Bendera JamaikaJamaika

Budaya

Jamaika: Budaya & Masyarakat

Tradisi, etiket, pakaian, seni, sastra, dan olahraga.

  • Ibu kota Kingston
  • Populasi 2.837.077 (2025)
  • Amerika Utara

Tradisi & adat istiadat

Sejak abad ke-18

Jonkonnu

Pawai kostum setiap Desember dengan tokoh Horse Head, Cow Head, dan Pitchy Patchy.

Jonkonnu berakar pada perayaan budak Afrika yang diizinkan pada masa Natal dan kini dibawakan kelompok di Kingston serta pedesaan. Kostum dibuat dari kain warna-warni dan rumah-rumahan, diiringi drum dan terompet.

Etiket & tata krama

Abad ke-20 hingga kini

'Wah gwaan?' dan Sapaan Jamaika

Sapaan santai 'wah gwaan?' menjadi pembuka percakapan yang akrab di jalan dan warung.

Percakapan sering dimulai dengan 'How yuh do?' atau 'Wah gwaan?' lalu berlanjut dengan candaan. Menyapa sebelum bertanya dianggap penting, dan tamu biasanya ditawari minuman atau makanan.

Pakaian tradisional

Sejak abad ke-18

Kostum Jonkonnu dan Bandana

Kostum Jonkonnu berwarna cerah dan kain bandana kotak-kotak menjadi penanda busana tradisional Jamaika.

Pitchy Patchy memakai kain compang-camping berwarna, sementara Horse Head membawa tengkorak kuda kayu. Kain bandana merah-putih dipakai perempuan pada pesta desa dan kini muncul dalam mode kontemporer.

Musik & tari

Sejak 1960-an

Reggae, Ska, dan Dancehall

Jamaika melahirkan ska, rocksteady, reggae, dan dancehall yang menyebar ke seluruh dunia.

Ska muncul pada 1960-an dari paduan jazz dan mento, lalu berkembang menjadi reggae dengan tempo lebih lambat dan lirik sosial. Bob Marley membawa reggae ke panggung dunia, sementara dancehall menjadi suara kota pada 1980-an hingga kini.

Seni & kerajinan

Sejak abad ke-19

Ukiran Kayu dan Anyaman Jerami

Ukiran kayu dari Ocho Rios dan anyaman jerami menjadi kerajinan yang dijual di pasar serta resor.

Pengukir memahat figur Rasta, hewan, dan motif buah dari kayu lokal seperti lignum vitae. Anyaman jerami menghasilkan topi dan tas yang dijual di pasar craft dan menjadi sumber penghasilan perempuan pedesaan.

Sastra, mitologi & cerita rakyat

Tradisi lisan

Anansi dan Rolling Calf

Kisah Anansi si laba-laba dan Rolling Calf yang berapi menjadi cerita rakyat paling dikenal di Jamaika.

Anansi membawa kecerdikan Afrika ke dalam cerita budak dan kini menjadi tokoh buku anak serta festival. Rolling Calf, makhluk berantai berapi, dipakai untuk menakuti orang yang keluar malam tanpa alasan.

Olahraga & permainan

Sejak abad ke-20

Atletik dan Kriket

Jamaika menjadi kekuatan atletik dunia lewat sprinter seperti Usain Bolt dan Shelly-Ann Fraser-Pryce.

Sekolah menengah seperti Kingston College dan Wolmer's menjadi pusat pembinaan atletik melalui kejuaraan Boys and Girls Championships. Kriket juga memiliki tradisi panjang di Sabina Park, Kingston.

Warisan dunia UNESCO

mixed · 2015

Blue and John Crow Mountains

Pegunungan hutan hujan yang menjadi tempat perlindungan Maroon dan rumah bagi keanekaragaman hayati endemik Jamaika.

Kriteria (iii)(vi)(x)

cultural · 2025

The Archaeological Ensemble of 17th Century Port Royal

Sisa kota pelabuhan abad ke-17 yang tenggelam akibat gempa 1692, menyimpan bukti kehidupan maritim kolonial Karibia.

Kriteria (iv)(vi)

Sumber budaya

  • Wikipedia (ringkasan lintas artikel)Wikimedia Foundation · CC BY-SA 4.0
    Kunjungi sumber
Negara sebelumnya Italia Negara berikutnyaJepang

Ketik minimal dua huruf. Tekan Esc untuk menutup.