Idul Fitri
Perayaan akhir Ramadan dengan salat Id, silaturahmi, dan tradisi lokal.
Agama
Komposisi, sebaran, dan hari besar keagamaan.
Angka menggambarkan afiliasi atau pendaftaran resmi, bukan tingkat praktik. Banyak orang mengikuti lebih dari satu tradisi atau tidak terdaftar pada lembaga keagamaan.
Tahun data bervariasi menurut sumber; lihat tabel.
| Agama | Persentase | Tahun | Sumber | Catatan |
|---|---|---|---|---|
| Tidak Beragama | 48,6% | 2018 | Central Intelligence Agency | Sensus 2018 menempatkan 'no religion' sebagai jawaban terbanyak. |
| Protestan | 26% | 2018 | Central Intelligence Agency | Anglikan 6,8%, Presbiterian dan Kongregasional 5,2%, Pentakosta 1,8%, Metodis 1,6%, dan Protestan lain 10,7%. |
| Katolik | 10,1% | 2018 | Central Intelligence Agency | Terbesar di antara denominasi Kristen tunggal bersama Anglikan. |
| Lainnya | 8,4% | 2018 | Central Intelligence Agency | Agama lain 1,6% dan 6,7% responden menolak menjawab. |
| Hindu | 2,7% | 2018 | Central Intelligence Agency | Tumbuh seiring migrasi dari Asia Selatan. |
| Kepercayaan Tradisional | 1,3% | 2018 | Central Intelligence Agency | Kategori sensus 'Māori religions', termasuk Ringatū dan Rātana. |
| Islam | 1,3% | 2018 | Central Intelligence Agency | Komunitas terutama di Auckland dan Christchurch. |
| Mormon | 1,2% | 2018 | Central Intelligence Agency | Gereja Yesus Kristus dari Orang-orang Suci Zaman Akhir, kuat di kalangan Māori dan Pasifika. |
| Buddha | 1,1% | 2018 | Central Intelligence Agency | Sebagian besar komunitas Tionghoa, Vietnam, dan Thailand. |
Persentase mengikuti sumber resmi; total dapat berbeda dari 100% karena pembulatan atau kategori lain.
Perayaan akhir Ramadan dengan salat Id, silaturahmi, dan tradisi lokal.
Hari raya kurban yang menandai puncak ibadah haji.
Peringatan kelahiran Nabi Muhammad, dirayakan dengan variasi besar antarnegara.
Perayaan kelahiran Yesus; tanggal mengikuti kalender Gregorian atau Julian menurut tradisi.
Peringatan kebangkitan Yesus; tanggalnya berubah setiap tahun.
Festival cahaya yang dirayakan umat Hindu, Jain, Sikh, dan Buddha dengan penekanan berbeda.
Hari hening Bali tanpa perjalanan, penerangan, maupun aktivitas publik.
Peringatan kelahiran, pencerahan, dan wafatnya Buddha.