
2015 · Nepal
Gempa berkekuatan 7,8 mengguncang Nepal tengah, merusak Lembah Kathmandu dan menewaskan hampir 9.000 orang.
2015–2025 · Guyana
Penemuan ladang Liza memulai produksi minyak pada 2019 dan menjadikan Guyana ekonomi dengan pertumbuhan tercepat di dunia.
2015–2020 · Palau
Palau menjadikan 80% perairannya kawasan lindung laut, salah satu yang terbesar di dunia, dan melarang penangkapan ikan komersial di zona tersebut.
2015 · Vanuatu
Siklon kategori 5 menghancurkan sebagian besar infrastruktur Port Vila dan pulau-pulau tengah, memicu program pembangunan kembali bertahun-tahun.
2015 · Kanada
Laporan tentang sekolah asrama mengakui dampak kebijakan asimilasi terhadap masyarakat adat dan memicu proses rekonsiliasi.
2016–2030 · Arab Saudi
Rencana nasional untuk mengurangi ketergantungan pada minyak, membuka sektor swasta, dan mengembangkan pariwisata serta hiburan.
2016–2024 · Kamerun
Protes guru dan pengacara berbahasa Inggris berkembang menjadi konflik bersenjata di region barat laut dan barat daya.
2016 · Kolombia
Pemerintah dan FARC menandatangani perjanjian damai yang membubarkan kelompok bersenjata terbesar dan membuka kursi politik bagi bekas kombatan.
2016–2026 · Peru
Pertentangan presiden dan kongres berujung pada pembubaran kongres 2019 dan pergantian enam presiden dalam sembilan tahun.
2016–2020 · Britania Raya
Referendum 2016 memutuskan keluar dari Uni Eropa, dan keanggotaan berakhir pada 31 Januari 2020.
2017–2020 · Malta
Malta memegang presidensi Dewan Uni Eropa pada 2017 dan mengembangkan sektor gaming serta keuangan digital.
2017–2020 · Dominika
Badai Maria merusak hampir seluruh bangunan pada 2017, memicu program 'world's first climate-resilient nation' dan pembangunan pembangkit panas bumi.
2018 · Korea Utara
Pertemuan pemimpin Korea Utara dengan Korea Selatan dan Amerika Serikat membuka dialog singkat tentang denuklirisasi.
2018–2021 · Nikaragua
Protes atas reformasi pensiun meluas menjadi gelombang demonstrasi yang ditindak keras, memicu pengasingan, migrasi, dan sanksi internasional.
2019–2022 · Chili
Kenaikan tarif metro memicu protes luas yang berujung pada janji konstitusi baru; dua rancangan konstitusi ditolak dalam referendum 2022 dan 2023.
2019–2023 · Mikronesia
Setelah negosiasi bertahun-tahun, Amerika Serikat dan federasi menyepakati pembaruan Compact yang mencakup bantuan ekonomi baru senilai sekitar 3,3 miliar dolar.
2019–2021 · Papua Nugini
Lebih dari 97% pemilih Bougainville memilih kemerdekaan dalam referendum 2019; pelaksanaan hasilnya masih dibicarakan dengan pemerintah nasional.
2019 · Samoa
Wabah campak menewaskan 83 orang, terutama anak kecil, dan memicu kampanye imunisasi darurat yang menutup sebagian besar kegiatan negara.
2020 · Oman
Sultan Haitham bin Tariq menggantikan Qaboos dan melanjutkan reformasi ekonomi serta kebijakan luar negeri yang netral.
2020 · Lebanon
Ledakan amonium nitrat di pelabuhan menewaskan lebih dari 200 orang dan memperparah krisis ekonomi.
2020–2023 · Azerbaijan
Perang 2020 dan operasi 2023 mengembalikan kendali Azerbaijan atas Karabakh, disertai pengungsian massal warga Armenia.
2021 · Myanmar
Tentara menggulingkan pemerintahan sipil, memicu protes dan konflik bersenjata di banyak wilayah.
2021 · Afghanistan
Setelah penarikan pasukan internasional, Taliban mengambil alih Kabul dan membentuk pemerintahan keamiran pada Agustus 2021.
2021 · Kepulauan Solomon
Kerusuhan November 2021 membakar kawasan Chinatown dan gedung parlemen setelah pergantian perdana menteri, disusul penambahan personel keamanan regional.
2022 · Sri Lanka
Kekurangan bahan bakar dan pangan serta inflasi tinggi memicu protes massal dan pergantian presiden.
2022 · Qatar
Qatar menjadi negara Arab pertama yang menjadi tuan rumah Piala Dunia, memicu investasi besar pada stadion dan transportasi.
2022 · Fiji
Koalisi tiga partai pimpinan Sitiveni Rabuka memenangi pemilu Desember 2022 dan mengakhiri 16 tahun kekuasaan FijiFirst.
2022–2023 · Kiribati
Kiribati menarik diri dari Pacific Islands Forum pada 2022 dan kembali pada 2023 setelah pemilihan ketua organisasi dibicarakan ulang.
2022 · Tonga
Letusan gunung bawah laut pada 15 Januari 2022 mengirim tsunami ke Nuku'alofa dan abu ke seluruh kepulauan, memutus kabel komunikasi dan menewaskan beberapa orang.
2023–2025 · Gabon
Militer menggulingkan Presiden Ali Bongo pada Agustus 2023; Brice Oligui Nguema memenangi pemilu 2025.
2023–2024 · Kepulauan Marshall
Pembaruan Compact of Free Association dengan Amerika Serikat mulai berlaku pada 2023, mencakup bantuan dana dan pengelolaan lanjutan wilayah bekas uji nuklir.
2023 · Tuvalu
Perjanjian Falepili Union memberi warga Tuvalu jalur migrasi khusus ke Australia sekaligus menegaskan kerja sama pertahanan dan perubahan iklim kedua negara.
2023–2025 · Vanuatu
Ketidakstabilan kabinet memicu referendum konstitusi 2024 untuk mencegah perpindahan partai, lalu pemilu dipercepat pada Januari 2025 dan Jotham Napat menjadi perdana menteri.
2024 · Papua Nugini
Kerusuhan di Port Moresby dan Lae menyusul pemotongan gaji polisi, memicu kerusakan besar dan penambahan pasukan keamanan.
2025 · Suriname
Setelah pemilu Mei 2025, Jennifer Geerlings-Simons menjadi presiden perempuan pertama Suriname.
2025 · Vatikan
Kolej Kardinal memilih Paus Leo XIV pada 8 Mei 2025 sebagai penerus Paus Fransiskus.
Ubah kata kunci atau pilih region lain.
Halaman 1