Ieremia Tabai
1950–
Memimpin kemerdekaan pada usia 29 tahun dan kemudian menjadi anggota parlemen pengkritik kebijakan pemerintah.
Sejarah
Peristiwa penting dan tokoh yang membentuk negara.
Penutur bahasa Austronesia menetap di atol-atol Gilbert dan mengembangkan masyarakat klan dengan maneaba sebagai pusat kehidupan.
Pelaut Spanyol melihat kepulauan ini pada 1606, lalu kapal Britania menamai gugus utama menurut Kapten Thomas Gilbert pada 1788; perdagangan kopra dan perburuan paus berlanjut sepanjang abad ke-19.
Britania menetapkan protektorat pada 1892, menggabungkannya dengan Ellice Islands pada 1916, dan menambang fosfat Banaba hingga habis pada 1979.
Jepang menduduki Gilbert pada 1942; pendaratan Amerika pada November 1943 berujung pertempuran berdarah di Betio yang mengubah wajah Tarawa.
Setelah pemisahan dari Ellice Islands pada 1975, Gilbert Islands merdeka pada 12 Juli 1979 sebagai Kiribati dengan Ieremia Tabai sebagai presiden pertama.
Pemerintah membeli sekitar 2.000 hektare lahan di Vanua Levu, Fiji, sebagai cadangan pangan bagi penduduk yang terancam kenaikan muka laut.
Kiribati menarik diri dari Pacific Islands Forum pada 2022 dan kembali pada 2023 setelah pemilihan ketua organisasi dibicarakan ulang.
1950–
Memimpin kemerdekaan pada usia 29 tahun dan kemudian menjadi anggota parlemen pengkritik kebijakan pemerintah.
1952–
Menjadi suara internasional tentang perubahan iklim dengan membeli lahan pengungsian dan mendeklarasikan kawasan lindung Phoenix.
1960–
Menempuh kebijakan pembangunan pulau dan hubungan dagang yang lebih dekat dengan Tiongkok, serta terpilih kembali pada 2020 dan 2024.
1984–
Memenangi emas Commonwealth Games 2014 dan menjadi juru bicara iklim melalui tarian selebrasinya di panggung internasional.