Bendera Kepulauan MarshallKepulauan Marshall

Budaya

Kepulauan Marshall: Budaya & Masyarakat

Tradisi, etiket, pakaian, seni, sastra, dan olahraga.

  • Ibu kota Majuro
  • Populasi 36.282 (2025)
  • Oseania

Tradisi & adat istiadat

Tradisi leluhur hingga kini

Iroij dan Tanah Marga

Kepemimpinan kepala suku dan hak tanah yang diwariskan melalui garis ibu.

Setiap atol memiliki iroij (kepala tertinggi), alab (pengelola tanah), dan rijerbal (penggarap) yang terikat kewajiban saling memberi. Karena marga diturunkan dari ibu, hak atas tanah tetap berada di tangan perempuan, sedangkan kepemimpinan politik dipegang pria.

Etiket & tata krama

Tradisi lisan

Menghormati Kepala Suku

Aturan posisi duduk, cara berbicara, dan pemberian hadiah di hadapan iroij.

Warga tidak berjalan di antara dua orang yang sedang berbicara, tidak menyentuh kepala orang lain, dan menyerahkan hadiah melalui perantara. Dalam pertemuan di balai, tempat duduk diatur menurut marga dan kedudukan.

Pakaian tradisional

Tradisi leluhur hingga kini

Busana Tradisional dan Tenun Pandanus

Pakaian dari serat pandanus dan hiasan bunga untuk acara adat.

Sebelum kain impor, penduduk memakai rok dan selendang dari pandanus yang ditenun; kini busana ini muncul pada perayaan dan pertunjukan tari dengan tambahan kalung bunga serta gelang kerang. Tikar jab tetap menjadi barang paling bernilai dalam pertukaran keluarga.

Musik & tari

Tradisi leluhur hingga kini

Tari Atol dan Lagu Roro

Tarian berkelompok dengan tongkat dan nyanyian roro yang mengungkapkan kerinduan.

Tari Marshall dibawakan dalam barisan dengan gerakan tangan, tepukan, dan tongkat yang dipentaskan pada hari besar. Lagu roro, yang berisi sindiran halus dan perasaan rindu, dinyanyikan malam hari dan kini diajarkan kembali lewat festival budaya sekolah.

Seni & kerajinan

Sejak abad ke-19

Perahu Walap dan Tenun Jab

Perahu layar besar antaratol dan anyaman pandanus bernilai tinggi.

Walap adalah perahu layar bercadik sepanjang hingga 30 meter yang dahulu membawa puluhan orang antaratol dengan navigasi bintang dan gelombang. Kini pembuatannya dilatih kembali oleh perkumpulan pelayaran, sementara tenun jab menghasilkan tikar, tas, dan hiasan dinding.

Sastra, mitologi & cerita rakyat

Tradisi lisan

Loktanur dan Asal Atol

Kisah dewa yang menyusun atol, marga, dan aturan kehidupan di kepulauan ini.

Menurut tradisi, dewa Loktanur menyusun atol dari drum dan pasir lalu mengangkat leluhur untuk membentuk marga-marga di setiap pulau. Cerita lain menjelaskan bahwa penghuni besar membentuk laguna dengan memukul tanah; seluruh kisah ini dipakai untuk menjelaskan hak tanah dan larangan adat.

Olahraga & permainan

Sejak 1960-an

Balap Kano dan Softball

Balap kano layar dan dayung menjadi olahraga nasional, disusul softball dan bola basket.

Lomba kano digelar pada hari kemerdekaan dengan perahu tradisional dan modern di laguna Majuro. Atlet Marshall juga tampil dalam renang dan angkat berat pada Pesta Olahraga Mikronesia serta Olimpiade.

Warisan dunia UNESCO

cultural · 2010

Bikini Atoll Nuclear Test Site

Laguna Bikini dengan kapal perang tenggelam akibat uji nuklir 1946 dan kawah Bravo 1954, bukti fisik langsung awal zaman nuklir di Pasifik.

Kriteria iv, vi

Sumber budaya

  • Wikipedia (ringkasan lintas artikel)Wikimedia Foundation · CC BY-SA 4.0
    Kunjungi sumber
Negara sebelumnya Kenya Negara berikutnyaKepulauan Solomon

Ketik minimal dua huruf. Tekan Esc untuk menutup.